Kembali

World Liberty Financial Hadapi Dilema: Investor Harus Kunci Satu-satunya Jalan Keluar untuk Pertahankan Hak Suara

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

09 Maret 2026 01.40 WIB
  • Holder WLFI harus staking token yang tidak terkunci selama 180 hari atau kehilangan hak suara.
  • Token yang dipertaruhkan hanyalah 20% yang saat ini bisa dijual oleh investor.
  • Hampir 99% pemilih yang berpartisipasi mendukung proposal tersebut sejauh ini.
Promo

World Liberty Financial (WLFI) sedang mendorong sebuah proposal tata kelola yang akan mencabut hak suara dari token yang tidak terkunci, kecuali holder setuju untuk mengunci token mereka minimal selama 180 hari.

Token yang sama juga menjadi satu-satunya aset likuid bagi para investor.

Disponsori
Disponsori

Kebuntuan Tata Kelola World Liberty Financial

Pemungutan suara dibuka pada 5 Maret dan akan ditutup pada 13 Maret, jadi hanya tersisa empat hari lagi. Sampai akhir pekan, lebih dari 99% holder token yang ikut serta memilih setuju. Akan tetapi, hanya sekitar 1% dari total suplai sebanyak 100 miliar token yang telah memberikan suara.

Proposal: Sistem Staking Tata Kelola WLFI
Proposal: Sistem Staking Tata Kelola WLFI | Sumber: World Liberty Financial

WLFI berhasil mengumpulkan lebih dari US$550 juta lewat penjualan token yang digelar antara Oktober 2024 hingga Maret 2025. Investor awal membeli token dengan harga antara US$0,05 hingga US$0,15 per token.

Saat ini, token WLFI diperdagangkan di kisaran US$0,099, turun lebih dari 50% sejak sebagian token bisa diperdagangkan bebas.

Performa Harga World Liberty Financial (WLFI)
Performa Harga World Liberty Financial (WLFI) | Sumber: BeInCrypto

Sekitar 80% kepemilikan investor eksternal masih terkunci tanpa jadwal rilis yang diumumkan. Proposal ini menargetkan 20% token sisanya yang saat ini bisa diperdagangkan bebas.

Menurut rencana, token yang tidak terkunci akan kehilangan hak tata kelolanya kecuali holder mengunci token tersebut setidaknya selama 180 hari dengan imbal hasil tahunan sebesar 2%. Imbal hasil ini dibayar dalam token WLFI, dan tim bisa mengubah tingkat imbal hasil tersebut.

Disponsori
Disponsori

Keputusan tata kelola yang dipengaruhi oleh pemungutan suara ini termasuk menentukan kapan 80% token yang terkunci akan dirilis.

“Tidak memberikan jadwal unlock dalam sebuah proyek adalah sesuatu yang tidak biasa; biasanya angka-angka seperti ini sudah ditentukan sejak peluncuran token. Di sinilah transparansi sangat penting,” papar media TradFi melaporkan, mengutip Lex Sokolin, managing partner di Generative Ventures.

Investor Terbelah, Whale Diuntungkan

Holder token Morten Christensen, yang menjalankan AirdropAlert.com, mengungkapkan bahwa ia berencana untuk memilih menolak proposal ini.

“Dengan WLFI, para investor masuk tanpa tahu apa-apa,” komentar Morten Christensen.

Christensen juga berpendapat bahwa staking biasanya menekan nilai token. Para peserta sering membeli untuk staking sekaligus melakukan short pada posisi yang sepadan, sehingga menciptakan tekanan jual yang konsisten.

Proposal ini juga mengatur bahwa holder yang staking minimal 50 juta WLFI akan mendapat akses langsung ke tim proyek untuk pembahasan kemitraan.

Para pengkritik menyatakan bahwa aturan ini menciptakan struktur dua tingkat yang menguntungkan holder besar dan merugikan investor kecil.

Andrei Grachev, managing partner di DWF Labs yang membeli WLFI senilai US$25 juta tahun lalu, menegaskan bahwa perusahaannya tidak memiliki rencana menambah kepemilikan sebelum token menjadi likuid.

“Kami masih holder coin WLFI, tetapi coin ini terkunci dan sebelum menjadi likuid, kami tidak ada rencana untuk investasi lebih lanjut,” Bloomberg melaporkan, mengutip Grachev.

Tim proyek membela proposal ini pada 5 Maret. Menurut mereka, keputusan tata kelola harus mencerminkan peserta yang sejalan dengan arah pengembangan jangka panjang ekosistem, bukan trader jangka pendek.

Apa Kata Para Pendukung

Tidak semua orang memandang situasi ini secara negatif. Beberapa pendukung berpendapat WLFI sedang membangun infrastruktur besar di balik debat publik ini.

Pendukung meyakini adanya rencana permohonan izin sebagai bank nasional AS, pengembangan infrastruktur lintas chain untuk akses institusi, serta sistem pasar lending langsung, di mana pengguna sudah bisa menyetor dan meminjam aset.

Meskipun begitu, hasil voting tata kelola ini bisa saja menyelesaikan kekhawatiran investor — atau justru makin memperdalamnya, tergantung tindak lanjut selanjutnya.

Khususnya, apakah tim akan merilis jadwal unlock sebelum batas waktu tanggal 12 Maret.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori