Pons (PONS) mencetak rekor baru di harga US$0,52 pada hari Kamis, setelah Binance Alpha membuka trading token ini. PONS terakhir diperdagangkan di sekitar US$0,50, naik 21,87% dalam 24 jam.
Kenaikan ini membuat token launchpad Robinhood Chain mencapai nilai pasar mendekati US$362 juta. PONS kini menempati peringkat ke-118 berdasarkan kapitalisasi pasar.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secepatnya
Listing Binance Alpha Hadir di Pasar yang Lebih Lesu
Binance Wallet mengumumkan pada 2 September bahwa PONS dan satu lagi meme coin, FLORK, sudah terdaftar di Binance Alpha. PONS hanya tersedia di Alpha 1.0, melalui market order dan limit order.
Kenaikan dua digit ini terjadi di tengah kondisi pasar yang sedang melemah. Kapitalisasi pasar aset kripto secara total turun lebih dari 2% menjadi US$2,26 triliun. Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) juga mengalami penurunan harga.
FLORK juga menarik dana spekulatif. Berdasarkan Wu Blockchain, meme coin ini naik sekitar 293% dan bertambah lebih dari 80% setelah masuk ke Binance Alpha. Nilai pasarnya sempat menyentuh kurang lebih US$17,5 juta.
Pons Masuk Daftar Token Tersibuk di Robinhood Chain
Aktivitas trading mendukung kenaikan harga tersebut. PONS mencatat 95.969 transaksi dari 8.014 wallet dalam 24 jam terakhir, menurut dashboard Dune yang memantau Robinhood Chain.
Aktivitas itu menghasilkan volume harian sebesar US$64,94 juta. Maka dari itu, PONS termasuk tiga aset paling aktif diperdagangkan di jaringan Robinhood Chain sepanjang periode tersebut.
Angka secara keseluruhan jauh lebih besar. Token ini sudah membukukan volume kumulatif sebesar US$702,12 juta dari lebih dari 2,1 juta transaksi dan 66.422 trader unik. Sebelumnya, BeInCrypto melaporkan bahwa launchpad tersebut mencapai US$4,54 miliar volume di Robinhood Chain.
Sekarang, harga PONS diperdagangkan sekitar 3% di bawah puncaknya. Apakah daya tarik listing ini bisa bertahan, mungkin bergantung pada seberapa lama perhatian trader akan tertuju padanya.
Langganan saluran YouTube kami untuk menyaksikan para pemimpin dan jurnalis membagikan wawasan ahli









