Harga Seeker mengalami reli tajam setelah peluncuran. Token SKR naik lebih dari 200% dalam 24 jam terakhir dan sekarang diperdagangkan mendekati US$0,041 setelah sempat menyentuh level tertinggi mendekati US$0,059. Pergerakan ini terjadi setelah airdrop besar di ekosistem Solana, yang biasanya memicu tekanan jual berat.
Yang membuat reli ini menonjol bukan karena skalanya, tapi siapa yang menyerap suplai tersebut. Sementara penerima airdrop kemungkinan mengirim banyak SKR ke exchange, data wallet justru menunjukkan smart money dan whale masuk secara agresif. Hasilnya, reli ini terlihat spekulatif di permukaan, namun sebenarnya secara struktur didukung dengan kuat dari bawah.
SponsoredAirdrop Selling Serbu Exchange tapi Gagal Breakout Struktur
Gelombang pertama aksi jual berlangsung sangat agresif.
Dalam 24 jam terakhir, saldo SKR di exchange naik sekitar 51%, sehingga total SKR yang dipegang exchange menjadi sekitar 380,9 juta token. Artinya, hampir 129 juta SKR masuk ke exchange, kemungkinan berasal dari penerima airdrop yang langsung ambil untung. Tekanan jual ini sempat mendorong harga di bawah VWAP pada grafik satu jam.
Ingin insight token lain seperti ini? Daftar Newsletter Harian Kripto Editor Harsh Notariya di sini.
VWAP adalah singkatan dari Volume Weighted Average Price. Istilah ini menggambarkan harga rata-rata yang dibayar trader, dengan bobot sesuai volume, dan sering menjadi patokan level kewajaran jangka pendek. Hilangnya VWAP biasanya menandakan aksi jual yang agresif.
Tapi pada kasus SKR, breakdown ini tidak berlangsung lama.
Harga dengan cepat kembali melewati VWAP, dan exponential moving average (EMA) 9 periode bertahan sebagai support.
EMA merupakan indikator tren yang memberikan bobot lebih pada harga terbaru, sehingga efektif dalam mendeteksi perubahan momentum jangka pendek. EMA 9 periode mencerminkan perilaku trader sangat jangka pendek dan sering kali menjadi support pertama di tren yang kuat dan cepat.
Sponsored SponsoredPada kasus ini, EMA 21 periode (garis hitam) yang merepresentasikan tren jangka pendek lebih dalam, sama sekali tidak sempat diuji. Ini menandakan bahwa penjual gagal mendorong pelemahan lebih lanjut. Koreksi justru terserap, bukan berlanjut, sehingga menandakan aksi ambil untung yang terkontrol, bukannya breakdown tren.
Pertanyaannya kemudian: siapa yang membeli?
Smart Money dan Whale Menyerap Lebih Banyak dari yang Dijual Exchange
Data wallet menyajikan jawaban yang jelas.
SponsoredSaat exchange mendapatkan sekitar 129 juta SKR, kelompok non-exchange justru mengakumulasi lebih besar lagi. Seratus alamat teratas (mega whale) menambah sekitar 144 juta SKR, sehingga kini total kepemilikan mereka menjadi sekitar 8,3 miliar token. Satu kelompok ini menyerap pasokan lebih banyak dari yang diterima exchange.
Wallet Seeker whale standar juga menambah kepemilikan sekitar 25,6 juta SKR sehingga saldo mereka naik menjadi sekitar 133,8 juta token. Smart money wallet mengoleksi 2,4 juta SKR tambahan, naik 32,5% di kelompoknya. Bahkan wallet publik juga menunjukkan adanya akumulasi dari level rendah.
Secara keseluruhan, wallet non-exchange menyerap sekitar 182 juta SKR, jauh melampaui arus masuk exchange lebih dari 50 juta token. Ketidakseimbangan ini yang menjelaskan kenapa VWAP sempat ditembus namun gagal bertahan, dan harga SKR dengan cepat kembali stabil.
Secara sederhana, penjual airdrop menjual pada momentum menguat, dan pemain besar mengambil sisi sebaliknya.
Sponsored SponsoredLevel Harga SKR yang Menentukan Reli Akan Berlanjut atau Tidak
Dari sini, struktur harga Seeker lebih penting dibandingkan berita utama.
Pada grafik dua jam, level terpenting adalah VWAP (sama seperti grafik satu jam). Selama harga SKR bertahan di atas level ini pada candle penutupan, tren jangka pendek tetap positif.
Hal ini juga tercermin pada Smart Money Index, yang melacak posisi bergaya institusi berdasarkan perilaku harga. Indeks ini melonjak waktu harga rebound, kemudian bergerak datar alih-alih turun. Smart Money Index yang datar setelah kenaikan kuat biasanya menandakan konsolidasi, bukan aksi jual cepat. Artinya, pembeli smart money yang kita lihat sebelumnya mungkin tengah menunggu level harga yang lebih ideal atau pemicu berikutnya.
Jika VWAP bertahan dan Smart Money Index tetap stabil atau kembali naik, harga SKR bisa melakukan retest ke level tertinggi baru-baru ini di sekitar US$0,059. Jika tembus bersih di atas level ini, harga akan masuk ke fase penemuan harga, dengan US$0,080 dan US$0,092 menjadi zona potensi kenaikan berikutnya.
Risiko tetap jelas. Jika VWAP gagal di grafik dua jam dan Smart Money Index menembus struktur saat ini, tekanan jual bisa kembali dengan cepat. Dalam situasi tersebut, US$0,034 menjadi level bawah pertama yang perlu dipantau. Jika kepercayaan semakin menurun, harga bisa turun hingga US$0,020, yaitu area konsolidasi awal terbentuk.
Saat ini, harga SKR masih bertahan di posisinya. Tekanan jual di exchange memang cukup besar, namun masih mampu diserap pasar. Selama perilaku smart money tetap positif dan VWAP masih terjaga, reli ini terlihat bukan sekadar lonjakan satu hari akibat airdrop, melainkan pergerakan yang mungkin masih mencari kenaikan berikutnya.