Kembali

Apa yang Bisa Diharapkan dari Harga XRP di Februari 2026

author avatar

Ditulis oleh
Ananda Banerjee

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

31 Januari 2026 00.20 WIB
  • XRP berisiko mengalami kerugian lebih dalam di bawah US$1,69, dengan median imbal hasil Februari mendekati −8,12%.
  • Aliran masuk ETF melebihi US$1,3 miliar hingga saat ini, tapi saldo exchange menandakan tekanan dalam waktu dekat.
  • merebut kembali US$1,97 bisa membuka potensi kenaikan menuju US$2,41 jika divergensi bullish terkonfirmasi.
Promo

XRP Memasuki Februari dalam Tekanan. Token ini turun hampir 7% dalam 24 jam terakhir dan sekitar 5% selama sebulan terakhir, mencerminkan pelemahan yang semakin besar di seluruh pasar. Secara historis, Februari memang menjadi bulan yang berat untuk harga XRP. Data menunjukkan median return XRP di bulan Februari sebesar −8,12%, dengan rata-rata penurunan sebesar −5%. Pada tahun 2025, token ini bahkan turun hampir 29% di periode yang sama.

Tahun ini, sinyal teknikal dan on-chain menunjukkan risiko serupa sedang terbentuk. Namun, akumulasi selektif dan indikator momentum awal memberikan petunjuk bahwa pemulihan masih mungkin terjadi. Berikut adalah data yang tersedia.

Mengapa Koreksi Harga Sudah Diperkirakan

XRP masih bergerak di dalam channel turun jangka panjang pada grafik dua hari. Channel turun adalah pola bearish di mana harga terus membentuk lower high dan lower low di antara garis tren yang sejajar.

Sejak pertengahan 2025, pola ini menahan reli dan menekan harga makin turun. Ketika Februari yang secara historis lemah semakin dekat, XRP makin merapat ke batas bawah channel, sehingga risiko penurunan makin tinggi.

Sejarah Harga XRP
Sejarah Harga XRP: CryptoRank
Sponsored
Sponsored

Mau insight token lainnya seperti ini? Daftar ke Newsletter Harian Crypto Editor Harsh Notariya di sini.

Vasily Shilov, Chief Business Development Officer di SwapSpace, berujar pola musiman memang masih relevan, namun bukan lagi faktor utama yang menentukan pergerakan harga.

“Aliran ETF saat ini lebih bisa diandalkan sebagai penggerak arah,” terang dia.

“Pergerakan dalam range adalah hasil paling mungkin jika belum ada kejelasan di sektor ekonomi makro,” lanjutnya.

Kendati begitu, pelemahan teknikal ini sebenarnya sudah terlihat sejak lama.

Antara 2 Oktober hingga 5 Januari, XRP membentuk lower high pada harga, namun Relative Strength Index (RSI) justru mencetak higher high. RSI mengukur momentum, memperlihatkan apakah tekanan beli atau jual semakin kuat.

Pola Harga Bearish
Pola Harga Bearish: TradingView

Ketidakselarasan ini disebut hidden bearish divergence. Sering kali, ini menjadi tanda awal ketika kekuatan naik mulai melemah sebelum koreksi terjadi. Sinyal ini muncul di awal Januari, lalu disusul penurunan hampir 30%.

Sekarang, pola baru mulai terbentuk.

Antara 10 Oktober sampai 29 Januari, harga XRP mencatat lower low (masih berlangsung saat artikel ini ditulis) sementara RSI mencoba membentuk higher low. Ini menciptakan potensi bullish divergence, yang dapat menandai kelelahan tren turun.

Terbentuk Divergence
Terbentuk Divergence: TradingView

Agar sinyal ini terkonfirmasi:

  • Candle harga XRP dua hari berikutnya harus terbentuk di atas US$1,71, sehingga menegaskan pola lower low pada harga
  • RSI harus tetap di atas 32,83

Jika kedua syarat ini terpenuhi, tekanan turun menurun dan potensi rebound meningkat. Namun jika gagal, channel bearish masih tetap mendominasi.

Sponsored
Sponsored

Money Flow dan Aktivitas Whale Tunjukkan Sinyal Campuran

Sementara harga XRP sedang bergerak turun, data arus modal justru menunjukkan gambaran yang lebih kompleks.

Chaikin Money Flow (CMF), yang melacak tekanan beli dari institusi dan wallet besar, mengalami kenaikan di periode 5 Januari hingga 25 Januari, meskipun harga turun. Ini membentuk bullish divergence.

Artinya, pemain besar — kemungkinan institusi — telah mengakumulasi XRP secara diam-diam selama koreksi harga.

CMF Naik
CMF Naik: TradingView

Data aliran ETF juga mendukung tren ini. Walau secara keseluruhan aliran ETF Januari masih net negatif akibat outflow besar pada 21 Januari, arus masuk bersih mulai membaik mendekati akhir bulan. Bar hijau terakhir menunjukkan minat institusional yang mulai tumbuh kembali.

Arus ETF XRP
Arus ETF XRP: Glassnode

Shilov menuturkan bahwa volatilitas ETF di bulan Januari mencerminkan kehati-hatian ekonomi makro yang lebih luas dan bukan kelemahan struktural permintaan XRP.

Ia menjelaskan bahwa meski tekanan makro membuat investor lebih memilih aset aman seperti emas dan perak, exchange-traded fund (ETF) XRP spot tetap mencatat arus masuk lebih dari US$1,3 miliar sejak peluncuran dan belum pernah membukukan penebusan bersih dalam sebulan.

“Skala dan konsistensi arus masuk menggambarkan tren pembalikan sepertinya kecil kemungkinannya untuk saat ini,” komentar Shilov.

Tapi, data dari exchange menantang pandangan optimistis ini.

Saldo arus XRP di exchange melonjak drastis sejak 17 Januari, berubah dari −7,64 juta menjadi +3,78 juta. Yang mengkhawatirkan adalah pola pergerakannya.

Sponsored
Sponsored
Arus XRP di Exchange
Arus XRP di Exchange: Santiment

Tiga puncak arus masuk secara berurutan muncul pada 25, 27, dan 29 Januari. Pola yang mirip juga terbentuk sebelumnya pada 4, 8, dan 13 Januari. setelah itu, harga XRP turun dari US$2,10 ke US$1,73, atau sekitar 18%. Hal ini membuat struktur arus masuk saat ini menjadi sinyal risiko yang jelas meski ada optimisme terkait ETF.

Shilov menambahkan, permintaan ETF saja masih belum cukup kuat untuk sepenuhnya melindungi XRP dari tekanan pasar yang lebih luas. Berdasarkan data perdagangan SwapSpace, ia menyebut pergerakan jangka pendek XRP masih mengikuti tren Bitcoin dan sentimen risiko makro saat arus ETF menjadi tidak stabil.

“Arah BTC, tekanan makro, dan posisi derivatif kemungkinan akan menentukan selera risiko dalam waktu dekat,” papar Shilov.

Whale XRP Hadirkan Perspektif Menarik

Perilaku whale memberikan lapisan analisis tambahan.

Wallet yang memegang lebih dari 1 miliar XRP terus menambah akumulasi sejak awal Januari, yaitu saat harga mulai terkoreksi. Kepemilikan mereka meningkat dari 23,35 miliar menjadi 23,49 miliar XRP, menandakan penempatan modal signifikan saat harga sedang lemah.

Whale Terus Menambah
Whale Terus Menambah: Santiment

Berbeda dengan tahun lalu, dimana whale besar menunggu hingga akhir Februari untuk membeli, sekarang mereka membangun posisi lebih awal pada siklus kali ini. Hal ini mengurangi potensi penurunan tajam, namun tidak menghilangkan risiko penurunan dalam jangka pendek.

Shilov mengingatkan bahwa akumulasi holder besar harus dilihat dalam konteks yang tepat. Ia berkata bahwa pola saat ini lebih mirip dengan posisi taktis, bukan keyakinan kuat.

“Akumulasi stabil harus berlangsung bersamaan dengan arus masuk ETF yang stabil,” ujar Shilov.

“Jika tidak, pembelian bisa cepat mengering jika tekanan makro meningkat.”

Sponsored
Sponsored

Sinyal yang muncul saling bertentangan, sehingga penurunan 5% di bulan Januari terjadi, dan tidak menjadi separah penurunan hampir 15% pada Desember 2025.

Level Support Utama, Risiko Penurunan, dan Skenario Pemulihan Harga XRP

Struktur harga XRP saat ini membuat level-level penting sangat jelas. Zona pertama yang harus dipertahankan XRP adalah US$1,71–US$1,69. Penutupan selama dua hari berturut-turut di bawah area ini akan melemahkan support channel dan membuka peluang breakdown yang lebih besar.

Jika ini terjadi, support utama berikutnya berada di kisaran US$1,46. Penurunan yang bertahan di bawah US$1,46 bisa memicu penjualan besar dan membuat XRP berisiko turun lebih dalam ke sekitar US$1,24.

Skenario ini menjadi lebih mungkin jika arus masuk ke exchange terus naik dan permintaan ETF gagal menguat.

Di sisi atas, peluang pemulihan bergantung pada satu level penting. XRP harus merebut kembali US$1,97 pada penutupan dua hari berturut-turut. Ini akan menjadi sinyal breakout di atas resistance jangka pendek serta menandakan pembeli mulai kembali mengendalikan harga. Level XRP ini sudah disorot oleh analis BeInCrypto kemarin.

Analisis Harga XRP
Analisis Harga XRP: TradingView

Jika pergerakan di atas US$1,97 terkonfirmasi, jalan menuju US$2,41 terbuka, sejalan dengan level resistance channel dan Fibonacci utama.

Ke depan, Shilov mengatakan konfirmasi terkuat untuk breakout bullish adalah kembalinya arus masuk ETF yang konsisten, seperti yang terjadi pada periode peluncuran di bulan November.

“Arus dana masuk mingguan antara US$80 juta sampai US$200 juta akan membangun momentum kuat di atas US$2,10,” ujar dia.

Ia juga memberi petunjuk terkait level breakdown yang sejalan banget dengan analisis kami:

“Jika kondisi geopolitik global atau ekonomi makro makin memburuk, penurunan XRP bisa semakin dalam dan mendorong aset ini turun di bawah US$1,70,” terang dia.

Sekarang, pertarungan fokus pada support US$1,69 dan resistance US$1,97. Level mana yang jebol lebih dulu kemungkinan besar akan menentukan arah harga XRP untuk sisa bulan Februari.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori