Kembali

Royaltiz Hadirkan Tokenisasi Atlet ke Solana dengan Peluncuran Eduardo Camavinga

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Bradley Peak

editor avatar

Diedit oleh
Dmitriy Maiorov

09 Maret 2026 21.30 WIB

Aset fully onchain pertama milik atlet di platform ini menandai pergeseran menuju tokenisasi desentralisasi bakat olahraga jelang Piala Dunia FIFA 2026.

Tokenisasi telah menjadi salah satu topik yang paling banyak dibicarakan di dunia aset kripto dalam dua tahun terakhir. Kebanyakan proyek blockchain yang bereksperimen dengan konsep ini berfokus pada aset keuangan seperti sekuritas treasury, real estat, atau kredit swasta.

Meski begitu, ada beberapa platform yang memilih jalur berbeda.

Royaltiz, platform blockchain yang fokus pada tokenisasi bakat, akan meluncurkan aset digital yang terkait dengan bintang sepak bola Prancis Eduardo Camavinga di Solana. Peluncuran ini menjadi token atlet fully on-chain pertama milik perusahaan sekaligus memperkuat integrasi mereka dengan infrastruktur terdesentralisasi.

Aset digital ini memungkinkan pengguna untuk membeli, menjual, dan memperdagangkan token yang nilainya mengacu pada popularitas serta momentum karier Camavinga di marketplace Royaltiz.

Mengubah Fandom Menjadi Kepemilikan

Fandom olahraga secara tradisional merupakan hubungan satu arah.

Fan mendukung atlet dengan membeli merchandise, menonton pertandingan, dan mengikuti perjalanan karier para atlet secara online. Tapi, ketika popularitas seorang atlet meningkat, para pendukungnya jarang benar-benar ikut merasakan keuntungan finansialnya.

Royaltiz menawarkan model yang berbeda.

Lewat platform ini, fan dapat membeli token digital bernama ROY, yang memberi eksposur kepada pengaruh budaya dan popularitas seorang atlet. Token ini bisa diperjualbelikan di platform tersebut, dan berpotensi memberikan reward berdasarkan metrik keterlibatan sosial dan aktivitas komunitas.

Ide ini mencerminkan eksperimen yang lebih luas di ekonomi kreator, di mana para pengembang blockchain tengah mencari cara menghubungkan partisipasi audiens dengan kepemilikan digital.

Royaltiz sering merangkum gagasan ini dengan sederhana: buy adalah like yang baru.

Pendekatan Sebelumnya untuk Blockchain di Dunia Olahraga

Royaltiz bukanlah proyek pertama yang mengeksplorasi persilangan antara olahraga dan blockchain.

Beberapa tahun terakhir, platform seperti Chiliz dan Socios telah memperkenalkan fan token yang dikaitkan dengan klub-klub sepak bola besar seperti Barcelona, Paris Saint-Germain, dan Juventus. Melalui token ini, pendukung tim bisa ikut voting, mengikuti program reward, serta menikmati berbagai pengalaman digital yang terhubung dengan klub favorit mereka.

Beberapa inisiatif blockchain sebelumnya juga pernah berfokus pada individu, bukan hanya tim. Platform kreator seperti Rally memungkinkan influencer dan kreator digital untuk meluncurkan social token yang terhubung dengan komunitas penggemarnya.

Model Royaltiz berada di tengah-tengah pendekatan itu dengan fokus pada aset digital yang langsung terhubung ke atlet individual dan momentum budayanya.

Aset Fully Onchain Pertama Camavinga

Peluncuran token Camavinga menjadi aset fully onchain pertama milik atlet di Royaltiz.

Mulai 9 Maret pukul 19.00 UTC, pengguna sudah bisa memperdagangkan ROY Camavinga secara langsung di marketplace Royaltiz, serta akan ada integrasi likuiditas yang menghubungkan token tersebut dengan infrastruktur trading terdesentralisasi.

Peluncuran ini juga akan terintegrasi dengan Aerodrome, decentralized exchange yang menjadi native di Base, sehingga opsi likuiditas di ekosistem DeFi menjadi semakin luas.

Pihak Royaltiz percaya bahwa Camavinga adalah atlet yang paling pas untuk meluncurkan model ini pertama kali.

“Camavinga mewakili jenis atlet yang memang menjadi target utama model ini,” ujar Kevin Crouvizier, Co-founder Royaltiz, kepada BeInCrypto. “Ia memiliki basis penggemar global yang terus berkembang pesat, dan dengan Piala Dunia yang sebentar lagi digelar di Amerika Serikat, sorotan terhadap pemain seperti dia pasti akan semakin meningkat. Tujuan kami adalah memberi penggemar cara agar mereka juga bisa ikut terlibat dalam momentum itu.”

Titik Masuk Konsumen Baru untuk Tokenisasi

Tokenisasi seringkali identik dengan keuangan institusional. Pemerintah, bank, dan manajer aset bereksperimen dengan versi blockchain dari sekuritas tradisional.

Royaltiz menawarkan pendekatan dari sisi budaya. Alih-alih men-token-kan instrumen finansial, platform ini melakukan tokenisasi atas pengaruh manusia dan keterlibatan penggemar.

Atlet menjadi aset digital yang nilainya merepresentasikan gabungan antara performa, atensi global, dan permintaan dari komunitas.

Pendekatan ini memberikan titik masuk yang lebih ramah konsumen ke sektor real-world asset (RWA) yang lebih luas.

Peran Solana yang Semakin Besar di Aset Kripto Konsumen

Peluncuran di Solana menempatkan Royaltiz di tengah ekosistem aplikasi kripto untuk konsumen yang saat ini pertumbuhannya paling pesat.

Jaringan ini dikenal memiliki transaksi berkecepatan tinggi dan biaya rendah, sehingga sangat menarik bagi platform yang mengandalkan komunitas pengguna dalam jumlah besar.

Sepanjang tahun lalu, Solana telah mengalami lonjakan aplikasi yang berkaitan dengan game, media sosial, dan koleksi digital.

Royaltiz berharap fandom olahraga juga bisa menjadi use case besar berikutnya.

Dengan menempatkan aset atlet langsung di on-chain, platform ini membuka peluang integrasi lebih dalam dengan alat decentralized finance, seperti liquidity pool, protokol lending, serta pasar terkomposisi lainnya.

Menentukan Waktu Peluncuran Menjelang Piala Dunia

Pemilihan Camavinga juga mencerminkan strategi waktu yang tepat.

Gelandang muda ini dengan cepat menjadi salah satu pemain paling dikenal di generasinya, baik di level klub maupun bersama tim nasional Prancis.

Piala Dunia FIFA 2026 yang akan diadakan di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, diperkirakan akan membawa perhatian global terhadap sepak bola yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Peningkatan perhatian tersebut juga bisa memicu permintaan lebih besar terhadap aset digital yang terhubung dengan pemain yang tengah naik daun secara internasional.

Munculnya Talenta yang Ditokenisasi

Peluncuran Royaltiz menyoroti perubahan besar yang sedang terjadi di pasar blockchain secara luas.

Tokenisasi kini berkembang melampaui aset keuangan, merambah ke bidang budaya dan hiburan.

Mulai dari royalti musik hingga ekonomi kreator, para pengembang blockchain semakin banyak bereksperimen dengan cara menjadikan pengaruh sebagai aset yang bisa diprogram.

Tokenisasi atlet mungkin akan menjadi langkah berikutnya dari tren tersebut.

Jika model ini semakin diminati, hubungan antara fans dan atlet bisa berkembang lebih dari sekadar dukungan biasa.

Hubungan itu dapat berubah menjadi perjalanan keuangan bersama.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori