Kembali

4 Sinyal Bitcoin Sedang di Tahap Awal Bear Market: Berapa Lama Akan Berlangsung?

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

12 Februari 2026 22.11 WIB
  • Bitcoin telah turun lebih dari 23% secara year-to-date di tengah tekanan jual berkelanjutan.
  • Arus keluar modal dan indikator siklus menunjukkan kondisi awal bear market.
  • Analis memperingatkan BTC masih berpotensi menguji level lebih rendah sebelum bottom yang solid terbentuk.
Promo

Bitcoin (BTC) telah merosot 23,4% sepanjang tahun ini, setelah sebelumnya turun lebih dari 6% pada 2025. Harga terus berada di bawah tekanan berkelanjutan, dengan aset kripto terbesar tersebut saat ini diperdagangkan di level US$67.214.

Di tengah kondisi ini, satu pertanyaan utama terus membayangi sentimen pasar: kapan tren turun Bitcoin akan berakhir? Empat sinyal kunci menunjukkan bahwa aset ini kemungkinan masih berada pada tahap awal bear market, membuka peluang penurunan lanjutan.

Arus Keluar Modal Mengonfirmasi Pergeseran Sentimen Bearish

Data arus investor memberikan peringatan pertama. Data CryptoQuant menunjukkan arus masuk investor baru telah berubah negatif. Seorang analis menuturkan bahwa hal ini mengindikasikan aksi jual yang berlangsung tidak terserap oleh modal baru yang masuk ke pasar.

Sponsored
Sponsored
Arus Masuk Investor Baru Bitcoin Menjadi Negatif
Arus Masuk Investor Baru Bitcoin Menjadi Negatif | Sumber: CryptoQuant

Analis tersebut menerangkan bahwa dalam bull market, modal cenderung bertambah saat harga turun, karena investor menganggap koreksi sebagai peluang beli. Sebaliknya, di tahap awal bear market, sering terjadi penarikan modal ketika pasar melemah.

“Bacaan saat ini menyerupai transisi pasca-ATH, di mana pembeli marjinal keluar dan harga digerakkan oleh rotasi internal, bukan arus masuk bersih. Tanpa arus masuk baru, pergerakan naik tetap sebatas koreksi. Pola ini konsisten dengan kondisi awal bear market: likuiditas menyusut dan partisipasi mengecil,” lanjut analis tersebut.

Pola Teknikal Isyaratkan Ruang Drop Lanjutan Bitcoin

Analis kripto Jelle mengacu pada data siklus historis untuk menjelaskan risiko penurunan saat ini. Ia menuturkan bahwa pada bear market besar sebelumnya, harga terbawah tercapai di bawah retracement Fibonacci 0,618 yang diukur dari puncak siklus sebelumnya.

Pada siklus paling awal, penurunan terjadi jauh lebih dalam, di mana Bitcoin turun sekitar 64% melewati level 0,618. Tapi di siklus-siklus berikutnya, kedalaman penurunan tersebut menjadi tidak sedalam sebelumnya.

Sponsored
Sponsored

Bear market terbaru membentuk titik terendah sekitar 45% di bawah ambang retracement tersebut, menandakan pola penurunan yang semakin dangkal.

“0,618 dari harga tertinggi siklus saat ini berada di US$57.000. Jika Bitcoin kali ini menyentuh titik bawah hanya 30% di bawah retracement 0,618, kita masih melihat area US$42.000,” ujar analis itu.

Prediksi Titik Terbawah Bitcoin.
Prediksi Titik Terbawah Bitcoin | Sumber: X/Jelle

Ini menandakan harga bisa mengalami penurunan lebih lanjut. Selain itu, beberapa ahli sebelumnya juga memperkirakan bahwa Bitcoin dapat menemukan dasar bahkan di bawah US$40.000.

Indikator Siklus Pasar Menunjukkan Risiko Koreksi Tambahan

Selain itu, Indikator Siklus Bull-Bear Market, yang memantau fase pasar yang lebih luas, menunjukkan bahwa kondisi bearish sudah dimulai sejak Oktober 2025. Namun, metrik ini belum memasuki apa yang biasa dikategorikan sebagai fase bear ekstrem.

Pada siklus sebelumnya, indikator ini kerap bergerak ke zona biru tua, memberi sinyal bahwa level yang lebih rendah mungkin masih ada di depan.

Sponsored
Sponsored
Indikator Siklus Bull-Bear Market Bitcoin.
Indikator Siklus Bull-Bear Market Bitcoin | Sumber: CryptoQuant

Whale Akumulasi BTC, namun Pemulihan Bisa Memakan Waktu

Terakhir, data on-chain menunjukkan bahwa whale Bitcoin telah melakukan akumulasi selama penurunan harga baru-baru ini, seiring arus keluar dari exchange terus meningkat. Rata-rata pergerakan sederhana 30 hari arus keluar exchange naik ke 3,2%.

Pola ini sangat mirip dengan paruh pertama tahun 2022. Walaupun akumulasi whale sering dianggap sebagai sinyal positif, sejarah menunjukkan perlunya kehati-hatian. Pada siklus sebelumnya, pemulihan pasar yang luas baru terjadi pada awal 2023.

Kemiripan struktur itu menandakan bahwa meskipun smart money sudah mulai menempatkan posisi, bukan berarti rebound akan segera terjadi. Data memperlihatkan bahwa pasar bisa saja tetap tertekan dalam waktu dekat, meski holder jangka panjang tetap membangun eksposurnya.

Sponsored
Sponsored

Di sisi lain, analisis Kaiko menunjukkan bahwa Bitcoin masih nampaknya mengikuti pola siklus empat tahun tradisional. Berdasarkan kerangka itu, perusahaan tersebut menyatakan,

“Kerangka siklus empat tahun memprediksi kita seharusnya sudah berada di level 30%.”

Secara keseluruhan, keempat indikator ini menunjukkan kemungkinan bahwa Bitcoin bisa tetap berada di bawah tekanan. Namun, kapan bear market akan berakhir masih menjadi perdebatan di antara para ahli.

Ray Youssef, CEO NoOnes, mengungkapkan bahwa Bitcoin sepertinya belum akan mengalami pemulihan berbentuk V sebelum musim panas tahun 2026. Julio Moreno, Kepala Riset di CryptoQuant, juga menyarankan bahwa fase bearish saat ini bisa berakhir pada kuartal ketiga 2026.

Berbeda dengan itu, CIO Bitwise, Matt Hougan, menyampaikan pandangan yang lebih optimistis dan menunjukkan bahwa akhir dari crypto winter bisa saja semakin dekat.

Bagaimana pendapat Anda tentang empat sinyal awal bear market Bitcoin dan potensi arah harga BTC ke depan? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori