Strategi Membeli Bitcoin Senilai US$1 Miliar, Kini Memegang 780.897 BTC

  • Strategy mengakuisisi 13.927 BTC senilai sekitar US$1 miliar pada harga US$71.902 per bitcoin.
  • Total holdings kini berada di 780.897 BTC yang diakumulasi dengan nilai US$59,02 miliar pada rata-rata US$75.577.
  • Perusahaan melaporkan BTC Yield sebesar 5,6% year to date untuk 2026.
Promo

Strategy telah membeli 13.927 Bitcoin dengan nilai sekitar US$1 miliar, sehingga total kepemilikannya menjadi 780.897 BTC dan menegaskan posisinya sebagai perusahaan pemilik Bitcoin terbesar di dunia.

Pembelian ini dilakukan dengan harga rata-rata US$71.902 per Bitcoin, menurut pengumuman dari Executive Chairman Michael Saylor di X. Dengan akuisisi terbaru ini, total investasi Bitcoin milik Strategy mencapai US$59,02 miliar, dengan harga beli rata-rata per koin sebesar US$75.577.

Perusahaan ini kini menguasai sekitar 3,8% dari seluruh suplai Bitcoin yang beredar. Jumlah ini jauh melampaui perusahaan publik lainnya. Sebagai perbandingan, pemilik korporasi Bitcoin terbesar berikutnya, Twenty One Capital, hanya memiliki 43.514 BTC.

Disponsori
Disponsori

Kepemilikan Bitcoin Strategy Hanya Perlu Tumbuh 2% Untuk Membayar Dividen

Menjelang pembelian, Saylor mengungkapkan data keuangan yang mencolok. Kepemilikan Bitcoin milik Strategy hanya perlu naik sekitar 2,05% per tahun untuk bisa menutup seluruh pembayaran dividen saham preferen tanpa harus menerbitkan saham biasa baru.

“Our BTC Breakeven ARR is approximately 2.05%. If Bitcoin grows faster than that over time, we can cover our dividends indefinitely without issuing new MSTR shares,” ujar Saylor.

Dashboard perusahaan menunjukkan bahwa pada tingkat cadangan saat ini, pembayaran dividen akan dapat ditutupi selama sekitar 48,7 tahun. Angka ini menjadi dasar argumen Saylor untuk keberlanjutan jangka panjang model bisnis tersebut. Pada angka 2,05%, ambang tersebut jauh di bawah rata-rata pertumbuhan tahunan Bitcoin secara historis.

Strategy mendanai pembelian Bitcoin tersebut terutama melalui STRC, yaitu Saham Preferen Seri A Perpetual dengan bunga variabel yang saat ini menawarkan hasil 11,5% per tahun. Instrumen ini diperdagangkan dekat nilai pari US$100 dan membayar dividen tunai setiap bulan. Dana hasil penerbitan langsung digunakan untuk membeli Bitcoin tambahan.

Disponsori
Disponsori

Strategy Terus Memborong Meski Rugi Belum Direalisasi US$14,5 Miliar

Pembelian terakhir ini terjadi meski perusahaan menghadapi tantangan finansial besar. Strategy melaporkan rugi belum direalisasi sebesar US$14,5 miliar untuk portofolio aset digital pada kuartal pertama 2026. Penurunan harga Bitcoin sekitar 20% membuat nilai portofolio turun di bawah rata-rata harga beli perusahaan yaitu US$75.577.

Meski begitu, perusahaan juga melaporkan BTC Yield sebesar 5,6% sejak awal tahun 2026. Angka ini menjadi metrik utama untuk mengukur efektivitas strategi di setiap saham yang dimiliki.

Akuisisi ini mengikuti pola yang sudah akrab dari Saylor setiap Minggu di X, saat ia menulis “Think Bigger” bersama grafik akumulasi pembelian BTC perusahaan. Pola ini selalu mendahului setiap pembelian besar Bitcoin oleh Strategy sejak 2020 dan biasanya dilanjutkan dengan pengumuman pembelian baru pada Senin melalui pengajuan dokumen 8K.

Strategy Menyerap Tiga Kali Lipat BTC Dibanding Hasil Produksi Miner

Strategy telah melakukan lebih dari 105 kali pembelian Bitcoin sejak memulai strategi akumulasinya pada Agustus 2020. Perusahaan ini terus membeli dalam jumlah yang jauh melebihi suplai baru.

Hanya pada Maret 2026, Strategy menyerap hampir tiga kali lebih banyak BTC daripada hasil produksi seluruh jaringan miner secara global. Para miner memproduksi sekitar 16.200 BTC selama sebulan, sedangkan Strategy berhasil membeli 46.233 BTC dalam periode yang sama.

Sementara itu, kapasitas penawaran pasar dari seluruh kelas saham kini sudah melampaui US$57 miliar. Hal ini memberikan kekuatan finansial yang cukup besar untuk terus melakukan akumulasi ke depan.

Jalur Menuju Satu Juta Bitcoin

Dengan pembelian terbaru ini, Strategy makin mendekati angka simbolis satu juta Bitcoin. Beberapa analis memperkirakan perusahaan bisa saja mencapai angka tersebut pada November 2026 jika laju akuisisi saat ini tetap terjaga.

Pada tingkat investasi bulanan sekitar US$2,3 miliar dan harga BTC yang berada di kisaran saat ini, perhitungan tersebut memang masuk akal. Namun, akses berkelanjutan ke pasar modal tetap menjadi kunci utama.

Saat ini, saham perusahaan diperdagangkan di kisaran 1,10 kali nilai aset bersihnya. Artinya, investor masih membayar premi di atas nilai Bitcoin yang mendasari. Apakah premi tersebut bisa bertahan atau tidak, sangat bergantung pada pergerakan harga Bitcoin ke depan dan kemampuan Strategy untuk terus menghimpun dana melalui berbagai skema pembiayaan yang dimilikinya.

Untuk saat ini, pesan Saylor tetap jelas: think bigger.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori