Michael Saylor Ungkap Kelemahan Fatal dalam Argumen Anti-Bitcoin Peter Schiff

  • Schiff klaim Bitcoin (BTC) hanya naik 12% dalam lima tahun, tertinggal dari emas dan saham.
  • Saylor membalas dengan grafik yang menunjukkan BTC mencatatkan annualisasi 36% sejak Agustus 2020.
  • Komunitas aset kripto menuduh Schiff melakukan cherry-picking dengan memilih rentang waktu yang dimulai dekat puncak BTC.
Promo

Michael Saylor, Executive Chairman Strategy (MicroStrategy), membalas Peter Schiff setelah goldbug tersebut membagikan data yang menunjukkan bahwa Bitcoin (BTC) tertinggal dari emas, perak, dan saham dalam lima tahun terakhir.

Pertukaran pendapat ini kembali memanaskan perseteruan publik yang sudah lama berlangsung antara dua tokoh paling vokal di kubu berbeda dalam perdebatan antara Bitcoin dan emas.

Disponsori
Disponsori

Lima Tahun Schiff dan Mengapa Itu Penting

Schiff menyoroti kenaikan Bitcoin yang hanya 12% dalam lima tahun terakhir, lalu membandingkannya dengan kenaikan NASDAQ sebesar 57,4%, S&P 500 yang naik 59,4%, emas yang melesat 163%, dan reli perak mencapai 181%.

“Jika daya tarik Bitcoin adalah kinerjanya yang lebih baik dalam jangka panjang, mengapa ada orang yang masih HODLing?” tanya Schiff.

Lima tahun yang disebutkannya dimulai pada sekitar April 2021, saat BTC diperdagangkan mendekati rekor tertingginya pada waktu itu, sekitar US$69.000.

Titik awal tersebut menangkap periode crash aset kripto tahun 2022 dan pemulihan yang melambat di 2024-2026. Pada waktu publikasi, BTC diperdagangkan di harga US$66.847.

Performa Harga Bitcoin.
Performa Harga Bitcoin | Sumber: BeInCrypto

Sementara itu, harga emas telah melonjak di atas US$4.700 per ons. Artinya, ada kenaikan lebih dari 160% dari level April 2021 yang sekitar US$1.780, sehingga menguatkan data Schiff.

Disponsori
Disponsori

Logam mulia ini sempat menembus rekor tertinggi di angka US$5.602 pada akhir Januari 2026 sebelum alami koreksi akibat gejolak ekonomi makro terkait konflik Iran dan ekspektasi inflasi yang meningkat.

Schiff lalu membuat unggahan terpisah yang menargetkan Strategy secara langsung. Ia menyoroti bahwa saham MSTR naik 68,5% dalam lima tahun, melampaui performa NASDAQ, tetapi ia beranggapan reli tersebut tak ada hubungannya dengan kinerja BTC.

“Itu karena investor rela membayar lebih untuk MSTR agar Saylor bisa terus beli Bitcoin dengan harga tinggi. Jual MSTR sebelum harganya anjlok,” peringat Schiff

Saylor Menanggapi dengan Imbal Hasil Tahunan

Namun, menurut Michael Saylor, analogi dari Schiff kurang tepat. Saylor menilai performa Bitcoin sejak Agustus 2020, bulan di mana Strategy mulai menerapkan strategi treasury BTC perusahaan.

Melalui pendekatan ini, pendukung Bitcoin ini menyoroti BTC yang mencatatkan pertumbuhan tahunan rata-rata 36%, dibanding emas (GLD) sebesar 16%, Nasdaq-100 (QQQ) sebesar 15%, S&P 500 (SPY) sebesar 14%, properti (VNQ) 5%, dan obligasi (BND) minus 1%.

Imbal Hasil Era Bitcoin Standar (Tahunan)
Imbal Hasil Era Bitcoin Standar (Tahunan) | Sumber: Saylor

“Rentang waktu itu penting. Sejak Agustus 2020, Bitcoin adalah aset utama dengan performa paling tinggi, dan selisihnya sangat jauh. Jika kita tarik ke periode lebih lama, jaraknya akan makin lebar,” tantang Saylor.

Pada waktu publikasi, Strategy memegang 762.099 BTC, menjadikannya pemegang korporat terbesar aset kripto ini. Perusahaan membeli aset mereka rata-rata di harga sekitar US$75.699 per koin, sehingga posisinya saat ini masih berada di bawah titik impas pada harga spot sekarang.

Perseteruan yang Sudah Dikenal dengan Taruhan Lebih Tinggi

Persaingan antara Schiff dan Saylor kini sudah menjadi bagian yang sering muncul dalam komentar-komentar di ranah kripto. Schiff pun menuduh model bisnis Strategy sebagai “penipuan” dan memprediksi perusahaan tersebut akan bangkrut.

Pada Desember 2025, ia menantang Saylor debat terbuka di ajang Binance Blockchain Week di Dubai. Namun, Saylor tidak menerima tantangan itu.

Meskipun begitu, Schiff dan CZ, pendiri serta mantan CEO Binance, baru-baru ini berdebat tentang topik serupa, yaitu perbandingan Bitcoin dan emas. Hasilnya mempertegas perbedaan mendasar antara stabilitas yang didukung emas dan inovasi di dunia kripto.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori