Kembali

Harga Midnight (NIGHT) Terjun Bebas, tapi Holder Besar Terus Borong

author avatar

Ditulis oleh
Ananda Banerjee

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

23 Desember 2025 19.57 WIB
  • Mega whale menambah kepemilikan lebih dari 5,6% secara mingguan, meski saldo NIGHT di exchange melonjak hampir 18%.
  • Divergensi positif CMF menegaskan modal besar masih menyerap suplai, bahkan ketika harga melemah dalam jangka pendek.
  • Risiko Januari bergantung pada keberhasilan merebut kembali VWAP; kegagalan membuka ruang penurunan ke US$0,071 yang berpotensi dipercepat oleh likuidasi.
Promo

Token Midnight (NIGHT) dari ekosistem Cardano memang mencatat awal yang impresif, tetapi momentumnya tak lagi bergerak satu arah. Harga NIGHT masih melonjak hampir 300% dari titik terendah pasca peluncuran. Juga, dalam tujuh hari terakhir tetap menguat hampir 70%. Namun, sentimen pasar berubah dengan cepat.

Dalam 24 jam terakhir saja, harga NIGHT sudah drop sekitar 10% dan kini parkir di kisaran US$0,095.

Koreksi ini signifikan karena terjadi bersamaan dengan sinyal yang saling bertolak belakang di balik layar. Sejumlah data menunjukkan akumulasi berlanjut oleh pelaku besar. Sementara indikator lain mengisyaratkan tekanan jual yang meningkat, terutama dari arus masuk ke exchange yang kemungkinan terkait distribusi airdrop. Menjelang Januari 2026, arah berikutnya akan lebih ditentukan oleh perilaku modal besar ketimbang euforia sesaat.

Wallet Besar Akumulasi Midnight, tapi Pasokan di Exchange Naik Tajam

Data on-chain memperlihatkan perpecahan perilaku yang cukup kontras.

Sponsored
Sponsored

Saldo NIGHT di exchange melonjak tajam dalam 24 jam terakhir. Kepemilikan di exchange meningkat 17,97%, mendorong total saldo menjadi sekitar 166,14 juta token NIGHT. Lonjakan ini mengindikasikan aktivitas jual yang membludak.

Midnight Token Holders On BNB
Holder Token Midnight di BNB Chain | Sumber: Nansen

Mengingat Midnight baru saja menjalankan airdrop dengan skema distribusi bertahap, sebagian besar aliran ini kemungkinan berasal dari penerima awal yang memindahkan token ke exchange untuk merealisasikan profit.

NIGHT Airdrop Claims
Klaim Airdrop NIGHT | Sumber: Midnight

Namun, di saat yang sama, mega whale justru bergerak berlawanan.

Seratus alamat terbesar meningkatkan kepemilikan mereka sebesar 1,52% dalam 24 jam terakhir, meski harga sedang turun. Ini setara dengan tambahan sekitar 3,6 juta token NIGHT di hari merah.

Dalam tujuh hari terakhir, kelompok mega whale yang sama telah menambah kepemilikan lebih dari 5,6%, terus membeli baik saat harga melemah maupun menguat, sementara harga NIGHT melonjak hampir 70%.

7-Day Whale Movement
Pergerakan Whale 7 Hari | Sumber: Nansen

Perbedaan ini krusial. Sebab, arus masuk ke exchange biasanya mencerminkan tekanan jual jangka pendek, sering kali didorong ritel. Sebaliknya, akumulasi mega whale mencerminkan positioning jangka lebih panjang.

Menjelang Januari 2026, keseimbangan antara dua kekuatan ini akan jauh lebih menentukan dibanding sekadar pergerakan harga harian.

Sponsored
Sponsored

Arus Modal & Momentum Tunjukkan Modal Besar Masih Pegang Kendali

Data whale tidak berdiri sendiri. Indikator arus modal dan momentum di grafik menguatkan narasi bahwa uang besar masih berperan dominan.

Indikator pertama adalah On-Balance Volume (OBV), yang melacak apakah volume mengalir masuk atau keluar dari aset. Pada grafik 4 jam, OBV ikut melemah seiring penurunan harga dalam 24 jam terakhir, menandakan tekanan beli jangka pendek berkurang. Untuk saat ini, prospek harga NIGHT bergantung pada apakah OBV mampu bertahan di atas garis tren.

OBV Weakening
OBV Melemah | Sumber: TradingView

Namun, pelemahan OBV saja belum cukup untuk menggambarkan keseluruhan situasi.

Indikator Chaikin Money Flow (CMF) menambahkan lapisan penting. CMF mengukur apakah modal besar masuk atau keluar dari pasar.

CMF menembus garis nol pada 20 Desember dan bertahan di wilayah positif sejak saat itu. Meski sideways dalam sehari terakhir, indikator ini belum berbalik turun. Yang lebih penting, antara 22 dan 23 Desember, harga NIGHT di grafik 4 jam turun sementara CMF justru terus naik. Ini membentuk divergensi bullish.

Artinya, meski harga melemah, wallet besar tetap menyerap suplai di belakang layar.

CMF Divergence Validates Whale Interest
Divergensi CMF Validasi Minat Whale | Sumber: TradingView
Sponsored
Sponsored

Temuan ini selaras dengan data Nansen yang menunjukkan mega whale terus menambah posisi saat harga terkoreksi, meski saldo di exchange meningkat.

Satu Metrik yang Tunjukkan Betapa Pentingnya Modal Besar

Indikator VWAP (Volume-Weighted Average Price) membantu menghubungkan semua sinyal tersebut. VWAP merepresentasikan harga rata-rata berbobot volume dan sering menjadi panduan tren jangka pendek. NIGHT turun di bawah VWAP pada 22 Desember dan sejauh ini kesulitan merebutnya kembali, mencerminkan kelemahan jangka pendek dan menjelaskan mengapa momentum harga tersendat.

Namun, skenario serupa pernah terjadi sebelumnya. Pada 15 Desember, NIGHT juga sempat berada di bawah VWAP. Saat itu, CMF justru naik dari wilayah negatif, menandakan arus modal masuk. Ketika CMF menguat, harga dengan cepat merebut kembali VWAP dan melanjutkan tren naik, dengan reli yang lebih agresif ketika CMF berada di atas nol.

CMF Could Save The Price Again
CMF Bisa Selamatkan Harga Lagi | Sumber: TradingView

Riwayat ini penting. Untuk token baru, penembusan VWAP kerap terjadi selama fase distribusi awal. Yang menentukan bukan VWAP itu sendiri, melainkan apakah arus modal mendukung pemulihan, seperti yang terjadi sebelumnya.

Sederhananya, trader jangka pendek mulai mundur dan mengambil untung, tetapi pemain besar belum keluar. Selama CMF bertahan positif dan whale terus membeli saat koreksi, pelemahan saat ini lebih menyerupai fase konsolidasi ketimbang pembalikan tren penuh.

Ini menjadikan modal besar sebagai variabel kunci menuju Januari 2026.

Sponsored
Sponsored

Derivatif dan Aksi Harga NIGHT Tentukan Zona Risiko Januari 2026

Dengan arus modal yang melambat, positioning derivatif menjadi krusial menjelang Januari.

Data likuidasi tujuh hari ke depan menunjukkan pasar masih condong ke posisi long. Di Binance, eksposur likuidasi long berada di sekitar US$3,6 juta, dibandingkan sekitar US$2,9 juta di sisi short. Ketimpangan ini memang menipis setelah koreksi terbaru, tetapi long masih mendominasi.

Liquidation Map
Peta Likuidasi | Sumber: Coinglass

Situasi ini menciptakan setup yang rapuh.

Jika harga NIGHT terus melemah dan tetap di bawah VWAP, posisi long menjadi rentan. Pergerakan menuju US$0,08 berpotensi memicu likuidasi paksa dan mempercepat crash harga. Skenario ini sejalan dengan OBV yang melemah dan CMF yang mulai stagnan.

Level kunci pada grafik 12 jam membingkai arah Januari dengan jelas:

  • US$0,101 menjadi level pertama yang harus direbut kembali untuk meredakan tekanan jangka pendek.
  • US$0,120 adalah level konfirmasi utama. Penutupan harian di atasnya akan mengembalikan NIGHT ke fase price discovery dan membatalkan pelemahan saat ini.
  • US$0,071 tetap menjadi support penurunan terpenting. Penembusan di bawahnya membuka risiko retracement (koreksi) lebih dalam ke US$0,057 dan US$0,040.
NIGHT Price Analysis
Analisis Harga NIGHT | Sumber: TradingView

Menuju Januari 2026, jalurnya cukup lugas. Jika whale terus mengakumulasi, CMF kembali menguat, dan harga merebut VWAP, NIGHT berpeluang stabil dan mencoba fase ekspansi berikutnya. Namun, jika dukungan modal memudar sementara leverage tetap berat di sisi long, pasar berisiko mengalami reset berbasis likuidasi sebelum tren yang lebih berkelanjutan terbentuk.

Bagaimana pendapat Anda tentang analisis dan prediksi harga NIGHT di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori