Maret menjadi bulan penentu bagi Pi Network, karena proyek ini akan meluncurkan upgrade teknis, pencapaian komunitas, dan semakin banyak spekulasi tentang kemungkinan listing di exchange besar.
Walaupun token PI mengalami kesulitan sejak pertama kali hadir di exchange pada tahun lalu, ada beberapa perkembangan dalam beberapa minggu ke depan yang bisa memengaruhi apakah jaringan ini akan kembali mendapat momentum atau justru tetap lesu.
Pi Day, Roadmap Listing Kraken, dan Upgrade V.20: Apakah Semua Ini Cukup untuk Membantu Pi Network Pulih di Maret?
Pemicu terdekat yaitu serangkaian upgrade protokol yang sedang berlangsung di Pi Mainnet. Pada 5 Maret, Tim Inti Pi memastikan bahwa blockchain mereka sedang menjalani proses upgrade bertahap. Untuk persiapan proses ini, operator node harus menyelesaikan migrasi sebelum batas waktu yang telah ditentukan.
“Protocol upgrades in progress (Step 3 – Deadline: March 12): The Pi Mainnet blockchain protocol continues to undergo a series of upgrades. All Mainnet Nodes are required to complete this step before the deadline to remain connected to the network,” tulis tim dalam sebuah posting di X.
Update ini terjadi setelah migrasi sukses ke protokol versi v19.9 pada awal minggu ini. Para pengembang sudah mulai fokus ke tahap selanjutnya dalam roadmap mereka.
Bagi komunitas Pi, atau para Pioneer, waktu upgrade ini sangat penting. Perayaan tahunan proyek ini, Pi Day pada 14 Maret, biasanya memberikan reaksi pasar yang cukup besar.
Misalnya, pada 13 Maret 2025, harga Pi Coin naik 21% menjelang Pi Day keesokan harinya. Pola trading sebelumnya juga menunjukkan bahwa harga Pi sering naik di pekan menjelang Pi Day, lalu turun kembali setelahnya.
Antisipasi terhadap acara tahun ini pun mulai terasa sejak sekarang. Ada spekulasi kalau pengumuman ekosistem yang besar kemungkinan akan diumumkan bertepatan dengan momentum tersebut.
Salah satu kemungkinan yang banyak dibicarakan adalah peluncuran decentralized exchange di dalam ekosistem Pi.
“Mengumumkan peluncuran PiDex di mainnet pada Pi Day akan menjadi kabar paling bullish,” tulis salah satu akun komunitas Pi terkemuka pada 6 Maret. “Peluncuran resmi fungsi smart contract menjadi pencapaian besar. Ekonomi token dari proyek ekosistem PI akhirnya akan berjalan, mendorong pertumbuhan ekosistem,” tutur akun tersebut.
Faktor lain yang membuat komunitas semakin optimistis yaitu kemunculan nama Pi dalam roadmap listing Kraken sebelumnya. Walaupun exchange tersebut belum memastikan waktu listing, pembahasan ini kembali muncul di komunitas Pi setelah Kraken baru-baru ini mengalami kemajuan regulasi di AS.
Antusiasme Kraken Meningkat, namun Kenaikan Pasokan di Exchange Ancam Narasi Pemulihan Pi
Memang, antusiasme semakin memuncak setelah Kraken mendapatkan akses ke infrastruktur pembayaran milik The Fed di AS. Para pengguna menganggap langkah tersebut menguatkan posisi exchange di sektor TradFi.
Beberapa Pioneer yakin bahwa status regulasi yang membaik bisa membuka peluang bagi listing token di masa depan.
Meski rasa optimistis kini meningkat, namun data on-chain mengindikasikan bahwa tekanan jual mungkin masih menjadi tantangan dalam pemulihan Pi.
Data terbaru menunjukkan bahwa saldo Pi yang tersimpan di exchange kini mencapai level tertinggi baru, sekitar 435,4 juta token.
Kenaikan cadangan di exchange biasanya menandakan semakin banyak holder bersiap untuk menjual. Kondisi ini bisa menekan performa harga Pi Coin jika permintaan tidak mampu menyerap suplai yang ada.
Pada awal tahun ini, unlock token yang besar juga sempat memicu kekhawatiran mengenai tekanan turun di pasar. Walau kejadian tersebut sudah terjadi beberapa minggu lalu, dinamika suplai secara keseluruhan masih jadi faktor utama yang membentuk sentimen investor.