Ripple mengonfirmasi konferensi utama Swell 2026 akan kembali digelar di New York pada tanggal 27 hingga 29 Oktober. Untuk pertama kalinya, perusahaan juga akan menggabungkan XRPL Apex developer summit ke dalam satu rangkaian acara yang sama.
Pengumuman Swell 2026 ini muncul tak lama setelah Ripple membagikan unggahan misterius, yang semakin menambah perhatian terhadap acara XRP Las Vegas yang akan datang.
Satu Panggung untuk Dunia Keuangan dan Para Builder
Swell, yang pertama kali digelar tahun 2017, biasanya menghadirkan perwakilan bank, perusahaan pembayaran, regulator, dan mitra perusahaan besar. Sementara XRPL Apex berfungsi sebagai ajang resmi developer summit yang membahas smart contract, tokenisasi, dan diskusi roadmap untuk XRP Ledger.
Ripple menjelaskan bahwa penggabungan kedua acara ini akan mempertemukan seluruh bagian ekosistem mereka dalam satu ruangan, sehingga tidak terjadi pemisahan peserta karena perbedaan jadwal.
Pendaftaran pembicara telah dibuka pada 14 April 2026. Perusahaan juga memastikan Swell akan kembali ke New York untuk tahun kedua, menurut situs acara tersebut.
Acara ini digelar ketika XRP diperdagangkan mendekati US$1,42 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$87 miliar, menurut data CoinGecko. Capaian ini menempatkan XRP sebagai aset keempat terbesar di dunia berdasarkan nilai. Momentum ini juga didukung oleh program pendanaan XRPL Ripple yang berkembang dan meningkatnya minat tokenisasi aset dunia nyata.
Strategi Besar Ripple
Penggabungan kedua konferensi ini menandakan upaya Ripple agar XRP tak hanya dikenal sebagai aset ritel, tetapi juga sebagai infrastruktur keuangan. Acara edisi sebelumnya, Swell 2025, menghadirkan pejabat BlackRock dan Nasdaq serta fokus pada pasar tokenisasi.
Menghadirkan Apex di acara utama membuka peluang bagi Ripple untuk menampilkan aktivitas builder di samping tawaran bagi institusi, mulai dari peluncuran EVM sidechain, adopsi smart contract, hingga diskusi awal soal staking XRPL.
Cakupan yang lebih luas ini bisa membantu investor menilai apakah pemanfaatan XRP sejalan dengan narasi harga asetnya saat ini.
Tidak semua anggota komunitas setuju bahwa satu panggung bisa memfasilitasi semua peserta. Sebagian holder XRP di X menyambut format gabungan ini, namun yang lain khawatir sesi untuk pengembang akan tersisih oleh agenda perusahaan besar.
Agenda lengkap Ripple dalam beberapa minggu ke depan akan membuktikan apakah langkah ini berhasil. Pemilihan New York sebagai lokasi juga semakin menegaskan kota tersebut sebagai pusat narasi keuangan Ripple untuk tahun kedua secara berturut-turut.





