Kembali

Prediksi Besar Bitcoin yang Gagal Terwujud di 2025 | Berita Kripto AS

author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

02 Januari 2026 21.12 WIB
Tepercaya
  • Bitcoin ditutup di dekat US$87.000 pada 2025 meski banyak prediksi menargetkan US$150.000 hingga US$500.000.
  • Dana masuk ETF, permintaan institusional, dan narasi tidak mampu mengatasi keterbatasan likuiditas dan leverage.
  • 2025 ungkap pasar Bitcoin yang makin matang, di mana struktur sekarang lebih penting daripada prediksi harga yang didorong hype.
Promo

Selamat datang di US Crypto News Morning Briefing—rangkuman penting yang memberi Anda informasi utama tentang perkembangan aset kripto hari ini.

Ambil secangkir kopi dan bersantailah. Tahun 2025 seharusnya menjadi tahun breakout Bitcoin. Banyak prediksi berani menjanjikan harga enam digit, bahkan setengah juta US Dollar. Tapi, pada akhir tahun, kenyataannya jauh dari harapan, sehingga terlihat jelas bagaimana hype, siklus, dan kekuatan pasar berbenturan dengan ekspektasi.

Berita Aset Kripto Hari Ini: Mengapa Prediksi Berani Bitcoin untuk 2025 Tidak Tercapai

Bitcoin memasuki tahun 2025 dengan ekspektasi yang sangat tinggi, karena pengamat, investor, dan institusi memperkirakan harga akan menembus enam digit. Dalam beberapa kasus, aset kripto pelopor ini diprediksi bakal mencapai setengah juta US Dollar.

Sponsored
Sponsored

Pada akhir tahun, Bitcoin justru ditutup di kisaran US$87.000, menunjukkan jurang besar antara prediksi penuh keyakinan dengan realitas pasar.

Bitcoin (BTC) Price Performance
Performa Harga Bitcoin (BTC) | Sumber: TradingView

Perbedaan ini menunjukkan bagaimana keterbatasan likuiditas, dinamika leverage, dan struktur pasar Bitcoin yang makin berkembang mengubah ekspektasi di tahun 2025.

Salah satu suara paling menonjol, Eric Trump begitu yakin memprediksi Bitcoin akan melampaui US$175.000 pada 2025. Putra Presiden AS itu menganggapnya sebagai akibat tak terhindarkan dari penurunan nilai mata uang.

Begitu juga dengan Michael Saylor, juru bicara MicroStrategy, menargetkan US$150.000 dengan alasan adopsi korporasi untuk treasury dan kelangkaan pasokan sebagai pendorong utama. Edukator keuangan Robert Kiyosaki memperkirakan kisaran US$180.000–US$200.000, menyoroti peran Bitcoin sebagai perlindungan dari inflasi dan tekanan utang.

Ahli strategi pasar juga turut bersuara. Tom Lee dari FundStrat memprediksi Bitcoin bisa naik ke US$250.000 didorong oleh arus masuk ETF dan kebijakan AS yang mendukung. BitMex co-founder Arthur Hayes pun memperkirakan raja aset kripto ini akan menyentuh level antara US$200.000 sampai US$250.000.

Venture capitalist Chamath Palihapitiya menargetkan hingga US$500.000 pada Oktober 2025, didukung narasi kelangkaan dan tren perpindahan modal. Tim Draper kembali mengulang prediksi akhir tahun di angka US$250.000, dikarenakan kekhawatiran terhadap adopsi dan lemahnya mata uang fiat.

Sponsored
Sponsored

Investor Institusi Yakin Bitcoin Akan Reli Besar di 2025

Prediksi institusi juga tidak kalah optimistis. Geoff Kendrick dari Standard Chartered sempat menetapkan target US$200.000, seperti yang dilaporkan dalam US Crypto News sebelumnya.

“Net Bitcoin ETF inflows are now at USD58bn, of which USD23bn has been in 2025. I would expect at least another $20 billion by year-end, a number which would make my $200,000 year-end forecast possible,” tutur dia melalui email kepada BeInCrypto.

Geoff kemudian merevisi prediksinya secara tajam ke bawah karena momentum pasar mulai mereda. Bitwise juga memprediksi US$200.000, mengaitkan potensi kenaikan dengan dukungan regulasi serta pertumbuhan ETF. VanEck memproyeksi US$180.000, sementara Bernstein memperkirakan US$200.000 dan memposisikan Bitcoin di jalur menuju target jangka panjang US$1 juta.

Matrixport menargetkan US$160.000 dan menghubungkan potensi keuntungan, dengan perubahan ekonomi makro serta kematangan pasar aset kripto.

Prediksi dari analis aset kripto secara umum juga menunjukkan optimisme serupa. Altcoin Daily memperkirakan US$145.000, fokus pada pertumbuhan ekosistem, sementara Model Quantile Bitcoin dari Plan C menunjukkan kisaran US$150.000–US$300.000 berdasarkan siklus historis.

Analis seperti Liz Alden menganggap US$200.000–US$444.000 masuk akal jika skenario ETF dan likuiditas berjalan agresif, dan beberapa influencer seperti Ash Crypto, MMCrypto, serta Stock Money, juga mengisyaratkan level tertinggi di 2025 di atas US$200.000.

Meski prediksi ini berani, semuanya seolah-olah mengasumsikan adanya mania seperti tahun 2021, yaitu pasar yang penuh reli reflektif, leverage ekstrem, dan euforia ritel.

Sponsored
Sponsored

Bull Case Bitcoin 2025 Dibangun dari Narasi, Bukan Likuiditas

Kenyataannya, 2025 justru menjadi ajang pembuktian kedewasaan pasar.

  • Arus masuk ETF memang nyata, namun tidak refleksif. ETF menyerap suplai tapi tidak memicu umpan balik yang dibutuhkan agar Bitcoin menembus US$150.000–US$300.000.
  • Likuiditas global tidak pernah benar-benar ekspansif. Pemangkasan suku bunga berjalan lebih lambat dari ekspektasi, neraca tetap ketat, dan modal untuk aset berisiko tetap selektif.
  • Lembaga bertindak sebagai allocator, bukan spekulator. Bitcoin diperlakukan sebagai lindung nilai, bukan aset momentum.
  • Leverage membatasi reli. Likuidasi paksa secara berulang mengatur ulang pergerakan naik sebelum benar-benar sempat berlanjut.
  • Siklus pasar telah berevolusi. Kini Bitcoin lebih besar, lebih terregulasi, dan secara struktural lebih terbatasi dibanding periode parabola sebelumnya, sehingga prediksi pola lama menjadi kurang bisa diandalkan.

Menjelang akhir 2025, perbedaan antara prediksi dan kenyataan terlihat jelas. Kegagalan pasar untuk mencapai target bullish yang dipasang oleh para pakar dan lembaga menunjukkan bahwa keyakinan saja tidak bisa menggerakkan pasar.

Arah Bitcoin pada 2025 menunjukkan pasar yang mulai dewasa di mana kondisi ekonomi makro, dinamika likuiditas, serta faktor struktural lebih diutamakan daripada optimisme berbasis narasi.

Mungkin inilah alasan mengapa riset terbaru K33Research dalam laporannya menunjukkan 2025 menjadi tahun dengan volatilitas Bitcoin paling rendah. Ini sekaligus menjadi pelajaran bagi investor untuk selalu melakukan riset sendiri dan tidak hanya mengandalkan prediksi pakar.

Sponsored
Sponsored

Chart of the Day

Bitcoin Yearly Volatility Chart
Grafik Volatilitas Tahunan Bitcoin | Sumber: K33Research

Alpha Dalam Ukuran Kecil

Berikut rangkuman berita aset kripto di Amerika Serikat lainnya yang patut diikuti hari ini:

Ringkasan Pre-Market Saham Crypto

PerusahaanPenutupan per 1 JanuariGambaran Pre-Market
Strategy (MSTR)US$151,95US$155,95 (+2,63%)
Coinbase (COIN)US$226,14US$231,00 (+2,15%)
Galaxy Digital Holdings (GLXY)US$22,36US$22,91 (+2,46%)
MARA Holdings (MARA)US$8,98US$9,24 (+2,90%)
Riot Platforms (RIOT)US$12,67US$13,03 (+2,84%)
Core Scientific (CORZ)US$14,56US$14,79 (+1,58%)
Perlombaan pembukaan pasar saham kripto: Google Finance

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori