Saham NVIDIA (NVDA) turun 1,37% menjadi US$177,93 pada 19 Maret, menyeret saham semikonduktor turun meski keynote GTC dari Jensen Huang yang bullish baru saja digelar beberapa hari sebelumnya.
Penurunan ini terjadi setelah saham Micron Technology (MU) jatuh di sesi perdagangan setelah jam bursa dan harga minyak melonjak akibat meningkatnya perang Iran, sehingga menambah tekanan baru bagi sektor chip yang sudah mengalami kelelahan “jual saat berita muncul”.
Semiconductor Break Pola Mereka
Pembawa acara Mad Money CNBC, Jim Cramer menyoroti pergerakan harga NVIDIA pada 19 Maret yang mematahkan pola konsisten, di mana selama ini saham tersebut selalu dibuka lebih tinggi namun kemudian turun sepanjang sesi. Kali ini, saham langsung dibuka merah sejak awal dan terus turun.
“Nvidia mematahkan pola dibuka naik lalu berbalik turun. Hari ini langsung turun sejak awal dan terus makin rendah…. mungkinkah hari ini justru akan sebaliknya?” ucap Jim Cramer mengamati.
Cramer menggambarkan sektor semikonduktor sebagai “sangat oversold”, dan menyarankan trader untuk bersiap mengantisipasi adanya upaya menguji moving average “setidaknya satu atau dua kali”.
Dampak dari fenomena “inverse Cramer”, komentar tersebut memberikan sinyal pandangan berlawanan bahwa penurunan kali ini bisa jadi justru membuka peluang reversal, bukan penurunan lebih lanjut.
Khusus untuk Micron, Cramer menolak pandangan bearish dan berpendapat bahwa para pesaing seperti Applied Materials (AMAT), KLA, serta Lam Research belum meningkatkan produksi peralatan, dan pesaing di segmen memori seperti SanDisk, Western Digital (WDC), serta Seagate (STX) juga belum menambah kapasitas produksi.
“Itulah mengapa saat situasi sudah jelas, justru beli, bukan jual,” papar Jim Cramer menekankan.
Kuartal Rekor Micron Bertemu Reaksi Sell-the-News
Micron melaporkan pendapatan di kuartal fiskal Q2 sebesar US$23,86 miliar, hampir tiga kali lipat dari US$8,05 miliar di periode yang sama tahun lalu. Pendapatan per saham setelah penyesuaian mencapai US$12,20, melampaui estimasi konsensus US$8,60 lebih dari 41%. Perusahaan juga memproyeksikan pendapatan Q3 di US$33,5 miliar, jauh di atas proyeksi Wall Street sebesar US$24,3 miliar.
Namun, saham MU turun sekitar 4,4% di perdagangan setelah jam bursa. Sebelum laporan ini dirilis, saham sudah naik 62% sejak awal tahun. Investor kini fokus pada outlook belanja modal yang direvisi naik menjadi lebih dari US$25 miliar untuk fiskal 2026, dari proyeksi sebelumnya di US$20 miliar.
Trader Gareth Soloway menandai penurunan saham Micron sebagai sinyal peringatan, merujuk harga minyak yang mendekati US$100 per barel dan melonjaknya inflasi sebagai alasan investor bisa menghadapi hari perdagangan yang berat lagi. Ia juga menyoroti bahwa grafik “masih sangat bearish”.
Hype GTC Bertemu Realitas Geopolitik
Keynote GTC dari Jensen Huang pada 16 Maret menghadirkan sejumlah pengumuman besar, termasuk proyeksi pesanan US$1 triliun untuk sistem Blackwell dan Vera Rubin hingga 2027, chip inference baru berbasis teknologi language processing unit dari Groq, dan platform agen AI enterprise NemoClaw.
Meski begitu, saham NVIDIA gagal mempertahankan kenaikan pasca acara. Analis TD Cowen menyoroti valuasi pasar NVIDIA sebesar US$4,45 triliun yang mungkin telah melewati ambang di mana dinamika ekuitas tradisional tidak lagi berlaku.
Beberapa faktor, seperti aliran dana dan kendala konstruksi portofolio, membatasi potensi kenaikan meskipun fundamental bisnis semakin kuat.
Tekanan semakin besar setelah harga Brent melonjak di atas US$119 per barel pada 19 Maret, setelah Iran menyerang fasilitas energi di Qatar, Arab Saudi, dan UEA.
Konflik ini telah mengganggu sekitar 20% pasokan minyak global yang melewati Selat Hormuz, sehingga mendorong ekspektasi inflasi lebih tinggi dan membebani sektor-sektor sensitif pertumbuhan seperti semikonduktor.
Apakah prediksi Cramer bahwa saham sudah “sangat oversold” akan terbukti benar mungkin tergantung pada apakah support moving average mampu bertahan dan apakah kekhawatiran inflasi akibat harga minyak bisa mereda dalam sesi perdagangan mendatang.