Kembali

Harga Perak ATH $95, Aset Alternatif Setara Dengan Kripto?

author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Bey

22 Januari 2026 19.35 WIB
  • Perak mencapai US$95 per ons, level tertinggi sepanjang masa yang baru, dengan kenaikan year-to-date kini sebesar 31%.
  • Analis memperkirakan harga perak akan mencapai US$100 dalam waktu dekat, dengan target tahun 2026 setinggi US$300.
  • Faktor pendorongnya meliputi permintaan safe-haven, batasan pasokan, dan peningkatan konsumsi industri.
Promo

Harga perak melonjak ke rekor tertinggi lebih dari US$95 per ons hari ini, memperpanjang reli yang telah mengangkat logam mulia ini sebesar 31% sejak awal tahun (YTD).

Seiring reli yang semakin kuat, harga perak semakin mendekati angka US$100. Menariknya, sejumlah analis memperkirakan target yang jauh lebih tinggi, dengan prediksi bahwa logam mulia ini bisa mencapai US$300 pada tahun 2026.

Sponsored
Sponsored

Harga Silver Naik ke All-Time High Terbaru

Logam mulia menarik permintaan baru setelah tindakan tarif Presiden Donald Trump terhadap Uni Eropa meningkatkan ketegangan geopolitik. Seperti yang dilaporkan BeInCrypto, emas dan perak mencapai harga tertinggi sepanjang masa kemarin. Reli ini berlanjut hari ini, dengan kedua logam mencetak rekor baru.

Saat ini, perak menempati posisi sebagai aset terbesar kedua berdasarkan kapitalisasi pasar, hanya di bawah emas, menurut data dari Companies Market Cap.

“Harga perak baru saja melonjak ke US$95 per ons, memecahkan semua rekor sebelumnya dan membuat pasar global tercengang. Emas mungkin mendapatkan sorotan utama, tapi reli perak semakin menarik perhatian,” tulis Mario Nawfal .

Silver price Performance in 2026
Kinerja Harga Perak pada 2026 | Sumber: TradingView

Ketegangan tarif terbaru ini bukan satu-satunya faktor yang mendorong lonjakan harga perak, yang bahkan membuatnya mengungguli emas. Reli ini juga menggambarkan gabungan dari sejumlah faktor.

Sponsored
Sponsored

Beberapa faktor tersebut antara lain pembelian safe haven yang berkelanjutan, ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang mendukung aset tanpa imbal hasil, pengetatan kondisi pasar fisik, dan permintaan industri yang bergerak cepat dari sektor seperti energi surya, kendaraan listrik, elektronik, serta infrastruktur teknologi tinggi.

Jalur Silver Menuju US$100 dan Lebih Tinggi

Saat ini para analis melihat target US$100 per ons sebagai tujuan jangka pendek yang realistis. Ekonom Peter Schiff menyebutkan bahwa level ini bisa saja tercapai secepat besok.

Sponsored
Sponsored

“Meski harga emas dan perak mencetak rekor hari ini, saham miner emas Kanada nyaris tidak naik karena investor terlalu takut akan aksi jual besar pada Selasa. Ini kemungkinan berarti reli logam mulia besok bisa lebih besar dari hari ini, dengan perak menembus US$100 per ons. Mari kita lihat apa yang akan terjadi,” tulis Schiff .

Walau target jangka pendek berkisar di sekitar US$100, beberapa analis percaya bahwa potensi jangka panjangnya jauh lebih besar. Dalam sebuah unggahan, seorang analis memprediksi harga perak bisa mencapai US$300, dengan argumen bahwa pasar menghadapi ketidakseimbangan struktural antara perdagangan kertas dan pasokan fisik.

Menurut analis tersebut, bank memegang sekitar US$4,4 miliar short position. Di sisi lain, permintaan industri sudah menyerap sekitar 60% dari produksi perak global per tahun.

Unggahan tersebut menambahkan bahwa untuk menutup semua short itu, akan butuh waktu bertahun-tahun hasil produksi tambang, yang sebagian besar sudah diserap oleh produsen.

Sponsored
Sponsored

“Inilah alasan kenapa harga perak hanya naik mulai sekarang… Karena posisi short itu secara matematis mustahil ditutup, dan pasokan nyata memang benar-benar terbatas… Anda bisa memanipulasi harga kertas untuk sementara waktu. Anda tidak bisa memanipulasi pasokan fisik yang memang tidak ada. Tidak ada skenario di mana mereka bisa menutup posisi di harga saat ini. Harga harus naik hingga muncul pasokan baru atau sampai pihak short benar-benar menyerah,” demikian isi unggahan tersebut.

Michael Widmer, Kepala Riset Logam di Bank of America, juga menyampaikan bahwa harga perak berpotensi naik di kisaran US$135 hingga US$309 per ons pada tahun 2026.

Jadi, lonjakan harga perak mencerminkan perpaduan kuat antara ketidakpastian ekonomi makro, kondisi pasokan yang semakin ketat, dan permintaan industri yang meningkat. Walaupun level US$100 sekarang menjadi fokus utama, prediksi harga di atas angka itu sangat bergantung apakah ketidakseimbangan struktural di pasar fisik akan tetap terjadi dan apakah minat investor pada logam mulia masih tetap tinggi.

Bagaimana pendapat Anda tentang kenaikan harga Perak, apakah bisa menjadi alternatif aset yang setara dengan kripto? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori