Anggota komunitas Pi Network sedang mengingatkan bahaya tentang metode scam baru yang terus berkembang, dan sudah menyebabkan jutaan token Pi hilang dari wallet pengguna.
Skema ini memanfaatkan fitur permintaan pembayaran di jaringan dan transparansi data blockchain yang sudah melekat. Hal ini membuat Tim Inti Pi terpaksa menonaktifkan sementara fitur permintaan pembayaran karena kerugian yang terus bertambah.
SponsoredPionir Peringatkan Metode Scam yang Bisa Membuat Pi Terkuras dari Wallet
Berdasarkan berbagai peringatan dari komunitas yang beredar di X (dulu Twitter), scammer dapat memindai blockchain Pi untuk menemukan alamat wallet beserta saldo token Pi di dalamnya.
Kalau pelaku menemukan wallet dengan saldo besar, mereka akan langsung mengirim permintaan pembayaran ke holder tersebut. Jika penerima mengklik “approve,” maka Pi akan langsung terkirim ke wallet scammer dan tidak bisa dikembalikan lagi.
Akun komunitas Pi OpenMainnet 2025 menegaskan bahwa mekanisme ini seringkali disalahpahami sebagai masalah teknis.
“Previously, people called this a ‘system vulnerability,’ but honestly, it’s not a vulnerability at all,” the post stated. “This is exactly how the wallet is designed to work. The only way you will lose your Pi coins is if you personally approve the transaction.”
Pesan tersebut juga menegaskan bahwa ancaman utamanya berasal dari rekayasa sosial alih-alih kegagalan protokol. Para scammer bisa menyamarkan permintaan agar terlihat sah atau berpura-pura sebagai kontak tepercaya sehingga kemungkinan pengguna menyetujui transfer tanpa memeriksa kembali semakin besar.
Penipuan dalam Skala Besar
Penelusuran blockchain yang dibagikan komunitas menunjuk satu alamat wallet sebagai pusat utama aktivitas ini.
Sponsored SponsoredAlamat GCD3SZ3TFJAESWFZFROZZHNRM5KWFO25TVNR6EMLWNYL47V5A72HBWXP diduga telah mencuri antara 700.000 hingga 800.000 Pi per bulan. Laporan menyebut total kerugian kini sudah melebihi 4,4 juta Pi.
Data yang dibagikan oleh Pi Network Update menunjukkan arus masuk bulanan yang konsisten ke alamat tersebut:
- Sekitar 877.900 Pi di Juli 2025
- 743.000 Pi di Agustus
- 757.000 Pi di September
- 563.000 Pi di Oktober
- 622.700 Pi di November, dan
- Lebih dari 838.000 Pi di Desember.
Angka-angka tersebut menunjukkan adanya operasi yang terkoordinasi dan berkelanjutan, bukan kejadian satu-dua kali saja, di mana lonjakan bulan Desember menandakan aktivitas yang makin meningkat.
SponsoredBesarnya pencurian ini menimbulkan kekhawatiran baru di antara para Pioneer, apalagi banyak di antara mereka yang masih baru transaksi on-chain sehingga belum sepenuhnya memahami bahaya menyetujui permintaan aneh yang masuk.
Tim Pi nonaktifkan permintaan pembayaran
Menanggapi hal ini, Tim Pi sudah menangguhkan fitur “send payment request” untuk sementara waktu. Pengumuman komunitas menyebut langkah ini diambil setelah aktivitas scam semakin parah.
“Currently, the Pi team has suspended these types of requests (possibly because the scams have gotten out of control),” said Pi Network Alerts in a post.
namun, penangguhan ini hanya solusi sementara, bukan perbaikan permanen. Fitur tersebut kemungkinan akan diaktifkan kembali setelah ada penilaian perlindungan tambahan atau keamanan pengguna yang memadai.
Sementara itu, panduan dari komunitas sangat jelas. Jaringan ini menyarankan pengguna agar tidak menerima atau menyetujui permintaan pembayaran apapun yang masuk ke wallet mereka, siapapun pengirimnya.
Sponsored SponsoredPeringatan juga menegaskan bahwa scammer bisa berpura-pura sebagai teman, anggota keluarga maupun akun resmi Pi sekalipun.
Insiden ini menyoroti tantangan yang lebih besar bagi jaringan blockchain, yaitu bagaimana menjaga keseimbangan antara transparansi, kemudahan, dan keamanan pengguna.
Meskipun protokol Pi berjalan sesuai desain, kejadian ini memperlihatkan betapa mudahnya teknik rekayasa sosial mengeksploitasi fitur standar hingga menimbulkan celah serangan.
Karena permintaan pembayaran masih dinonaktifkan hingga akhir tahun, koin PI dari Pi Network diperdagangkan di harga US$0,20381, naik hampir 1% dalam 24 jam terakhir.
Sementara itu, anggota komunitas Pi terus melacak wallet mencurigakan dan memperkuat peringatan keamanan. Mereka meminta semua pengguna selalu waspada karena scam semakin canggih dan meluas.