Binance Alpha Token TAC Anjlok 90% dalam Kejatuhan Mendadak

  • TAC anjlok lebih dari 90% dalam 15 menit meskipun didukung oleh perusahaan ventura aset kripto terkemuka.
  • Belum ada peretasan atau eksploitasi yang terkonfirmasi yang dikaitkan dengan kejatuhan harga token yang dramatis.
  • Investor kini menunggu penjelasan resmi karena kekhawatiran likuiditas mendominasi diskusi pasar.
Promo

TAC, yang masuk daftar Alpha di Binance, mengalami salah satu flash crash aset kripto paling tajam tahun ini setelah tokennya anjlok lebih dari 90% hanya dalam waktu sekitar 15 menit pada 7 Juli.

Meskipun belum ada konfirmasi pelanggaran keamanan atau kegagalan protokol, kejadian ini kembali memunculkan kekhawatiran soal risiko likuiditas dan konsentrasi token pada aset kripto yang baru terdaftar.

Performa Harga TAC
Performa Harga TAC | Sumber: Binance

TAC Alami Flash Crash yang Ekstrem

Harga TAC turun dari sekitar US$0,06 menjadi hampir US$0,004 hanya dalam beberapa menit, dengan volume trading melonjak karena aksi jual panik semakin cepat. Token ini lalu stabil di kisaran terendahnya dan masih turun lebih dari 90% dari harga sebelumnya pada hari itu.

Peristiwa ini terjadi hanya satu minggu setelah TAC mencetak rekor tertinggi sepanjang masa di sekitar US$0,067, yang semakin menyoroti volatilitas ekstrem pada aset digital yang baru saja listing.

Disponsori
Disponsori

Didukung Investor Besar, tetapi Belum Ada Penjelasan Resmi

TAC sedang mengembangkan blockchain Ethereum Virtual Machine (EVM)-compatible yang bertujuan menghadirkan aplikasi Ethereum ke dalam ekosistem TON dan Telegram.

Proyek ini telah berhasil menggalang dana sekitar US$11,5 juta dari investor kripto ternama, seperti TON Ventures, Hack VC, Animoca Ventures, Symbolic Capital, Primitive, dan Spartan Group.

TAC menggalang dana seed round US$6,5 juta dipimpin Hack VC dan Symbiotic Capital pada 2024. Sumber: TAC di X
TAC menggalang dana seed round US$6,5 juta dipimpin Hack VC dan Symbiotic Capital pada 2024 | Sumber: TAC di X

Meski harga anjlok secara drastis, baik tim TAC maupun Binance belum mengumumkan penyebab yang pasti pada waktu publikasi. Tidak ada bukti bahwa peristiwa hari ini terjadi akibat peretasan atau eksploitasi jaringan.

Likuiditas dan Konsentrasi Token Jadi Sorotan

Pengamat pasar menunjukkan beberapa faktor yang mungkin memicu kejatuhan ini, seperti likuiditas order book yang tipis, aksi jual dari holder besar, dan gelombang likuidasi beruntun.

Pembahasan di on-chain yang belum terverifikasi juga mempertanyakan apakah sejumlah klaster wallet mengontrol porsi besar dari total suplai yang beredar. Tapi, klaim ini belum terbukti dan sebaiknya tidak dianggap sebagai fakta pasti.

Penjualan besar-besaran ini terjadi setelah insiden exploit bridge lintas chain TAC pada Mei 2026, yang menyebabkan kerugian sekitar US$2,8 juta sebelum akhirnya pengguna yang terdampak mendapat kompensasi.

Walaupun kejadian itu tidak terkait langsung dengan pergerakan harga hari ini, insiden sebelumnya mungkin berkontribusi pada sentimen pasar yang rapuh.

Saat ini investor menunggu pernyataan resmi dari tim TAC, update dari exchange, serta data on-chain yang dapat menjelaskan penyebab kejatuhan mendadak ini.

Sampai ada informasi lanjutan, kemungkinan besar harga TAC akan tetap sangat volatile, di mana kondisi likuiditas dan aktivitas wallet besar menjadi indikator utama bagi trader untuk menilai peluang pemulihan token ini.


Untuk membaca analisis pasar kripto terbaru dari BeInCrypto, klik di sini.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori