Sui dan Alibaba Cloud bekerja sama untuk memperkenalkan cara baru di mana agen AI bisa membayar layanan cloud. Dengan memberikan anggaran pada AI, agen ini dapat membayar layanan cloud yang dibutuhkan tanpa harus meminta persetujuan kamu setiap kali bertransaksi.
Pendekatan ini dikembangkan dari model yang sudah dijelaskan dalam laporan State of AI Agent Payments 2026 dari BeInCrypto. Dari 19 produk dan alur kerja agen yang diperiksa, 14 di antaranya bisa bertindak sesuai batasan yang ditentukan manusia tanpa perlu izin tiap kali bertindak.
Kedua perusahaan mengungkap rencana ini di Sui Basecamp, konferensi tahunan jaringan Sui di Singapura. Tapi, kedua pihak belum membagikan tanggal rilis, harga, atau layanan mana yang akan diluncurkan pertama.
Apa yang Berubah Ketika Agen AI Memegang Anggaran?
Dengan rencana ini, layanan Alibaba Cloud akan terhubung dengan Sui Agent Payments, yaitu alat pembayaran AI agent dari Sui. Akibatnya, agen AI bisa membayar setiap penggunaan layanan secara langsung saat mereka mengakses layanan tersebut.
Model ini berbeda dengan pembayaran kartu, di mana manusia harus konfirmasi setiap pembelian. Dengan sistem ini, software yang akan mengatur pengeluaran sesuai batas yang ditetapkan manusia.
Namu, Sui dan Alibaba Cloud belum menjelaskan bagaimana pengguna bisa mengarahkan agen AI selain hanya dengan menentukan anggaran. Batas pengeluaran memang mengatur seberapa banyak agen boleh membayar, tapi tidak mengatur untuk apa uang tersebut dibelanjakan.
Satu Bug, AI Bisa Menghabiskan Seluruh Anggaran
Bayangkan jika agen AI mengalami masalah, lalu terus-menerus mengirim permintaan berbayar yang sama berulang-ulang. Setiap panggilan langsung terbayar otomatis, sehingga satu bug saja bisa menghabiskan semua anggaran sebelum ada yang menyadari.
Kedua perusahaan juga belum mengumumkan apakah sistem ini akan menyertakan pembatasan kecepatan atau peringatan agar hal itu tidak terjadi.
Mysten Labs, pengembang di balik Sui, membuat acara tahun ini berfokus pada ekonomi agen. Co-founder mereka, Adeniyi Abiodun, merangkum gagasan besarnya menjelang konferensi ini.
“Aktivitas ekonomi sedang bergeser dari manusia yang mengklik tombol pembayaran, menjadi agen yang bertransaksi untuk mereka, secara terus-menerus dan secepat mesin.”
Adeniyi Abiodun, Co-Founder dan Chief Product Officer di Mysten Labs, lewat Sui
Sui dan Alibaba Cloud Masuk ke Persaingan Ketat Pembayaran Agen AI
Kerja sama ini hadir saat jaringan pesaing juga bersaing di ranah yang sama. Pada bulan September, Cardano bergabung dengan standar x402, yang memungkinkan agen AI membayar layanan online menggunakan ADA.
Di sisi lain, Wall Street juga ikut melihat peluang ini. Sebuah makalah riset dari BlackRock menyebut stablecoin sebagai kandidat utama uang native mesin.
Di sisi pasar, native token Sui, SUI, mencatat kenaikan sekitar 43% dalam sebulan terakhir, menurut data harga dari BeInCrypto.
Ujian sebenarnya lebih besar dan tidak terbatas di satu jaringan saja. Jika Sui dan Alibaba Cloud berhasil mendorong pembayaran stablecoin per-panggilan dalam skala nyata, maka penyedia cloud lainnya bisa saja ikut terdorong mengikuti tren ini.
Saat ini, adopsinya masih sangat awal. Riset State of Agentic Payments dari BeInCrypto meneliti sejauh mana volume nyata yang mendasari angka-angka utama di bidang ini.









