Kembali

Buterin dari Ethereum Serukan Alat ‘Web Berdaulat’ untuk Lawan Kontrol Korporasi

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 Januari 2026 02.24 WIB
  • Vitalik Buterin Berpendapat Internet Modern Lebih Mengutamakan Profit Korporasi lewat Ekstraksi Data, Manipulasi Engagement, dan Platform Tertutup
  • Sebaliknya, ia menyerukan perubahan menuju "web berdaulat" yang dibangun dengan alat lokal yang mengutamakan privasi dan melindungi dari ketergantungan psikologis terhadap pengaruh algoritma.
  • Buterin Juga Mengajak Pengembang untuk Menolak Desain Keuangan Spekulatif dan Sistem AI Pasif demi Teknologi Terbuka
Promo

Vitalik Buterin, co-founder Ethereum, mengajak pengembangan alat digital yang mengutamakan kemandirian dan privasi pengguna.

Pada pernyataan tanggal 10 Januari di platform media sosial X, Buterin menegaskan bahwa para pengembang harus berfokus pada pembangunan “web yang berdaulat” yang melindungi pengguna dari manipulasi psikologis korporat dan pengambilan data secara besar-besaran.

Sponsored
Sponsored

Vitalik Buterin Paparkan Rencana untuk ‘Sovereign Web’ yang Bebas dari Big Tech

Buterin melontarkan kritik tajam kepada ekosistem internet saat ini, yang ia sebut “corposlop.”

Ia menjelaskan bahwa kondisi ini merupakan gabungan antara branding yang terlihat profesional dengan optimalisasi korporat yang agresif demi memaksimalkan laba, tetapi mengorbankan kebebasan pengguna.

Menurut Buterin, lingkungan seperti ini ditandai oleh keseragaman yang “tanpa jiwa.” Di sini, perusahaan teknologi besar lebih mengutamakan metrik interaksi jangka pendek, seperti algoritma yang memicu dopamin dan kemarahan buatan, daripada nilai jangka panjang yang sesungguhnya.

Ia secara khusus menyoroti praktik pengumpulan data dalam jumlah masif yang tidak perlu dan “taman tertutup” yang mengenakan biaya monopoli sambil sengaja menghalangi interoperabilitas.

Buterin menegaskan bahwa mekanisme seperti ini menyebabkan layanan hanya sekadar ilusi, karena sebenarnya memberdayakan pengguna secara sistematis.

Sponsored
Sponsored

Melawan model komersial seperti ini, co-founder Ethereum tersebut mengajukan konsep kedaulatan digital yang baru.

Selama ini, istilah “kedaulatan” lebih sering berarti menghindari sensor pemerintah pada awal 2000-an. Tapi, Buterin berpendapat bahwa definisi modern perlu diperluas agar mencakup perlindungan atas otonomi psikologis setiap orang.

“[Kedaulatan] berarti melakukan sesuatu karena Anda meyakininya, dan mendeklarasikan kemerdekaan dari konsep homogenisasi yang menguras jiwa bernama ‘meta’,” papar Buterin.

Kedaulatan yang sesungguhnya, lanjut Buterin, memerlukan alat kriptografi yang melindungi individu dari upaya korporasi untuk mengambil perhatian dan modal mereka.

“Saya harus akui bahwa para bitcoin maksimalis sudah jauh di depan: alasan utama mereka menentang ICO, token selain bitcoin, aplikasi finansial sembarangan, dsb, memang soal menjaga bitcoin tetap ‘berdaulat’ dan bukan ‘corposlop’,” tulis Buterin

Untuk mewujudkan web yang berdaulat, Buterin menyusun roadmap khusus bagi para pengembang. Ia mengajak membuat aplikasi lokal yang menjaga privasi dan meminimalkan ketergantungan kepada pihak ketiga.

Lalu, Buterin menekankan pentingnya alat keuangan yang bisa mendukung akumulasi kekayaan secara berkelanjutan. ia juga secara tegas menolak platform yang menawarkan spekulasi leverage tinggi atau perilaku seperti “taruhan olahraga.”

Pernyataan Buterin diakhiri dengan ajakan untuk membangun sistem kecerdasan buatan terbuka yang memadukan produktivitas manusia dan mesin, bukan membuat pengguna jadi pasif.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori