Solana Bidik Pasar AI Senilai US$5 Triliun dengan Toolkit Pengembang Baru

  • Solana Foundation telah merilis toolkit open-source bernama Agent Skills untuk membantu pengembang membangun agen AI yang dapat mengeksekusi transaksi on-chain.
  • Langkah ini mencerminkan dorongan agresif industri aset kripto yang lebih luas untuk merebut pasar masa depan transaksi berbasis AI yang diproyeksikan mencapai US$5 triliun.
  • Meskipun perkembangan agentic payments berlangsung pesat, data on-chain saat ini menunjukkan bahwa permintaan pasar yang sebenarnya masih kecil.
Promo

Solana Foundation telah meluncurkan toolkit developer baru yang bertujuan untuk menghubungkan artificial intelligence dengan jaringan blockchain milik mereka.

Pekan lalu, organisasi nirlaba yang berbasis di Swiss ini memperkenalkan “Agent Skills” untuk memungkinkan program AI mengeksekusi transaksi on-chain secara otomatis.

Pasar Pembayaran AI Agents Masih Kecil

Toolkit open-source ini memungkinkan pengembang memasang modul yang sudah jadi hanya dengan satu baris kode. Ini memungkinkan AI agents untuk melakukan tugas otomatis, memproses pembayaran, dan memperdagangkan aset di seluruh jaringan Solana.

Disponsori
Disponsori

Foundation menyediakan modul resmi untuk keamanan dan kompatibilitas, bersama lebih dari 60 skill kontribusi komunitas dari berbagai platform ekosistem Solana besar seperti Jupiter Exchange, Raydium, dan Helius.

Namun, foundation menegaskan bahwa alat yang dikontribusikan komunitas bukanlah alat resmi. Pengguna diperingatkan bahwa mengintegrasikan AI agent otonom dengan protokol decentralized finance (DeFi) yang belum terverifikasi mengandung risiko keamanan bawaan, dan keikutsertaan dalam toolkit ini bukan berarti ada jaminan.

Peluncuran ini mempertegas dorongan industri aset kripto yang lebih luas untuk menangkap pasar baru dari “agentic payments.” Transaksi ini AI inisiasi dan selesaikan tanpa campur tangan manusia.

Tahun lalu, konsultan McKinsey & Co. menjelaskan bahwa lebih banyak bisnis harus beradaptasi dengan lingkungan operasional yang digerakkan AI ini. Menurut mereka, hal ini bisa menciptakan pasar senilai US$5 triliun pada tahun 2030, yang mencakup ritel, logistik, dan platform perdagangan.

Meskipun infrastruktur blockchain untuk integrasi AI berkembang pesat, permintaan pasar saat ini masih sangat kecil, sehingga menunjukkan adanya jurang besar antara kemampuan teknologi dengan adopsi di dunia nyata.

Contohnya, x402, protokol pembayaran agentic yang sudah ada, hanya memproses sekitar US$24 juta volume transaksi sepanjang 30 hari terakhir.

Selain itu, perusahaan analitik blockchain Artemis menyoroti bahwa “ledakan pembayaran agent x402 sebagian besar masih ilusi saja.” Mereka mengungkapkan bahwa aktivitas terkait x402 telah jatuh dari puncaknya yang melebihi 731.000 transaksi per hari di bulan Desember menjadi sekitar 57.000 transaksi per hari di bulan Februari.

Transaksi AI Agent x402.
Transaksi AI Agent x402 | Sumber: Artemis

Data ini menunjukkan bahwa meskipun jaringan seperti Solana telah membangun jalur menuju ekonomi berbasis AI, para merchant dan pengguna yang dibutuhkan untuk menopangnya masih belum hadir.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori