Kembali

Saham Gemini Turun di Tengah Pergantian Pimpinan dan Pengurangan Operasional

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Camila Grigera Naón

19 Februari 2026 04.08 WIB
  • Gemini memberhentikan tiga eksekutif setelah memangkas 25% karyawan dan keluar dari pasar utama.
  • Saham telah turun 77% dari harga IPO US$28 karena perusahaan memproyeksikan kerugian US$595 juta pada 2025.
  • Exchange tertinggal dari pemimpin industri karena Binance menguasai 39% volume perdagangan.
Promo

Exchange terpusat Gemini baru-baru ini mengumumkan bahwa mereka telah berpisah dengan tiga eksekutif senior. Perubahan kepemimpinan ini terjadi di tengah pemangkasan operasional yang lebih luas dan pengurangan jumlah karyawan.

Setelah pengumuman ini, harga saham perusahaan turun lebih dalam, memperpanjang tren penurunan yang sudah berlangsung sejak Gemini melakukan pencatatan publik pada September lalu. Perkembangan terbaru ini memicu kembali perhatian tentang prospek jangka panjang exchange tersebut.

Sponsored
Sponsored

Perombakan Eksekutif setelah Pemangkasan Besar

Dalam sebuah posting blog baru-baru ini, Tyler dan Cameron Winklevoss mengumumkan bahwa Gemini telah berpisah dengan Chief Financial Officer, Chief Legal Officer, dan Chief Operating Officer mereka. Mereka menyebut bahwa pengganti sementara sudah ditunjuk untuk posisi CFO dan CLO, sementara posisi COO tidak akan diisi.

Para founder menggambarkan perubahan ini sebagai bagian dari transformasi yang lebih besar di perusahaan, di mana mereka menyebut inisiatif ini sebagai “Gemini 2.0.” Mereka menerangkan bahwa perkembangan terkini di industri aset kripto ikut mempengaruhi perubahan ini.

“Selama masa ini, namun lebih khusus lagi baru-baru ini, kemajuan pesat di bidang AI mulai secara dramatis mengubah cara kami bekerja di Gemini. Bersamaan dengan itu, kemunculan prediction markets mulai secara besar-besaran mengubah marketplace, termasuk milik kami sendiri,” terang posting blog itu.

Pengumuman ini semakin menjadi sorotan karena menyusul keputusan Gemini beberapa minggu sebelumnya untuk memangkas jumlah karyawan secara global sebanyak 25%. Selain itu, Gemini juga telah keluar dari beberapa pasar internasional, seperti Inggris, Uni Eropa, dan Australia.

Kondisi terbaru ini menyebabkan volatilitas pada saham perusahaan semakin tinggi, memperpanjang penurunan tajam yang terjadi sejak pencatatan pada bulan September. Para investor yang membeli GEMI di harga IPO US$28 kini menghadapi kerugian sekitar 77%.

Sponsored
Sponsored

Dalam dokumen terbaru ke SEC, perusahaan juga mengungkapkan estimasi kerugian bersih mencapai sekitar US$595 juta untuk tahun 2025.

Secara keseluruhan, rangkaian peristiwa ini semakin memperbesar sorotan atas valuasi exchange tersebut.

Public Markets Koreksi Pertumbuhan Gemini

Penurunan tajam harga saham Gemini membuat perdebatan kembali terjadi, apakah exchange ini sebenarnya memang overvalued saat penawaran perdana (IPO).

Sponsored
Sponsored

Valuasi awalnya mencerminkan harapan adanya volume transaksi yang berkelanjutan dan pertumbuhan pendapatan. Dengan siklus pasar aset kripto yang naik turun, penentuan harga tersebut kemungkinan dipengaruhi oleh tingginya aktivitas trading serta partisipasi ritel yang besar.

Penurunan selanjutnya, yang terjadi di tengah melemahnya pasar secara umum, menandakan adanya penyesuaian ulang pada ekspektasi pendapatan.

Perkembangan ini juga menunjukkan semakin ketatnya persaingan di antara exchange terpusat.

Pangsa pasar dan likuiditas masih terkonsentrasi di platform besar dengan order book yang lebih dalam dan jaringan yang lebih kuat. Sementara itu, exchange kelas menengah menghadapi kenaikan biaya tetap tanpa didukung skala trading untuk menopang margin.

Data terbaru dari CoinGecko semakin menegaskan kondisi ini.

Sponsored
Sponsored
Exchange terpusat teratas berdasarkan volume trading di tahun 2025. Sumber: CoinGecko.
Exchange terpusat teratas berdasarkan volume trading di tahun 2025 | Sumber: CoinGecko.

Pada laporan bulan Januari tentang pangsa pasar exchange terpusat berdasarkan volume trading, agregator data tersebut menemukan bahwa di 2025, Binance menguasai 39,2% total volume spot di antara exchange terbesar dan memproses volume senilai US$7,3 triliun. Platform utama lain, seperti Bybit, MEXC, dan Coinbase, juga masih memegang pangsa volume global yang signifikan.

Gemini tidak masuk dalam 10 besar. Menurut data CoinMarketCap, exchange ini kini berada di peringkat ke-24 dengan volume trading 24 jam sebesar US$54 juta.

Dengan situasi tersebut, pengurangan karyawan dan penarikan dari sejumlah wilayah bisa menjadi strategi pengendalian biaya serta penyesuaian menghadapi pasar yang semakin terkonsolidasi.

Cara Gemini mengeksekusi transisi ini kemungkinan akan menentukan apakah para pemegang saham melihat gejolak saat ini sebagai penyesuaian jangka pendek atau sebagai sinyal tantangan struktural yang lebih panjang.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori