Kembali

Scammer Kripto Nampaknya Sepi di Februari, Jumlah Peretasan Turun 90%

Pilih kami di Google
editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

01 Maret 2026 22.00 WIB
  • Eksploitasi aset kripto turun lebih dari 90% pada bulan Februari, dengan total kerugian hanya mencapai US$35,7 juta sehingga menandai bulan paling sepi insiden keamanan di industri ini dalam hampir satu tahun terakhir.
  • Meski terjadi penurunan tajam, hacker yang canggih tetap berhasil menguras jutaan dolar melalui serangan terarah, termasuk manipulasi oracle senilai US$10 juta di YieldBlox dan pelanggaran senilai US$9 juta di IoTeX.
  • Serangan phishing aset kripto tetap menjadi masalah yang persisten, dengan total kerugian mencapai US$8,5 juta dan didorong oleh kit “drainer-as-a-service” yang menurunkan hambatan bagi pelaku jahat.
Promo

Kasus exploit di ekosistem kripto turun lebih dari 90% pada bulan Februari, dengan pencuri aset digital hanya berhasil menguras US$35,7 juta di seluruh ekosistem.

Penurunan tajam ini menandai bulan paling sepi bagi keamanan aset kripto sejak Maret 2025, memberikan jeda singkat untuk sektor yang sering diguncang oleh peretasan bernilai ratusan juta dolar.

Disponsori
Disponsori

Phishing dan Serangan Oracle Masih Mengintai meskipun Pencurian Aset Kripto Turun Tajam

Data yang dihimpun oleh firma keamanan blockchain CertiK mengungkapkan penurunan drastis dari bulan ke bulan, dibanding kerugian luar biasa di Januari.

Angka-angka ini juga menunjukkan penurunan besar secara tahunan. Februari tahun lalu didominasi oleh exploit senilai US$1,5 miliar di exchange Bybit, anomali yang sangat memengaruhi metrik keamanan tahunan pada waktu itu.

Meskipun secara keseluruhan aktivitas ilegal di pasar menurun, serangan yang terarah masih berhasil menguras jutaan dolar dari protokol decentralized finance.

Kejadian exploit aset kripto terbesar terjadi pada 22 Februari di jaringan Stellar.

Disponsori
Disponsori

Menurut Quill Audits, seorang hacker mengeksploitasi pool YieldBlox Blend yang dikelola komunitas. Pelaku mencuri lebih dari US$10 juta melalui serangan manipulasi oracle pada pasar dengan likuiditas tipis.

Dengan melakukan satu transaksi abnormal di pasar USTRY/USDC yang sangat tidak likuid, penyerang menggembungkan harga token secara artifisial 100 kali lipat.

Cara ini menipu sistem valuasi protokol, sehingga pelaku bisa melakukan pinjaman dalam jumlah besar tanpa agunan yang cukup.

Sehari sebelumnya, 21 Februari, proyek blockchain Internet-of-Things IoTeX mengalami pembobolan besar setelah kunci privatnya bocor.

CertiK memperkirakan kerugian hampir US$9 juta, namun tim IoTeX menyebut jumlah yang dicuri mendekati US$2 juta saja.

Peneliti keamanan menyampaikan bahwa penyerang menggunakan kunci yang bocor untuk membuka token safe, lalu dengan cepat menukar aset curian ke ETH dan mengalihkannya ke Bitcoin lewat bridge lintas chain.

Urutan ketiga exploit terbesar adalah kasus senilai US$2,2 juta pada Foom.Cash, sebuah protokol privasi.

Pada serangan ini, hacker dikabarkan mengeksploitasi celah kriptografi untuk memalsukan bukti zkSNARK. Hal ini memungkinkan pelaku membuat kredensial digital palsu yang diakui protokol, sehingga dapat menarik token dalam jumlah besar.

Serangan Phishing Kripto Masih Menjadi Kekhawatiran

Selain kerentanan smart contract, phishing masih menjadi ancaman utama, yang menyumbang tepat US$8,5 juta dari total kerugian di Februari.

Sektor phishing di kripto belakangan semakin marak, didukung oleh kemunculan penyedia layanan “drainer-as-a-service” profesional seperti Angel Drainer dan Inferno Drainer.

Platform ini memudahkan pelaku penipuan melancarkan operasi jahat berskala besar meski keahlian teknisnya minim. Mereka menyediakan semua alat, mulai dari website kloningan, akun media sosial palsu, hingga skrip smart contract otomatis.

Sebagai imbalan atas infrastruktur ilegal ini, operator mengambil persentase dari seluruh hasil curian.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori