Kembali

Prediksi Mingguan Bitcoin: The Fed Umumkan Kebijakan Baru, tapi Belum Berhasil Yakinkan Trader BTC

author avatar

Ditulis oleh
FXStreet

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

14 Desember 2025 13.50 WIB
  • Bitcoin bergerak dalam fase konsolidasi luas karena sikap hati-hati The Fed terkait pemangkasan suku bunga lanjutan membebani pasar kripto.
  • Permintaan institusional atas Bitcoin menunjukkan kenaikan tipis di ETF spot, sementara Strategy kembali menambah sekitar 10.000 BTC ke dalam treasury-nya.
  • Harga Bitcoin mendekati descending trendline yang, jika berhasil ditembus, berpotensi membuka jalan bagi reli lanjutan.
Promo

Bitcoin (BTC) masih bergerak dalam fase konsolidasi terbaru, bertahan di sekitar US$90.000 pada waktu publikasi hari Jumat, seiring investor mencerna pemangkasan suku bunga Desember oleh The Fed yang bersikap hati-hati serta implikasinya ke aset berisiko.

Pergerakan harga BTC kini mendekati descending trendline krusial yang berpotensi menentukan arah pergerakan berikutnya. Di saat yang sama, arus institusional ke ETF Bitcoin spot mencatat arus masuk ringan, sementara Strategy kembali menambah BTC ke cadangan treasury-nya.

Nada Kebijakan The Fed Picu Konsolidasi Bitcoin

Harga Bitcoin mengawali pekan dengan sentimen positif, melanjutkan pemulihan akhir pekan pada paruh pertama minggu dan bertahan di atas US$92.600 pada Selasa.

Namun, momentum melemah pada Rabu, dengan BTC ditutup di US$92.015 setelah pertemuan Federal Open Market Committee (FOMC).

Sesuai perkiraan banyak pihak, The Fed memangkas suku bunga sebesar 25 basis poin. Namun, pertemuan FOMC mengindikasikan kemungkinan jeda pada Januari.

Menambah nada kehati-hatian, para pembuat kebijakan hanya memproyeksikan satu kali pemangkasan sebesar seperempat persen untuk keseluruhan prospek 2026. Proyeksi ini sama seperti pada September, yang meredam ekspektasi pasar ihwal dua kali pemangkasan suku bunga dan menambah tekanan jangka pendek pada aset berisiko.

Sponsored
Sponsored

Nada hati-hati The Fed, dikombinasikan dengan laporan kinerja Oracle yang mengecewakan, memicu pergerakan risk-off singkat.

Seluruh faktor ini membebani aset berisiko, dengan kripto berkapitalisasi pasar terbesar tersebut turun ke level terendah US$89.260 sebelum memantul dan ditutup di atas US$92.500 pada Kamis.

Dengan tidak adanya rilis data ekonomi utama AS dalam waktu dekat, pasar kripto kini akan mencermati pidato anggota FOMC serta sentimen risiko global untuk menentukan arah pergerakan hingga akhir pekan.

Menurut prediksi, BTC akan tetap berkonsolidasi dalam waktu dekat kecuali muncul katalis signifikan.

Ketidakpastian Rusia–Ukraina Membatasi Momentum Risk-On

Di ranah geopolitik, Presiden AS Donald Trump konon “sangat frustrasi” pada Rusia dan Ukraina, dan tidak menginginkan pembahasan lanjutan, ujar juru bicaranya pada Kamis.

Sebelumnya, Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy menyatakan bahwa AS mendorong Ukraina untuk menyerahkan wilayah kepada Rusia sebagai bagian dari kesepakatan guna mengakhiri perang yang telah berlangsung hampir empat tahun.

Ketegangan geopolitik yang masih berlarut serta mandeknya pembicaraan damai ini terus menekan sentimen risiko global, membatasi selera risk-on, dan berkontribusi pada konsolidasi Bitcoin sepanjang pekan ini.

Permintaan Institusional Tunjukkan Tanda Perbaikan Ringan

Permintaan institusional atas Bitcoin memperlihatkan tanda-tanda perbaikan ringan.

Menurut data SoSoValue, ETF Bitcoin spot yang terdaftar di AS mencatat arus masuk bersih sebesar US$237,44 juta hingga Kamis, setelah sebelumnya mengalami arus keluar US$87,77 juta sepekan lalu. Ini menandakan minat investor institusional sedikit membaik.

Namun, arus masuk mingguan ini masih relatif kecil dibandingkan periode pertengahan September. Agar pemulihan BTC berlanjut, arus masuk ETF perlu meningkat secara lebih signifikan.

Grafik Arus Bersih Masuk Total ETF Bitcoin Spot | Sumber: SoSoValue 

Di sisi korporasi, Strategy Inc. (MSTR) mengumumkan pada Senin bahwa mereka membeli 10.624 Bitcoin senilai US$962,7 juta antara 1–7 Desember, dengan harga rata-rata US$90.615.

Sponsored
Sponsored

Perusahaan tersebut kini memegang 660.624 BTC, dengan valuasi sekitar US$49,35 miliar. Strategy masih memiliki kapasitas besar untuk menghimpun modal tambahan, yang berpotensi membuka ruang akumulasi Bitcoin berskala besar lanjutan.

