OKX, salah satu crypto exchange global terdepan, kembali menegaskan komitmennya pada transparansi melalui laporan Proof of Reserves (PoR) edisi ke-38. Berdasarkan snapshot data per 11 Desember 2025, laporan ini menunjukkan pertumbuhan solid pada aset-aset utama pengguna. Di antaranya yakni Bitcoin (BTC), Ethereum (ETH), dan USDT.
Yang menarik, kenaikan saldo ini terjadi tanpa adanya penarikan masif, sebuah sinyal kuat bahwa kepercayaan pengguna pada OKX tetap utuh. Stabilitas ini menggarisbawahi posisi OKX sebagai platform yang dinilai aman untuk menyimpan aset, bahkan saat volatilitas pasar masih mengintai.
SponsoredBitcoin Tetap Stabil, User Betah Simpan Aset di Platform
Saldo Bitcoin milik pengguna OKX kini mencapai sekitar 130.507 BTC, naik tipis 68 BTC atau 0,05% dibandingkan laporan pada 19 November sebelumnya. Kenaikan moderat ini justru mencerminkan kestabilan kepemilikan, alih-alih arus keluar dana yang signifikan.
Di saat pasar sedang fluktuatif, banyak crypto exchange lain kerap mencatat penurunan saldo BTC karena pengguna memindahkan aset ke wallet pribadi. Namun, di OKX, pengguna cenderung mempertahankan posisi mereka. Ini jadi indikator kepercayaan yang konsisten pada platform.
OKX memastikan setiap saldo Bitcoin pengguna tercover sepenuhnya oleh cadangan on-chain dengan rasio di atas 100%, sesuai prinsip backing satu banding satu.
Sementara itu, Ethereum menunjukkan pertumbuhan yang lebih mencolok, dengan total kepemilikan ETH pengguna mencapai sekitar 1,645 juta ETH—naik 34.431 ETH atau 2,14% sejak laporan terakhir.
Peningkatan ini mencerminkan aktivitas yang semakin aktif di ekosistem Ethereum. Mulai dari staking, DeFi, NFT, hingga solusi layer-2 (L2) yang terus berkembang. Pergerakan ETH di exchange sering kali lebih didorong oleh utilitas nyata ketimbang sekadar spekulasi harga.
SponsoredTak mau kalah, saldo USDT pengguna juga mencatat lonjakan spektakuler. Angkanya mencapai sekitar 11,185 miliar USDT atau naik 454 juta USDT (4,23%) dalam waktu kurang dari satu bulan.
Kenaikan stablecoin ini menunjukkan bahwa pengguna tengah menjaga likuiditas dan fleksibilitas, terutama di tengah volatilitas pasar. Token OKB sendiri juga tercatat naik sekitar 1,08% pada periode yang sama.
“Laporan Proof of Reserves ke-38 ini kembali menegaskan fokus kami pada transparansi dan perlindungan aset pengguna. Pertumbuhan aset yang stabil, tanpa adanya tekanan penarikan besar, menunjukkan bahwa pengguna tetap percaya pada sistem, likuiditas, dan pendekatan pengelolaan risiko yang kami terapkan,” ujar Ferry, Growth Manager OKX Wallet.
“Kami percaya bahwa transparansi yang dapat diverifikasi secara publik adalah fondasi penting bagi pertumbuhan industri kripto secara berkelanjutan, terutama dalam membangun kepercayaan jangka panjang pengguna,” imbuhnya.
Transparansi Rutin dengan Verifikasi Publik
OKX secara konsisten merilis laporan PoR setiap bulan. Ini memungkinkan siapa pun untuk memverifikasi secara independen, menggunakan teknologi Merkle Tree, bahwa aset pengguna didukung penuh 1:1. Rasio cadangan yang selalu berada di atas 100% menjamin solvabilitas platform, bahkan dalam kondisi pasar yang menantang.
Data terbaru ini menunjukkan bahwa pengguna OKX tetap aktif dan nyaman mempertahankan eksposur pada aset kripto utama, dengan likuiditas yang solid dan suasana pasar yang relatif kondusif.
Sebagai salah satu pionir industri, OKX bertekad untuk terus membangun fondasi kepercayaan melalui verifikasi independen ini. Platform ini menyediakan ekosistem lengkap untuk trading aset digital, wallet Web3, serta berbagai solusi DeFi. Hingga kini, OKX telah melayani lebih dari 60 juta pengguna di 180 negara dengan fokus utama pada transparansi, keamanan, dan inovasi.
Bagaimana pendapat Anda tentang laporan PoR teranyar OKX serta sederet prestasinya di atas? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!