Sidang Tuntutan Dugaan Pencucian Uang Bitfinex Ditunda

2 Juni 2022, 22:26 WIB
Diperbarui oleh Lynn Wang
3 Juni 2022, 06:31 WIB
Ringkasan
  • Sidang untuk pasangan New York yang terlibat dalam peretasan Bitfinex 2016 telah ditunda dan menunggu potensi plea deal.
  • Ilya Lichtenstein (34) dan istrinya, Heather Morgan (32), diperkirakan akan hadir di pengadilan federal Washington pada hari Jumat.
  • Jaksa federal meminta untuk menunda sidang itu sampai 2 Agustus mendatang, berdasarkan pengajuan pengadilan awal pekan ini.

Sidang untuk pasangan New York yang terlibat dalam peretasan Bitfinex 2016 telah ditunda dan menunggu potensi plea deal.

Ilya Lichtenstein (34) dan istrinya, Heather Morgan (32), dijadwalkan akan hadir di pengadilan federal di Washington pada 27 Mei. Namun, jaksa federal akhirnya memutuskan untuk menunda sidang hingga 2 Agustus, berdasarkan pengajuan pengadilan awal pekan ini.

Pengajuan tersebut mengacu pada “diskusi mengenai kemungkinan penyelesaian kasus yang singkat dari persidangan”, serta kebutuhan bagi para terdakwa untuk meninjau “catatan keuangan yang banyak”, yaitu sebanyak 1,1 gigabita barang bukti yang diserahkan pemerintah.

Setelah penangkapan mereka, jaksa awalnya setuju untuk menghentikan sementara Speedy Trial Act untuk membahas kemungkinan kesepakatan pembelaan. Tetapi, juri pengadilan belum mengembalikan dakwaan terhadap pasangan itu.

Dugaan Pencucian Dana di Bitfinex

Lichtenstein dan Morgan telah ditangkap pada bulan Februari lalu. Mereka berdua dituduh atas pengaduan pidana berkonspirasi terkait kasus pencucian sebesar 119.754 BTC. Cryptocurrency utama dunia tersebut telah dicuri pada tahun 2016, ketika seorang peretas berhasil menyusup ke suatu cryptocurrency di bursa Bitfinex dan memulai lebih dari 2.000 transaksi yang tidak sah.

Menurut pejabat Departemen Kehakiman AS, pada saat peretasan terjadi, cryptocurrency tersebut bernilai US$71 juta. Namun, mengingat terjadinya apresiasi pada harga Bitcoin sejak saat itu, cryptocurrency yang dicuri menjadi bertambah nilainya sebesar US$4,5 miliar pada saat penangkapan pasangan itu dilakukan.

Bangun Profil Publik demi Lancarkan Aksinya

Sementara itu, Hakim Ketua Beryl Howell telah memberikan kontrak kepada pasangan itu. Rumah orang tua mereka ditetapkan sebagai pengaman.

“Sumber daya keuangan mereka dapat dengan mudah digunakan untuk memfasilitasi penerbangan… dan semuanya dapat digunakan untuk menghindari” tanggung jawab, kata hakim.

Liechtenstein dinilai berpotensi melarikan diri, karena dia dianggap mahir menggunakan identitas palsu.

Pasangan itu pernah menyamar sebagai pengusaha kripto berpengalaman dan memiliki profil publik yang aktif sebelum penangkapan mereka. Contohnya saja, Morgan yang pernah merilis video rap dengan nama panggilan Razzlekhan, ”termasuk video setelah penangkapan mereka, dan juga menyebut dirinya sebagai “The Crocodile of Wall Street.”

Menurut hakim, Morgan dan Lichtenstein bisa saja terancam hukuman hingga 20 tahun penjara.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.