Kembali

Presiden Argentina Dilaporkan Terima US$5 Juta untuk Promosikan Aset Kripto LIBRA

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

17 Maret 2026 01.48 WIB

Penyelidik Argentina mengungkap bukti yang menunjukkan Presiden Javier Milei sebelumnya telah setuju pada kontrak senilai US$5 juta untuk mempromosikan token LIBRA. Informasi ini berasal dari dokumen yang baru-baru ini bocor, dilaporkan oleh media lokal pada 16 Maret.

Pihak berwenang dilaporkan menemukan dokumen ini dari sebuah ponsel ketika melakukan pemeriksaan forensik yang terkait dengan penyelidikan yang sedang berlangsung.

Disponsori
Disponsori

Pengungkapan Lebih Mengerikan pada Skandal LIBRA

Dalam kontrak yang diduga itu, Milei akan secara terbuka mendukung aset digital tersebut di media sosial sebagai imbalan pembayaran. Para penyelidik tengah memeriksa apakah promosi tersebut ikut memicu lonjakan cepat harga token itu sesaat setelah peluncurannya.

Sementara itu, materi bocoran yang sama juga menunjukkan Milei diduga beberapa kali berbicara dengan pebisnis Argentina, Mauricio Novelli, beberapa menit sebelum aset kripto itu resmi mengudara.

Novelli dituduh mengenalkan presiden kepada Hayden Davis, pengusaha asal Amerika yang dikenal luas sebagai pencipta token LIBRA.

Catatan telepon yang disampaikan dalam bocoran ini mengindikasikan Milei melakukan lima panggilan dengan Novelli sebelum peluncuran, dan dua panggilan lagi tak lama setelah memposting tentang token tersebut di X.

Catatan itu juga memperlihatkan komunikasi dengan sekretaris presiden, Karina Milei, dan penasehat Santiago Caputo, menurut laporan investigasi tersebut.

Perkembangan terbaru ini bertentangan dengan pernyataan Milei sebelumnya, yang menyampaikan bahwa ia tidak mengenal detail proyek tersebut dan hanya “membagikan” informasi tentangnya di media sosial.

Kontroversi ini bermula pada 14 Februari 2025, ketika Milei memposting secara daring dukungan kepada token LIBRA serta proyek “Viva la Libertad” yang berkaitan dengannya.

Dukungan tersebut memicu aksi beli besar-besaran yang sempat membuat harga token melambung tinggi, sebelum akhirnya anjlok hanya dalam hitungan jam.

Pihak berwenang Argentina dan penyelidik dari Amerika Serikat tengah menelusuri kasus ini sebagai dugaan penipuan aset kripto. Milei belum dikenakan dakwaan atas tuduhan apa pun.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori