Di tengah terus berkembangnya pasar tokenisasi aset dunia nyata (RWA), Plume (PLUME) mencuri perhatian dengan pertumbuhan nilai total RWA yang mengesankan.
Tapi, pertumbuhan dalam penerapan dan adopsi tidak selalu memberikan dampak pada performa harga token. Data menunjukkan tekanan jual masih kuat, sementara saldo token di exchange mencapai level tertinggi baru.
Plume Unggul dalam Jumlah Holder RWA dan Tingkat Pertumbuhan
Berdasarkan data dari rwa.xyz, Plume menempati peringkat pertama dalam pertumbuhan nilai RWA selama 30 hari terakhir, mencatat peningkatan sebesar +44,19%. Pencapaian ini mengungguli jaringan lain seperti XRP Ledger (+30,86%), BNB Chain (+21,38%), dan Stellar (+16,80%).
Meski memimpin dalam laju pertumbuhan, saat ini Plume berada di peringkat sekitar sepuluh besar untuk nilai total RWA. Jaringan ini menampung 35 aset dengan gabungan nilai sekitar US$299 juta, yang setara dengan 1,13% dari pasar.
Jika laju pertumbuhan saat ini berlanjut, Plume bisa segera melampaui pesaing terdekat seperti Polygon dan XRP Ledger.
Menariknya, Plume memimpin semua jaringan dalam jumlah holder RWA, dengan 262.984 alamat yang memegang aset tokenisasi. Angka ini jauh di atas Ethereum (155.319), Solana (158.609), dan BNB Chain (40.220).
Zeus, seorang investor RWA, menjelaskan bahwa jumlah holder tidak selalu mencerminkan jumlah pengguna unik, karena banyak individu mengoperasikan beberapa wallet. Meski begitu, ia memaparkan bahwa metrik ini masih menjadi indikator yang cukup akurat tentang di mana aset tokenisasi menarik perhatian.
“Seiring waktu, jika jumlah holder terus meningkat, biasanya itu berarti satu hal: semakin banyak wallet yang berinteraksi dengan aset dunia nyata di chain,” jelas Zeus .
Perkembangan terbaru juga turut memperkuat momentum pertumbuhan Plume. Mastercard baru-baru ini meluncurkan Crypto Partner Program, yang menghubungkan lebih dari 85 pemimpin industri untuk mempertemukan inovasi on-chain dengan aktivitas perdagangan sehari-hari.
Plume Network terpilih sebagai salah satu proyek yang turut berpartisipasi. Keikutsertaan ini semakin memperkuat posisi Plume dalam ekosistem RWA dan menyoroti potensinya untuk aplikasi nyata di dunia serta penggunaan riilnya.
“Menjadi bagian dari program Start Path Mastercard menghubungkan kami ke salah satu jaringan keuangan terbesar di dunia — membuka peluang distribusi global untuk aset dunia nyata on-chain,” ucap Teddy, co-founder Plume Network, .
Pertumbuhan On-Chain yang Kuat Belum Tercermin di Harga PLUME
Walaupun metrik on-chain sangat kuat, performa tersebut belum tercermin pada harga token PLUME.
PLUME sudah turun lebih dari 90% sejak mencapai puncak di US$0,14 pada September tahun lalu. Saat ini, token tersebut diperdagangkan di sekitar US$0,0121, menurut data dari BeInCrypto.
Penurunan harga ini mencerminkan sentimen investor yang hati-hati dan persaingan ketat di seluruh sektor. Dengan masuknya modal baru yang terbatas ke pasar, para investor yang tertarik dengan sektor RWA memiliki beberapa pilihan lain untuk alokasi modal, seperti XRP, Stellar, Solana, dan Ethereum.
Data dari Nansen menunjukkan jumlah PLUME yang disimpan di exchange terus meningkat sepanjang tahun lalu. Saldo ini mencapai tertinggi baru pada bulan Maret, melampaui 1,57 miliar token atau setara dengan 15,67% dari total suplai.
Persediaan besar yang mengendap di exchange, ditambah minimnya permintaan, bisa mendorong harga PLUME turun lebih jauh lagi.
Tapi, jika pasar RWA tumbuh pesat seperti prediksi banyak analis, maka permintaan baru dapat menyerap pasokan yang tersedia di exchange dan memberikan peluang pemulihan harga untuk PLUME.