Kembali

AS Menindak Tegas Fasilitator Penipuan IT Korea Utara

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Kamina Bashir

13 Maret 2026 15.04 WIB

OFAC dari US Treasury menjatuhkan sanksi kepada enam individu dan dua entitas atas dugaan peran mereka dalam skema penipuan pekerja IT yang diatur pemerintah Korea Utara dan menargetkan bisnis Amerika.

Operator IT Korea Utara memakai identitas curian dan kepribadian palsu untuk mendapatkan pekerjaan jarak jauh di perusahaan Barat yang sah, dan pemerintah mengambil sebagian besar gaji mereka.

Mengapa Ini Penting:

Disponsori
Disponsori
  • Penipuan IT oleh Korea Utara mendanai program senjata pemusnah massal, sehingga kekurangan tenaga kerja berhubungan dengan ancaman keamanan nasional.
  • Dalam beberapa kasus, pekerja yang terkait Korea Utara juga menanamkan malware dan memeras bisnis, sehingga risiko keamanan siber semakin besar selain penipuan penggajian.
  • Lembaga keuangan asing kini menghadapi sanksi tambahan jika memproses transaksi yang terkait dengan orang-orang yang sudah ditetapkan oleh AS.

Rinciannya:

  • OFAC menetapkan Amnokgang Technology Development Company, sebuah perusahaan IT Korea Utara, yang mengelola delegasi pekerja luar negeri.
  • CEO Quangvietdnbg International Services dikabarkan mengonversi sekitar US$2,5 juta ke dalam aset kripto untuk Korea Utara dari pertengahan 2023 sampai pertengahan 2025.
  • Selain itu, warga Korea Utara bernama Yun Song Guk menjalankan operasi IT lepas di Boten, Laos, dan mengkoordinasikan transaksi senilai lebih dari US$70.000.
  • Dua warga Vietnam, Do Phi Khanh dan Hoang Van Nguyen, mencuci hasil kerja pekerja IT sebagai perantara untuk fasilitator pengadaan Korea Utara yang kena sanksi.
  • Do Phi Khanh juga memfasilitasi transaksi rokok palsu senilai lebih dari US$200.000.

Gambaran Besar:

  • Operasi siber Korea Utara mencuri lebih dari US$2 miliar dalam aset kripto selama tahun 2025, menurut laporan BeInCrypto.
  • Operator Korea Utara semakin sering memakai alat AI dan panggilan Zoom palsu untuk menyusup ke perusahaan kripto dan mencuri data eksklusif.
  • Sementara itu, pelapor yang melaporkan pelanggaran sanksi ke FinCEN bisa memperoleh hadiah untuk tindakan penegakan hukum senilai lebih dari US$1 juta.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori