Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, hadir secara langsung dalam konferensi pers pada hari Kamis dan langsung menanggapi klaim palsu yang menyebutkan dirinya telah meninggal dunia.
“Saya masih hidup, dan kalian semua adalah saksinya,” tutur Netanyahu kepada para jurnalis.
Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung
Kehadiran langsung ini merupakan pengarahan publik pertamanya secara langsung setelah perang antara AS-Israel dan Iran dimulai. Sebelumnya, beredar spekulasi viral di internet yang menyebutkan pemimpin Israel itu telah meninggal dunia dan pemerintahnya menggunakan kecerdasan buatan untuk menutupinya.
Selain itu, rumor tentang kematian tersebut semakin menyebar setelah pengguna media sosial mengamati dengan seksama video pernyataan Netanyahu baru-baru ini dan mengklaim video itu dibuat oleh AI. Kantor Netanyahu pun telah menegaskan bahwa perdana menteri dalam keadaan “baik-baik saja” dan menepis tuduhan yang beredar sebagai berita bohong.
Walaupun begitu, spekulasi masih terus beredar di dunia maya. Konferensi pers langsung pada hari Kamis pun telah menuntaskan isu ini untuk selamanya. Netanyahu menyatakan bahwa dirinya sudah, dalam kata-katanya sendiri, “menghapus kabar bohong ini.”
Sementara itu, konferensi pers terbarunya berlangsung di tengah eskalasi perang AS-Israel-Iran. Iran juga meningkatkan serangan ke fasilitas energi di seluruh Teluk.
Serangan itu, yang merupakan respons dari Israel yang menyerang ladang gas utama Iran, menimbulkan kegemparan di pasar energi. Netanyahu juga menuturkan bahwa Israel “bertindak sendiri” terhadap fasilitas gas Asaluyeh. Ia menambahkan,
“Presiden Trump meminta kami untuk menahan diri dari serangan berikutnya, dan kami pun menunggu,” jelasnya.
Perdana menteri itu juga mengklaim bahwa Iran kini sudah “tidak lagi memiliki kemampuan untuk memperkaya uranium” atau memproduksi rudal balistik.
Langganan kanal YouTube kami untuk menonton pemimpin dan jurnalis yang berbagi wawasan ahli