Meski terjadi pelonggaran regulasi selama setahun terakhir di Amerika Serikat, nilai semua aset kripto justru turun tajam selama tahun pertama masa jabatan Presiden AS, Donald Trump.
Apa yang awalnya banyak orang harapkan menjadi perubahan positif besar untuk kripto, ternyata malah menimbulkan lebih banyak kerugian daripada keuntungan bagi investor. Sosok yang paling diuntungkan dari semakin eratnya integrasi kripto ke keuangan tradisional justru sepertinya Presiden Trump sendiri.
Optimisme Kripto di Washington
Komunitas kripto menyambut Januari 2025 dengan harapan tinggi, ketika Trump bersiap untuk kembali menduduki Gedung Putih.
SponsoredSelama kampanye, Trump menjuluki dirinya sebagai “presiden Bitcoin” dan berjanji menjadikan Amerika Serikat sebagai ibu kota kripto dunia. Pernyataan-pernyataan tersebut membuat industri semakin optimistis, bahkan semakin meningkat setelah Trump meluncurkan meme coin buatannya sendiri hanya dua hari sebelum pelantikannya.
Sampai batas tertentu, Trump memang menepati sebagian komitmennya.
Hampir langsung, ia mengangkat seorang crypto czar dan menempatkan ketua ramah kripto di pucuk pimpinan Securities and Exchange Commission (SEC). Ia juga menandatangani Genius Act menjadi undang-undang, yang menjadi aturan federal pertama untuk mengatur salah satu bagian dari industri kripto.
Dari awal, ekspektasi memang sudah terbilang rendah.
Bertahun-tahun kritik pada SEC pimpinan Gensler dan pendekatan regulasi berbasis penegakan hukum, membuat banyak pelaku industri rela menerima hampir semua perubahan arah kebijakan.
Dukungan vokal Trump terhadap kripto juga tetap konsisten. Dalam pidatonya di World Economic Forum di Davos minggu ini, ia kembali menegaskan dukungannya dan menyinggung harapan terkait peluang pengesahan Clarity Act dalam waktu dekat.
Walaupun Trump menonjolkan pencapaian pemerintahannya, pasar aset kripto tetap mencatat kerugian karena harga masih bergerak turun.
Sponsored SponsoredHarga Aset Kripto Turun meskipun Ada Kemajuan Regulasi
Pada penilaian kinerja harga aset kripto utama, BeInCrypto menemukan bahwa semua aset utama mencatat return negatif selama setahun terakhir. Pada waktu publikasi, Bitcoin telah turun 13,4% sejak Januari, sedangkan Ethereum turun nyaris 9%.
Altcoin lain justru mengalami penurunan yang jauh lebih parah.
XRP milik Ripple ambles 39%, SOL dari Solana jatuh sekitar 50%, dan ADA dari Cardano turun hingga 63%.
Data tersebut menunjukkan bahwa, meski industri kripto berhasil memperoleh kemajuan regulasi selama 2025, kekuatan eksternal yang lebih luas tetap menjadi beban untuk performa pasar.
Sama halnya dengan pasar saham, kebijakan tarif Trump sangat memengaruhi ekspektasi terhadap pertumbuhan yang berkelanjutan serta stabil. Walaupun ada kemajuan struktural yang berarti, aset kripto masih bersifat spekulatif. Saat ketidakpastian meningkat, aset kripto biasanya paling duluan terkena imbas.
Sesudah Trump mengumumkan tarif Liberation Day pada April lalu, harga Bitcoin anjlok ke US$76.300, yang menjadi titik terendah sejak November 2024. Lalu pada 10 Oktober, setelah pemerintah mengumumkan tarif balasan 100% untuk Cina, harga Bitcoin turun 8% sampai 10% hanya dalam satu sesi perdagangan. Pasar kripto secara keseluruhan mengalami likuidasi miliaran US$.
SponsoredTarif saja bukan satu-satunya penyebab volatilitas tersebut.
Tekanan lain, seperti tantangan berulang terhadap independensi The Fed dan tensi geopolitik yang terus meningkat, telah memperparah gejolak pasar.
Masih ada ketidakpastian soal apakah pemerintah akan tetap menjalankan arah kebijakan saat ini. Jika benar terjadi, sebagian investor kripto mungkin mulai mengevaluasi kembali keseimbangan antara dukungan regulasi dan risiko ekonomi makro yang lebih luas.
Nampaknya, kerugian tidak terjadi di seluruh lini.
Trump dan keluarganya, khususnya, menjadi penerima manfaat yang menonjol dari perkembangan sektor ini.
Sponsored SponsoredLaba Presiden di Tengah Penurunan Pasar Lebih Dalam
Portofolio investasi Trump menjadi lebih beragam selama setahun terakhir, dengan sebagian besar portofolio berpindah ke berbagai usaha yang berhubungan dengan kripto.
Inisiatif tersebut mencakup mulai dari meme coin atas nama Trump hingga platform decentralized finance World Liberty Financial. Anggota keluarganya juga ikut ambil bagian, dengan meluncurkan proyek secara bersama maupun mandiri.
Ketika valuasi aset kripto turun, kekayaan pribadi Trump malah bergerak ke arah sebaliknya.
Berdasarkan analisis terbaru dari Bloomberg, keluarga Trump sudah menghasilkan sekitar US$1,4 miliar dari aktivitas yang terkait kripto. Saat ini, aset digital menyumbang lebih dari 20% dari total kekayaan keluarga tersebut.
Semua aktivitas ini tidak luput dari perhatian publik.
Pemerintahannya terus-menerus mendapat pertanyaan terkait potensi benturan kepentingan meskipun Trump tetap melanjutkan proyek-proyek tersebut.
Di tengah meningkatnya sorotan serta kerugian yang dialami investor, besarnya kekayaan kripto Trump tampil sangat kontras dengan pengalaman banyak trader, di mana portofolio mereka justru mengalami kerugian besar selama setahun terakhir.
Bagaimana pendapat Anda tentang setahun pro kripto Trump? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!