Binance, exchange aset kripto terbesar di dunia berdasarkan volume perdagangan, mengalami gangguan mendadak pada platform Futures-nya, mencegah trader di seluruh dunia untuk melakukan order.
Gangguan ini dengan cepat menyebar di media sosial, di mana pengguna yang frustrasi mempertanyakan apakah downtime ini murni teknis atau terkait dengan dinamika pasar.
Binance Futures Alami Downtime Sementara
Gelombang pertama keluhan muncul ketika seorang pengguna di X (sebelumnya Twitter) bertanya, “Apakah Binance Futures down atau hanya saya?”
Dalam beberapa menit, Binance mengakui masalah tersebut, mengonfirmasi bahwa semua perdagangan Futures UM telah dihentikan sementara.
“Kami menyadari adanya masalah yang memengaruhi perdagangan Futures UM di Binance. Semua perdagangan futures sementara tidak tersedia. Tim kami sedang bekerja untuk menyelesaikan ini secepat mungkin,” ujar exchange dalam pernyataan resmi tersebut.
Gangguan terjadi antara pukul 14:18 dan 14:36 UTC+8, di mana trader mengalami kesalahan layanan yang meluas.

Laporan dari trader menunjukkan kesalahan, termasuk pesan seperti “Beban layanan terlalu berat. Silakan coba lagi nanti.” Sementara itu, yang lain berspekulasi bahwa gangguan ini mungkin bukan kebetulan.
“Binance futures offline untuk menonaktifkan penjualan. Hanya naik sebentar lagi,” tuduh trader terkenal VikingXBT tersebut.
Komentar tersebut mencerminkan kecurigaan yang lebih luas bahwa downtime exchange sering bertepatan dengan pergerakan pasar yang tajam.
Sementara itu, ini bukan pertama kalinya Binance Futures menghadapi masalah teknis. Pada Oktober 2024, platform ini melaporkan insiden serupa di mana buku order UM dan Klines gagal diperbarui, mempengaruhi pengalaman trading pengguna.
Pada saat itu, Binance menyelesaikan masalah dalam beberapa jam, mendesak trader untuk mencoba kembali order mereka setelah sistem dipulihkan.
Laporan pengguna menunjukkan bahwa gangguan terbaru ini sudah sebagian teratasi. Binance juga secara resmi mengonfirmasi bahwa perdagangan Futures sudah kembali online.
Namun, downtime ini membuat frustrasi para trader, banyak di antaranya mengandalkan eksekusi cepat dan akses tanpa gangguan di pasar derivatif yang volatil.
Insiden ini terjadi pada saat yang sensitif bagi exchange Binance, yang terus menghadapi pengawasan ketat dan tuduhan permainan pasar.
Setiap risiko downtime yang berkepanjangan dapat merusak kepercayaan pengguna, terutama di pasar futures yang kompetitif di mana exchange seperti Bybit, OKX exchange, dan Deribit telah mendapatkan pijakan.
Dengan miliaran dalam open interest yang bergantung pada pasar futures Binance, bahkan gangguan sementara dapat memiliki efek berantai.
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
