Aturan baru yang diusulkan oleh Departemen Tenaga Kerja AS bisa memperluas pilihan investasi 401(k) melebihi saham dan obligasi tradisional.
Aturan ini akan mempermudah rencana pensiun 401(k) untuk memasukkan aset alternatif seperti aset kripto, ekuitas privat, dan properti.
Potensi Perubahan untuk Tabungan Pensiun
Proposal ini, yang dikeluarkan oleh Employee Benefits Security Administration, mengikuti perintah eksekutif dari Presiden Donald Trump pada Agustus 2025. Tujuannya untuk memperluas akses investor 401(k) ke aset alternatif agar potensi hasil investasi meningkat dan portofolio lebih terdiversifikasi.
“Order tersebut mengarahkan Securities and Exchange Commission untuk memfasilitasi akses ke aset alternatif bagi rencana tabungan pensiun iuran pasti yang diarahkan peserta dengan merevisi regulasi dan pedoman yang berlaku,” bunyi teks tersebut.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Menkeu Scott Bessent menjelaskan proposal ini sebagai langkah awal untuk menjalankan perintah eksekutif Trump “dengan cara yang aman dan cerdas.” Ia menekankan bahwa aturan ini bertujuan memperluas pilihan investasi pensiun bagi jutaan warga AS dengan tetap mengutamakan perlindungan dana pensiun tersebut.
“Aturan yang diusulkan ini akan menunjukkan bagaimana rencana bisa mempertimbangkan produk yang lebih mencerminkan lanskap investasi saat ini. Keragaman yang lebih luas ini akan mendorong inovasi dan menjadi kemenangan besar bagi pekerja Amerika, pensiunan, dan keluarga mereka,” ujar Menteri Tenaga Kerja AS, Lori Chavez-DeRemer, lewat pernyataannya.
Proposal ini muncul saat pasar kripto maupun kredit privat sedang menghadapi tekanan. Meski begitu, aset kripto tetap menunjukkan ketahanan di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung.
Di sisi lain, pasar kredit privat sedang mengalami tekanan hebat akibat kekhawatiran mengenai disrupsi AI yang mengikis kepercayaan pada portofolio pinjaman berbasis software. Dampaknya, terjadi lonjakan permintaan pencairan dana di sektor ini, sehingga perusahaan-perusahaan besar seperti BlackRock, Apollo, dan lainnya terpaksa membatasi penarikan investor karena permintaan keluar jauh melampaui batasan triwulanan.
Langganan channel YouTube kami untuk menyaksikan pemimpin dan jurnalis memberikan wawasan ahli