Tiga faktor kunci sedang berkumpul secara bersamaan, sehingga memberi peluang bagi bullish altcoin untuk potensi pemulihan.
Sinyal ini muncul ketika pasar aset kripto secara keseluruhan masih harus menanggung kerugian akibat volatilitas geopolitik dan rendahnya minat risiko.
Apakah Altcoin Siap untuk Pulih? Apa Sinyal Pasar Katakan
Pembicara pasar sekaligus analis, Ash Crypto, menyoroti bahwa ALT/BTC telah mencetak bar Moving Average Convergence Divergence (MACD) hijau keempat secara berturut-turut.
Ia menjelaskan bahwa rangkaian ini muncul pertama kalinya sejak tahun 2020. Saat itu, altcoin reli sekitar 60% terhadap Bitcoin dalam tiga bulan berikutnya.
“Setelah bear market 2022, ALT/BTC kebanyakan berada di zona merah dan oversold hampir selama empat tahun. Inilah sebabnya rasanya seolah-olah alt belum benar-benar bangkit, bahkan ketika Bitcoin mencetak rekor baru. Alt itu memang tidak pulih. Tidak benar-benar. Bitcoin berlari sendirian,” tambahnya.
Ikuti kami di X untuk informasi terbaru secara real time
Yang menarik, Ash Crypto menyoroti tiga faktor yang sekarang selaras secara bersamaan. Rangkaian MACD menjadi sinyal pertamanya.
Kedua, ISM Manufacturing Purchasing Managers’ Index (PMI) berada di atas 52 selama tiga bulan berturut-turut, dengan angka 52,6 pada Januari, 52,4 pada Februari, dan 52,7 di Maret.
“ISM di atas 55 menjadi bahan bakar utama musim altcoin pada tahun 2017 dan 2021. Level tersebut sama sekali tidak pernah muncul dalam 3,6 tahun terakhir. Kita memang belum sampai di sana, tapi arahnya sudah benar,” lanjutnya.
Ketiga, analis itu menyoroti bahwa tingkat inflasi Consumer Price Index (CPI) AS berada di posisi terendah lima tahun. Ia menyebut kondisi ini sebagai “latar belakang makro paling bullish untuk aset berisiko, termasuk alt, dalam beberapa tahun terakhir.”
Secara terpisah, analis Merlijn The Trader menyebut altcoin sedang membentuk pola cup-and-handle multi-tahun. Pola grafik bullish dari analisis teknikal ini menandakan potensi kelanjutan tren naik.
Dia menggambarkan struktur ini sebagai pola yang biasanya mendahului “pergerakan paling eksplosif di pasar.”
Jendela Pemulihan Terbuka, tapi Risiko Masih Ada
Meski sentimen optimistis masih terasa, Ash Crypto belum menyatakan altcoin season penuh. Menurutnya, butuh angka ISM di atas 55, ekspansi likuiditas besar, dan penurunan dominasi BTC yang berlangsung lama, lalu semua faktor itu terjadi di saat bersamaan.
Sebagai gantinya, analis itu menandai peluang pemulihan dalam dua hingga tiga bulan ke depan jika kondisi tertentu tetap terjaga.
“Agar semua ini terjadi, BTC harus breakout US$76.000 dan ETH harus mengejar ke area US$2.800 hingga US$3.200. Semoga Trump bisa mengakhiri perang ini dan tidak ada eskalasi lebih lanjut,” demikian isi unggahan tersebut.
Sinyal-sinyal ini muncul di saat lebih dari 40% altcoin diperdagangkan pada atau mendekati harga terendah sepanjang masa. Angka ini melewati puncak bear market sebelumnya yang berada di sekitar 38%.
Apakah penyelarasan ini berubah menjadi rotasi modal berkelanjutan atau justru memudar tertekan sentimen geopolitik, sepertinya akan menentukan perjalanan pasar altcoin pada kuartal kedua.
Langganan saluran YouTube kami untuk menyimak wawasan dari para pemimpin dan jurnalis ahli di bidangnya