Timothy Ronald, sosok muda yang mendapat julukan sebagai Raja Kripto Indonesia itu ternyata juga memiliki portofolio investasi dalam bentuk saham di ruang pasar modal. Dalam sebuah keterangan terungkap bahwa, Timothy menggenggam 11 juta lembar salah satu saham perbankan nasional, PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alias BCA.
Jika melihat harga saham BBCA pada penutupan perdagangan hari ini (28/8) yang berada di level Rp8.325 per lembar. Maka bisa diasumsikan total dana Timothy yang terbenam di salah satu saham blue chip itu mencapai Rp90,58 miliar.
Meskipun saat ini lebih populer sebagai investor kripto, namun ternyata Timothy sudah mengenal dunia pasar modal sejak usia 14 tahun. Ketika itu ia digadang telah mendalami buku-buku klasik Benjamin Graham, mentor investasi Warren Buffet. Seperti The Intelligent Investor.
Berangkat dari situ, Timothy Ronald mulai mempelajari pentingnya melihat saham sebagai sebuah representasi dari perusahaan itu sendiri. Bukan hanya sekadar angka maupun grafik.
Sejak saat ini, selama 11 tahun ia terus menekuni prinsip tersebut sebagai fondasi strategi investasi. Yakni memiliki perusahaan dengan fundamental kuat dan berinvestasi dalam jangka panjang. Filosofi sederhana ini kerap membuatnya disandingkan dengan para investor legendaris dunia, dan bahkan saat ini mulai mendapat julukan baru sebagai “Warren Buffett Indonesia”.
“Investasi bukan hanya soal mengejar keuntungan cepat,” jelasnya melalui keterangan pers.
Investasi Soal Disiplin
Lebih jauh menurut Timothy, investasi adalah tentang kesabaran dan disiplin jangka panjang. Jika pada akhirnya menghasilkan keuntungan, maka itu merupakan buah dari prinsip yang secara benar tereksekusi secara konsisten.

Sebagai catatan, di ruang kripto, mengacu pada data Ronald Capital, family office milik Timothy Ronald, pada saat penulisan, ia juga memiliki portofolio dalam bentuk aset kripto. Meskipun tidak mengungkap besaran nilainya, tetapi dua aset kripto populer yakni Bitcoin (BTC) dan Ethereum (ETH) masuk ke dalam portofolio investasinya.
Selain itu, melalui Venture Equity, Ronald Capital juga mengeklaim berpartisipasi pada Floq, Akademi Crypto serta D3 Labs.
Bagaimana pendapat Anda tentang portofolio investasi saham Timothy Ronald selain kripto ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
