Kembali

US$5 Miliar di Tahun Pertama? Prediksi Berani untuk Exchange-Traded Fund (ETF) Bitcoin Morgan Stanley

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

08 April 2026 22.53 WIB
  • Morgan Stanley meluncurkan MSBT, exchange-traded fund (ETF) Bitcoin pertama dari bank besar AS.
  • Analis ETF Balchunas memprediksi aset sebesar US$5 miliar dan volume hari pertama sebesar US$30 juta.
  • Bitcoin (BTC) telah turun lebih dari 40% sejak mencapai puncaknya pada bulan Oktober di kisaran US$126.199.
Promo

Morgan Stanley telah meluncurkan Morgan Stanley Bitcoin (BTC) Trust di NYSE Arca dengan kode MSBT, sehingga menjadi bank besar AS pertama yang menerbitkan exchange-traded fund (ETF) Bitcoin spot.

Produk ini masuk ke pasar yang sudah penuh, di mana lebih dari 10 ETF Bitcoin spot saat ini menampung aset senilai lebih dari US$85 miliar secara total.

Disponsori
Disponsori

Bersaing dari Segi Biaya dan Distribusi

Analis ETF, Eric Balchunas, memprediksi pengelolaan dana mencapai US$5 miliar di tahun pertama dan volume perdagangan di hari pertama sebesar US$30 juta.

MSBT menawarkan rasio biaya sebesar 14 basis poin, sehingga menjadi ETF Bitcoin spot termurah di pasar saat ini. Jumlah tersebut lebih rendah satu basis poin dibanding produk BTC milik Grayscale Investments, dan lebih murah 11 basis poin dari BlackRock iShares Bitcoin Trust (IBIT).

Saat ini, IBIT masih mendominasi pasar dengan mengelola sekitar 60% dari total aset di kategori tersebut.

“Kami benar-benar ingin menunjukkan komitmen dengan menghadirkan biaya yang lebih rendah. Permintaan, khususnya dari investor bermodal besar, cukup tinggi. Dari level perusahaan, ini adalah kelas aset yang tidak akan hilang,” diberitakan Bloomberg, mengutip Allyson Wallace, Global Head of ETFs di Morgan Stanley Investment Management.

Morgan Stanley Wealth Management membawahi sekitar 16.000 penasihat keuangan dan mengelola triliunan aset nasabah.

Sejak 2024, para penasihat tersebut boleh merekomendasikan ETF Bitcoin spot pihak ketiga seperti IBIT dan FBTC milik Fidelity. Kini, MSBT membuat biaya pengelolaan tetap berada di bawah kendali internal Morgan Stanley.

Disponsori
Disponsori

Balchunas menuturkan bahwa penetapan biaya yang agresif ini menandakan permintaan tinggi dari para penasihat keuangan.

Masuk Pasar Saat Harga Turun

Pemilihan waktunya cukup menarik. BTC sendiri sudah turun lebih dari 40% dari puncaknya di Oktober, dari sekitar US$126.199 dan diperdagangkan di harga US$71.307 saat hari peluncuran.

Performa Harga Bitcoin.
Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

ETF Bitcoin spot sempat mengalami arus keluar bersih selama empat bulan berturut-turut antara November 2025 hingga Februari 2026, dengan total sekitar US$6,3 miliar.

Aliran Bulanan ETF Bitcoin
Aliran Bulanan ETF Bitcoin | Sumber: SoSoValue

Tapi, tren tersebut berbalik di bulan Maret dengan arus masuk mencapai US$1,32 miliar, walau pada kuartal pertama 2026 tetap tercatat arus keluar bersih tipis.

Keputusan Morgan Stanley untuk meluncurkan produk di tengah pasar lesu menunjukkan bahwa bank ini melihat penurunan harga sebagai peluang beli, bukan alasan untuk menunda.

Analis ETF, Nate Geraci, juga menyoroti produk lain yang meluncur di hari yang sama, yaitu Nicholas Bitcoin and Treasuries AfterDark ETF (NGHT).

Instrumen keuangan ini menawarkan eksposur panjang pada BTC hanya di jam malam, lalu berputar ke obligasi jangka pendek AS selama sesi perdagangan di AS.

Langkah Selanjutnya

Ambisi ETF Morgan Stanley tidak hanya untuk BTC saja. Pada Januari lalu, bank ini juga telah mendaftarkan S-1 baik untuk Ethereum trust maupun Solana trust.

Morgan Stanley juga berencana membuka perdagangan aset kripto untuk ritel di E-Trade pada paruh pertama 2026.

Coinbase Custody Trust Co. dan Bank of New York Mellon akan bertindak sebagai penyedia layanan kustodian aset digital untuk MSBT.

Dana ini diluncurkan dengan modal awal sekitar US$1 juta dan tersedia sebanyak 50.000 unit saham untuk diperdagangkan.

Apakah target US$5 miliar versi Balchunas bisa tercapai akan sangat bergantung seberapa cepat jaringan penasihat Morgan Stanley mengalihkan alokasi, serta apakah BTC dapat cukup stabil untuk mengajak investor yang menunggu untuk kembali masuk pasar.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori