Co-founder Gnosis, Martin Köppelmann, mengungkap bahwa hasil teratas Google untuk “gnosis safe” adalah iklan berbayar Google yang merupakan penipuan. Link berbayar tersebut mengarahkan pengguna ke tiruan Safe yang sangat mirip, yaitu wallet multisig yang menyimpan lebih dari US$60 miliar.
Wallet self-custody sebenarnya dibuat supaya pengguna bisa mengelola aset kripto tanpa perantara. Tapi, masih banyak orang yang mencari wallet mereka lewat mesin pencari yang melelang posisi paling atasnya.
Bagaimana Iklan Penipuan Google Bisa Menipu Pengguna Safe?
Köppelmann ikut membangun Gnosis, tim di balik pembuatan Safe sebelum Safe berdiri sendiri. Ia melaporkan iklan penipuan tersebut di X.
Tangkapan layar di unggahannya menunjukkan iklan tersebut bertuliskan Safe.global, dengan link yang tertera google.com. Tapi kalau diklik, pengguna justru diarahkan ke wallet-safe.global, yaitu domain yang meniru.
Halaman palsu tersebut menyalin tampilan aplikasi Wallet Safe yang asli dengan sangat persis, termasuk banner produk terbarunya.
Menariknya, iklan itu menangkap pengguna yang masih mencari “gnosis safe,” yaitu nama yang sudah Safe hilangkan sejak rebranding tahun 2022.
Begitu pengunjung terhubung lalu menandatangani, situs drainer bisa meminta persetujuan yang akan mengosongkan akun pengguna. Oleh sebab itu, tiruan ini hanya butuh satu klik ceroboh.
Menurutnya, Google sering menghapus proyek kripto resmi dari program iklannya. Tetapi, perusahaan itu tetap saja menjual posisi teratas mereka ke para penipu, papar dia.
Mengapa Hasil Bersponsor di Urutan Pertama Menjadi Klik Paling Berisiko
Iklan penipuan Google seperti ini sudah sering terjadi. Pada bulan Agustus, ada halaman Trezor palsu yang muncul sebagai hasil bersponsor paling atas di Google untuk “Trezor wallet.” Alamat yang terhubung menerima sekitar 24 BTC.
Pada bulan Mei, sebuah situs Uniswap palsu menguras sekitar US$400.000 dari banyak wallet, menurut seorang investigator on-chain.
Mirip dengan kasus di atas, DeFiLlama baru-baru ini membiarkan sebuah tiruan aplikasi di App Store menguras wallet asli. Tim melakukan ini supaya Apple segera menghapus listing penipuan tersebut.
Beberapa kebiasaan sederhana bisa membantu pengguna menghindari jebakan seperti itu.
- Lewati semua hasil yang bertanda “Sponsored” saat mencari wallet, exchange, atau aplikasi DeFi. Google selalu menaruh iklan ini di posisi teratas, di atas hasil pencarian biasa.
- Buat bookmark alamat resmi sekali, lalu gunakan hanya bookmark itu selanjutnya.
- Periksa nama domain huruf demi huruf sebelum menyambungkan wallet. Penipu sering memakai huruf yang mirip, misalnya “l” kecil diganti dengan “I” besar agar bisa memperdaya korban.
- Cek ulang tautan dengan akun X atau dokumen resmi dari proyeknya.
- Anggap setiap permintaan tanda tangan atau persetujuan token yang tak diduga sebagai tanda bahaya.
Sampai saat ini, tanggung jawab memeriksa setiap URL masih ada di tangan pengguna. Sampai platform iklan memperketat pemeriksaan, alamat resmi yang sudah di-bookmark tetap jadi perlindungan paling mudah dari penipuan iklan Google berikutnya.