Data On-Chain Menunjukkan Tekanan Jual Mulai Mereda

Laporan mingguan CryptoQuant pada Rabu menyoroti bahwa tekanan jual atas Bitcoin mulai mereda.

Laporan tersebut mencatat bahwa deposit ke exchange menurun, seiring pelaku besar mengurangi transfer mereka ke exchange.

Grafik di bawah menunjukkan bahwa porsi total deposit dari pemain besar turun dari rata-rata 24 jam tertinggi 47% pada pertengahan November menjadi 21% per Rabu.

Pada saat yang sama, rata-rata deposit turun 36%, dari 1,1 BTC pada 22 November menjadi 0,7 BTC.

Arus Bitcoin di Exchange | Sumber: CryptoQuant

CryptoQuant menyimpulkan bahwa jika tekanan jual tetap rendah, reli pemulihan dapat mendorong Bitcoin kembali ke US$99.000. Level ini merupakan lower band Trader On-chain Realized Price, yang kerap menjadi resistance harga selama fase bear market.

Setelah level tersebut, resistance harga kunci berikutnya berada di US$102.000 (one-year moving average) dan US$112.000 (Trader On-chain Realized Price).

Rentang Harga Realisasi Trader Bitcoin

Laporan Copper Research juga menyampaikan nada optimistis untuk Bitcoin. Laporan tersebut menyebut bahwa siklus empat tahunan BTC belum mati—melainkan berevolusi.

Sejak peluncuran ETF spot, Bitcoin menunjukkan Cost-Basis Return Cycles yang berulang, seperti terpampang pada grafik berikut.

Sponsored
Sponsored
Harga Bitcoin USD Vs Biaya Dasar ETF

Fadi Aboualfa, Head of Research di Copper, mengatakan kepada FXStreet:

“Sejak ETF spot meluncur, Bitcoin bergerak dalam mini-cycle berulang, di mana harga terkoreksi ke cost basis lalu memantul sekitar 70%.”

“Dengan BTC saat ini bertengger di dekat cost basis US$84.000, pola ini mengindikasikan potensi kenaikan ke atas US$140.000 dalam 180 hari ke depan.”

“Jika cost basis naik 10–15%, seperti pada siklus sebelumnya, premi yang muncul di puncak historis menghasilkan target kisaran US$138.000 hingga US$148.000.”

Santa Rally Bitcoin di Depan Mata?

Bitcoin mencatat penurunan 17,67% pada November, mengecewakan trader yang sebelumnya mengantisipasi reli berdasarkan performa historis bulan tersebut (lihat data CoinGlass di bawah).

Desember secara historis merupakan bulan positif bagi “raja kripto”, dengan rata-rata imbal hasil 4,55%.

Imbal Hasil Bulanan Bitcoin | Sumber: CoinGlass

Dilihat dari data kuartalan, kuartal keempat (Q4) secara umum merupakan kuartal terbaik bagi BTC, dengan rata-rata imbal hasil 77,38%.

Meski demikian, performa tiga bulan terakhir tahun 2025 sejauh ini masih mengecewakan, dengan penurunan sekitar 19%.

Sponsored
Sponsored

Apakah BTC Sedang Membentuk Harga Bottom?

Grafik mingguan Bitcoin menunjukkan harga menemukan support di sekitar 100-week Exponential Moving Average (EMA) pada US$85.809, dengan dua candle hijau berturut-turut setelah koreksi empat minggu yang dimulai akhir Oktober.

Pada pekan ini, BTC diperdagangkan sedikit lebih tinggi, bertahan di atas US$92.400.

Jika pemulihan berlanjut, BTC berpotensi memperpanjang reli menuju 50-week EMA di US$99.182.

Relative Strength Index (RSI) pada grafik mingguan berada di level 40 dan mengarah naik, mengindikasikan momentum bearish mulai memudar. Agar reli pemulihan berkelanjutan, RSI perlu menembus level netral 50.

Grafik mingguan BTC/USDT

Pada grafik harian, harga Bitcoin tertolak di level 61,8% Fibonacci retracement di US$94.253 (ditarik dari low April di US$74.508 hingga all-time high US$126.199 yang tercapai pada Oktober) pada Rabu.

Namun, pada Kamis BTC memantul setelah menguji ulang support psikologis US$90.000.

Jika BTC menembus descending trendline (ditarik dari serangkaian high sejak awal Oktober) dan ditutup di atas resistance US$94.253, reli dapat berlanjut menuju level psikologis US$100.000.

RSI pada grafik harian stabil di sekitar level netral 50, menandakan belum adanya momentum kuat dari kedua sisi. Agar momentum bullish berlanjut, RSI perlu bergerak di atas level netral tersebut.

Sementara itu, indikator MACD menunjukkan bullish crossover sejak akhir November dan masih bertahan, mendukung skenario bullish.

Grafik Harian BTC/USDT

Jika BTC kembali melanjutkan koreksi turun, support kunci pertama berada di US$85.569, yang sejalan dengan 78,6% level Fibonacci retracement.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga Bitcoin di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori