Kembali

Prediksi AI: XRP Berpotensi Kalahkan Performa Bitcoin pada 2026

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Bey

03 Februari 2026 15.25 WIB
  • Analisis Claude AI menunjukkan bahwa meski Bitcoin lebih mungkin mencapai ATH baru, XRP memiliki katalis yang lebih kuat untuk memberikan return hingga 250% pada tahun 2026.
  • Integrasi XRP ke dalam sistem keuangan Fortune 500 melalui Ripple Treasury diprediksi akan menciptakan permintaan institusional struktural yang masif, bukan sekadar spekulasi ritel.
  • Bitcoin diperkirakan memiliki peluang 80% untuk menembus rekor harga baru, namun XRP dianggap sebagai aset "asimetris" dengan potensi pertumbuhan yang jauh lebih tinggi jika adopsi utilitasnya berhasil.
Promo

Tahun 2026 di prediksi akan menjadi babak baru bagi persaingan aset kripto papan atas. Dalam sebuah analisis terbaru yang menggunakan model bahasa besar (LLM) dari Anthropic, Claude AI, muncul sebuah proyeksi yang mengejutkan. XRP milik Ripple berpotensi mengungguli Bitcoin (BTC) dalam hal pertumbuhan persentase atau “performa ledakan” saat keduanya mengejar rekor harga tertinggi baru (All-Time High/ATH).

Meskipun Bitcoin tetap memegang takhta sebagai aset paling aman dan dominan, Claude AI menyoroti adanya perbedaan mendasar dalam katalis pertumbuhan yang bisa membuat XRP menjadi aset yang lebih “eksplosif” bagi investor di masa depan.

Sponsored
Sponsored

Dua Perlombaan dengan Karakter Berbeda

Analisis ini membedakan posisi kedua aset tersebut secara signifikan. Per Januari 2026, Bitcoin hanya membutuhkan kenaikan sekitar 5% untuk menembus rekor tertingginya di angka kisaran US$108.268. Sebaliknya, XRP masih memerlukan lonjakan sekitar 100% dari harga saat ini (sekitar US$2) untuk mencapai kembali rekor lamanya di US$3,84 yang di cetak pada 2018.

“Bitcoin memiliki jalur yang jelas menuju ATH – ini bukan lagi soal ‘jika’, melainkan ‘kapan’,” tulis analisis tersebut. Namun, karena posisinya yang sudah sangat dekat dengan puncak, potensi kenaikan (upside) Bitcoin dianggap lebih evolusioner dan terbatas di bandingkan dengan potensi revolusioner yang dimiliki XRP.

Bitcoin: Emas Digital yang Stabil

Katalis Bitcoin pada tahun 2026 didorong oleh faktor makroekonomi dan adopsi institusional yang matang. Beberapa poin kunci meliputi;

  • Momentum ETF: Aliran dana masuk ke Spot Bitcoin ETF yang melampaui US$100 miliar.
  • Efek Halving: Dampak historis pasca-halving 2024 yang biasanya mencapai puncaknya 12-18 bulan kemudian.
  • Kelangkaan: Dengan pasokan yang dibatasi 21 juta, Bitcoin semakin dipandang sebagai “Safe Haven” di tengah ketidakpastian geopolitik.
Sponsored
Sponsored

Namun, Claude AI memberikan catatan kritis;

“Katalis Bitcoin bersifat evolusioner, bukan revolusioner. Bitcoin adalah kandidat yang paling mungkin (mencapai ATH), tetapi bukan lagi sebuah ‘moonshot’ (lonjakan fantastis).”

XRP: Senjata Rahasia “Ripple Treasury”

Hal yang membuat prediksi ini menarik adalah pandangan AI terhadap XRP. Claude AI menyebut XRP sebagai “kasus asimetris” di mana risiko yang ada sebanding dengan potensi ledakannya. Faktor utama yang bisa memicu hal ini adalah peluncuran Ripple Treasury.

Dengan integrasi ke dalam sistem bendahara korperasi Fortune 500, XRP tidak lagi hanya bergantung pada spekulasi ritel, melainkan pada permintaan struktural. Integrasi dengan GTreasury, yang mengelola dana triliunan dolar untuk perusahaan besar seperti American Airlines, dianggap sebagai pengubah permainan (game-changer).

Claude AI memaparkan kutipan kuat mengenai potensi ini:

Sponsored
Sponsored

“Jika hanya 1-2% perusahaan Fortune 500 menggunakan XRP untuk penyelesaian lintas batas (cross-border settlements), kita berbicara tentang permintaan bernilai miliaran dolar. Ini bukan sekadar FOMO ritel; ini adalah permintaan institusional yang struktural.”

Perbandingan Peluang: Probabilitas vs. Potensi

Berikut adalah kalkulasi probabilitas yang diberikan oleh Claude AI untuk tahun 2026:

Peluang Mencapai ATH:

  • Bitcoin: 75-80% (Sangat Mungkin)
  • XRP: 40-50% (Moderat)
Sponsored
Sponsored

Potensi Keuntungan (Upside) Jika ATH Tercapai:

  • Bitcoin: +10% hingga +15% (Target ~US$120.000)
  • XRP: +150% hingga +250% (Target US$5 – US$7)

Siapa Pemenangnya?

Analisis ini menyimpulkan bahwa bagi investor yang mencari keamanan dan kepastian, Bitcoin tetap menjadi pilihan utama. Namun, bagi mereka yang mencari pertumbuhan aset yang agresif, XRP menawarkan narasi yang lebih kuat di tahun 2026.

“2026 adalah tahun di mana akan terbukti apakah kegunaan institusional (XRP) atau narasi makroekonomi (Bitcoin) yang lebih kuat,” pungkas Claude AI dalam laporannya.

Meskipun demikian, risiko tetap ada. XRP masih menghadapi tantangan regulasi melalui Clarity Act dan isu sentralisasi pasokan di tangan Ripple, sementara Bitcoin tetap rentan terhadap aksi ambil untung jika terjadi resesi makro. Investor disarankan untuk selalu melakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial di pasar kripto yang volatil.

Bagaimana pendapat Anda tentang potensi XRP dan Bitcoin di 2026 ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori