Kembali

BNP Paribas Luncurkan 6 Crypto ETN dengan Aturan Akses Ritel yang Ketat

Pilih kami di Google
editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

29 Maret 2026 20.02 WIB
  • BNP Paribas meluncurkan enam exchange-traded note yang memberikan klien paparan tidak langsung ke aset seperti Bitcoin dan Ethereum.
  • Produk-produk ini akan tersedia untuk basis klien yang lebih luas, namun akses ritel akan dikendalikan secara ketat di bawah aturan MiFID II.
  • Berbeda dengan dana aset kripto yang didukung fisik, ETN merupakan surat utang tanpa jaminan, artinya investor juga menanggung risiko kredit BNP Paribas.
Promo

BNP Paribas memperluas jejak aset digitalnya dengan meluncurkan enam exchange-traded notes (ETN) baru yang terhubung dengan aset kripto. Produk-produk ini memberikan eksposur tidak langsung terhadap pergerakan harga aset digital seperti Bitcoin dan Ethereum.

Bagi bank terbesar di Eropa berdasarkan aset, peluncuran ini menjadi langkah besar dalam strateginya untuk menjembatani keuangan tradisional dengan ekosistem kripto.

Apa yang Perlu Investor Ketahui tentang ETN Baru BNP

Namun, aturan kepatuhan di Eropa sangat membatasi peluncuran ini. Markets in Financial Instruments Directive (MiFID II) mewajibkan bank menerapkan protokol perlindungan investor yang sangat ketat.

Disponsori
Disponsori

ETN ini akan tersedia untuk berbagai nasabah, termasuk perbankan pribadi, pengusaha, dan juga klien digital seperti “Hello bank”.

“ETN ini adalah produk yang diatur dan menawarkan eksposur pada kinerja aset kripto melalui investasi tidak langsung, tanpa harus membeli atau memegang Bitcoin ataupun Ether secara langsung. Sekuritas ini diterbitkan oleh manajer aset yang diakui, dipilih oleh BNP Paribas karena kekuatan dan sistem manajemen risikonya,” terang bank tersebut dalam pernyataannya.

Namun, akses ke produk ini jelas bukan bebas tanpa batasan. Nasabah ritel harus melalui uji kelayakan yang ketat untuk memastikan mereka benar-benar memahami risiko tinggi dan volatilitas pasar sebelum bisa bertransaksi.

Poin penting bagi investor, struktur produk ini membutuhkan penilaian risiko yang cermat.

Exchange-traded fund (ETF) kripto yang didukung fisik menyimpan Bitcoin atau Ethereum secara langsung di custody cold storage khusus. Sementara itu, ETN ini merupakan sekuritas utang tanpa jaminan yang diterbitkan oleh bank.

Meski menawarkan paparan sintetis secara mudah terhadap pergerakan harga satu kripto maupun kumpulan aset digital yang lebih luas, pembeli tetap mengambil risiko kredit BNP Paribas secara langsung.

Dorongan layanan ritel ini hadir hanya sebulan setelah BNP berhasil meluncurkan kelas saham ter-tokenisasi dari reksa dana pasar uang berbasis Perancis di blockchain publik Ethereum. Peluncuran ini menandakan ambisi aset digital bank kini sudah jauh melampaui infrastruktur institusional saja.

Langkah BNP yang penuh perhitungan ini juga bertepatan dengan pelonggaran regulasi global terhadap produk-produk terkait kripto.

Pembalikan keputusan besar dari Otoritas Jasa Keuangan Inggris (FCA) pada Oktober 2025 menjadi contoh tren tersebut. Tahun lalu, regulator mengizinkan ETN kripto kembali diperdagangkan di pasar ritel Inggris setelah larangan berlaku selama beberapa tahun.

Pada akhirnya, hal ini menunjukkan bahwa institusi keuangan tradisional menjadi kendaraan investasi tersendiri agar masyarakat bisa mengakses volatilitas Web3 dengan lebih aman.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori