Kembali

Pasar Kerja AS Tunjukkan Tanda Peringatan yang Terakhir Terjadi saat Pandemi 2020

Pilih kami di Google
author avatar

Ditulis oleh
Kamina Bashir

editor avatar

Diedit oleh
Harsh Notariya

03 April 2026 12.18 WIB
  • Lowongan pekerjaan pemerintah mencapai level terendah kedua sejak Desember 2020.
  • Oracle, Amazon, dan Block memangkas ribuan pekerjaan tahun ini.
  • Gap kepercayaan konsumen terhadap tenaga kerja mencapai 5,8 poin, menandakan kelemahan lebih lanjut.
Promo

Pasar kerja AS menunjukkan penurunan yang mengkhawatirkan. Menurut The Kobeissi Letter, jumlah lowongan kerja pemerintah turun sebanyak 51.000 pada bulan Februari menjadi 701.000.

Ini menjadi catatan terendah kedua sejak Desember 2020. Jumlah lowongan kerja pemerintah yang tersedia sudah turun sebanyak 524.000 sejak puncaknya tahun 2022 dan kini telah kembali ke level sebelum pandemi.

Selain itu, jumlah lowongan di pemerintah pusat menurun menjadi 89.000, atau level terendah kedua sejak masa pandemi. Angka ini juga setara dengan catatan pada tahun 2017 dan 2018.

Ikuti kami di X untuk mendapatkan berita terbaru secara langsung

“Sementara itu, tingkat perekrutan pemerintah berada di 1,4%, salah satu level terendah sejak pertengahan 2020 dan menyamai titik terendah pada tahun 2016 dan 2017. Perekrutan pegawai pemerintah benar-benar membeku,” terang postingan tersebut.

Lowongan Kerja Pemerintah AS
Penurunan Lowongan Kerja Pemerintah AS Sejak Puncak 2022 | Sumber: X/The Kobeissi Letter
Disponsori
Disponsori

Di sisi lain, sektor swasta juga memangkas jumlah pekerja secara besar-besaran. Oracle dikabarkan memberhentikan hingga 30.000 pegawai pada 31 Maret. Amazon memangkas 16.000 posisi korporat pada Januari, dan Block menghapus lebih dari 4.000 jabatan. Ini hanyalah sebagian dari banyak perusahaan yang melakukan pemutusan hubungan kerja.

Sentimen Konsumen Isyaratkan Masalah di Depan

Pada postingan terpisah, The Kobeissi Letter menyebut bahwa indikator yang mengarah ke depan” mengisyaratkan kemungkinan kenaikan tingkat pengangguran di AS.” Survei The Conference Board bulan Maret menunjukkan hanya 27,3% konsumen yang menggambarkan pekerjaan sebagai “melimpah.”

Angka ini naik tipis dari 26,7% di bulan Februari, tapi tetap jauh di bawah sekitar 55% yang merasa seperti itu pada tahun 2022. Pada saat yang sama, 21,5% menyatakan pekerjaan “sulit ditemukan,” naik dari sekitar 10% di periode yang sama.

Selisih antara kedua hasil survei ini, yang disebut sebagai perbedaan pasar tenaga kerja, turun menjadi hanya 5,8 poin. Ini merupakan level terendah sejak pandemi 2020.

The Kobeissi Letter menerangkan bahwa secara historis, indikator ini menjadi salah satu sinyal awal paling andal untuk naiknya angka pengangguran.

“Selain itu, level indikator saat ini hanya terlihat sebelum atau selama resesi di AS sejak tahun 1990-an. Pasar kerja akan semakin melemah,” tambah para analis.

Kepercayaan Konsumen AS | Sumber: X/The Kobeissi Letter

Karena semua indikator ini mengarah ke satu arah, laporan pekerjaan bulan Maret akan sangat diperhatikan untuk melihat apakah penurunan yang terjadi hanya siklus biasa atau menandakan perubahan yang lebih mendalam.

Langganan channel YouTube kami untuk menonton para pemimpin dan jurnalis memberikan pandangan pakar

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori