Kembali

Bitcoin, Ethereum, dan XRP: Mana yang Bakal Jadi Top Performer di 2026?

author avatar

Ditulis oleh
Tahiel Ares

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

22 Desember 2025 13.17 WIB
  • Bitcoin memasuki 2026 dengan struktur paling kokoh, ditopang oleh permintaan institusional dan penyerapan suplai oleh ETF, meski berpotensi bergerak sideways sebelum breakout berikutnya.
  • Ethereum dan XRP masih bergantung pada katalis, termasuk adopsi jaringan, ETF, dan kejelasan regulasi, untuk mengonfirmasi kembalinya momentum naik.
  • Tahun 2026 berpeluang menjadi fase transisi, di mana konsolidasi berfungsi sebagai fondasi bagi siklus bull kripto berikutnya, alih-alih langsung mencetak all-time high baru.
Promo

Tak terasa, pasar kripto sudah mendekati tahun 2026 setelah melewati satu tahun yang diwarnai volatilitas tajam, rekor harga baru, aksi ambil untung, serta fase pendewasaan yang semakin terlihat.

Bitcoin mengokohkan perannya sebagai aset cadangan institusional, sementara Ethereum dan XRP memasuki fase koreksi setelah tren naik kuat yang sarat ketidakpastian dan ayunan harga yang cepat.

Dari sisi makro, Federal Reserve (The Fed) memulai siklus pemangkasan suku bunga, data pasar tenaga kerja AS mulai mendingin, dan arus modal ke aset digital menjadi semakin selektif. Alhasil, Bitcoin, Ethereum, dan XRP kini berada di dekat level teknikal krusial. Pertanyaan utama untuk 2026 adalah apakah likuiditas global akan mengembang atau tertahan dan apakah likuiditas itu mengalir tegas ke aset kripto.

Rata-Rata Relative Strength Index (RSI) Pasar Kripto Tetap Dekat Level Oversold di Bulan Desember | Sumber: CoinMarketCap

Analisis Harga Bitcoin (BTC) dan Prediksi 2026

Bitcoin mencetak all-time high (ATH) anyar di atas US$126.000 pada 2025. Raihan ini utamanya terdorong oleh adopsi institusional berkelanjutan. Korporasi dan entitas negara terus menambah BTC ke neraca mereka.

Sponsored
Sponsored

MicroStrategy mengakumulasi sekitar 660.645 BTC, sementara El Salvador meningkatkan kepemilikan menjadi 7.502 BTC. Di saat yang sama, ETF Bitcoin spot terus menyerap suplai, mempertegas peran BTC sebagai aset makro jangka panjang.

Secara teknikal, struktur bullish besar Bitcoin masih terjaga meski kehilangan ascending channel yang membimbing harga dari Maret 2024 hingga November 2025.

Setelah mencetak ATH terbaru, BTC terkoreksi ke zona demand (permintaan) kunci di sekitar US$80.000.

Resistance di area US$110.000 masih membatasi upaya kenaikan, sementara volume perdagangan melambat—pola yang lazim pada fase koreksi, bukan pembalikan tren.

Analisis Harga Bitcoin Tahunan | Sumber: TradingView

Skenario Bullish

Reaksi kuat dari zona demand akumulasi di sekitar US$75.000 dapat membuka jalan menuju kenaikan jangka panjang berikutnya ke US$150.000–US$170.000.

Breakout berkelanjutan di atas klaster resistansi US$100.000–US$115.000 akan mengonfirmasi kelanjutan tren, didukung partisipasi ritel dan institusional yang kembali menguat.

Skenario Range-Bound

Kalau momentum naik tetap terbatas, Bitcoin berpotensi menghabiskan sebagian besar 2026 bergerak di kisaran US$70.000–US$110.000.

Ini akan mencerminkan fase akumulasi panjang dalam siklus yang lebih luas, ditandai pergerakan harga tersendat dan false breakout sambil menunggu katalis moneter yang lebih jelas.

Sponsored
Sponsored

Skenario Bearish

Seumpama zona demand US$75.000–US$80.000 jebol ke bawah, maka itu berpotensi membuka koreksi yang lebih curam.

Dalam skenario ini, area US$60.000–US$40.000 dapat berfungsi sebagai zona rebalancing tanpa membuyarkan struktur makro jangka panjang Bitcoin.

Analisis Harga Ethereum (ETH) dan Prediksi Tahun 2026

Ethereum menjalani tahun krusial pada 2025 dengan mencetak ATH baru di sekitar US$4.955.

Upgrade jaringan seperti Pectra dan Fusaka meningkatkan skalabilitas dan efisiensi, sementara ETF Ethereum spot mulai menarik minat. Aktivitas staking dan DeFi tetap menjadi fondasi nilai fundamental ETH.

Pada grafik mingguan, ETH masih berada dalam ascending channel jangka panjang. Setelah mencetak puncak baru pada Agustus 2025, harga terkoreksi menuju zona demand yang relatif lemah di sekitar US$2.900.

Struktur jangka panjang tetap konstruktif, namun momentum melambat dibanding fase ekspansi sebelumnya. Struktur jangka pendek hingga menengah masih condong bearish.

Skenario Bullish

Andai pemulihan berlanjut, Ethereum bisa membidik US$5.700 bahkan berpotensi mencapai US$6.100, mengikuti pola perpanjangan siklus historis.

Breakout bersih di atas resistance channel dekat US$5.200 akan memperkuat posisi Ethereum sebagai aset terkemuka di tahun 2026.

Analisis Harga Ethereum Tahunan
Sponsored
Sponsored

Skenario Konsolidasi

Jika permintaan tetap sedang, ETH bisa bergerak konsolidasi di antara US$4.300 dan US$2.200. Area ini menandakan adanya keseimbangan antara pembeli dan penjual sehingga tahun 2026 terlihat sebagai masa transisi, bukan fase breakout.

Skenario Bearish

Apabila terpelanting ke bawah support channel, Ethereum berisiko bergerak lebih dalam ke US$2.250–US$1.600, yaitu area yang sesuai dengan tingkat permintaan historis yang penting untuk menjaga struktur jangka panjang.

Analisis Harga XRP dan Prediksi 2026

Ripple mengakhiri tahun 2025 dengan kejelasan regulasi yang jauh lebih baik setelah penyelesaian positif dari sengketa hukumnya dengan SEC AS.

Hasil ini membangkitkan kembali minat institusi dan membuka diskusi baru seputar produk exchange-traded fund (ETF) XRP. Sehingga posisinya di pasar keuangan tradisional jadi lebih kuat.

Adopsi institusional dalam skala besar bisa memicu lonjakan permintaan yang dapat mendorong harga XRP mencapai level tertinggi baru.

Dari sisi teknikal, XRP sedang mengalami fase koreksi setelah reli perkasa yang puncaknya di dekat US$3,60 pada pertengahan tahun. Harga sudah sempat koreksi ke zona permintaan utama, sedangkan beberapa area suplai masih menahan rebound jangka pendek.

Perilaku ini sejalan dengan fase regresi tren yang lebih luas.

Sponsored
Sponsored

Skenario Bullish

Jika tahun 2026 benar-benar mendukung adopsi institusional Ripple, XRP berpotensi terkerek ke US$3,83–US$4,53. Untuk mencapainya, harga harus merengkuh kembali level US$2,40 dan mempertahankan volume beli, didukung perkembangan regulasi yang positif.

Analisis Harga XRP Tahunan

Skenario Range-Bound

Seumpama ketidakpastian tetap berlanjut, XRP bisa bergerak sideways antara US$3.00 dan US$1.60. Kondisi ini memang merefleksikan keraguan terkait adopsi perbankan, tapi juga bisa menjadi periode konsolidasi sehat sebelum siklus baru di masa depan.

Skenario Bearish

Jika turun menembus support penting, harga XRP bisa melanjutkan ke US$1,20–US$0,90. Pergerakan ini menandakan hilangnya level-level kunci, termasuk batas psikologis US$1,60, sekaligus minat spekulatif yang melemah.

Kesimpulan: 2026 Tahun Hilang atau Landasan Peluncuran?

Proyeksi harga tahun 2026 menunjukkan pasar berada di posisi yang cukup genting. Bitcoin tetap memperlihatkan resiliensi struktur paling kuat, sedangkan Ethereum dan XRP masih bergantung pada sentimen atau pemicu tertentu.

Peluang naik memang ada, hanya saja tetap butuh konfirmasi teknikal yang jelas sekaligus dukungan fundamental.

Ada satu tren yang tidak bisa disangkal: pasar kripto kini sedang bertransisi ke fase yang lebih matang. Baik kenaikan maupun koreksi kini lebih terkendali, dengan volatilitas yang makin terkompresi jika dibandingkan siklus lama.

Datangnya bull run baru akan sangat bergantung pada lanskap ekonomi makro yang lebih akomodatif, adopsi institusi yang lebih dalam, dan kejelasan regulasi yang konsisten.

Jika semua faktor itu berjalan selaras, tahun 2026 pada akhirnya bisa dikenang bukan sebagai tahun stagnan, namun menjadi pondasi untuk gelombang rekor harga tertinggi (ATH) berikutnya.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga top crypto untuk tahun 2026 di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori