Kembali

Data Tarif Baru Tunjukkan Mengapa Pasar Kripto Macet Selama Berbulan-Bulan

sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Mohammad Shahid

20 Januari 2026 07.17 WIB
  • Riset baru menunjukkan 96% biaya tarif di AS dibayarkan secara domestik, yang berperan sebagai pajak lambat dan tersembunyi bagi konsumen dan bisnis.
  • Kebocoran biaya yang tenang itu mengurangi likuiditas diskresioner dan membantu menjelaskan mengapa pasar aset kripto terhenti setelah oktober alih-alih mengalami reli.
  • Dengan tekanan tarif yang tidak lagi meningkat, aset kripto mulai mendapatkan kembali momentumnya seiring dengan meredanya hambatan lain.
Promo

Riset terbaru yang dikutip oleh The Wall Street Journal menunjukkan tarif perdagangan AS secara diam-diam membebani ekonomi domestik. Beban inilah yang mungkin menjadi alasan kenapa pasar kripto kesulitan untuk mendapatkan momentum sejak aksi jual di bulan Oktober.

Sebuah studi dari Kiel Institute for the World Economy di Jerman menemukan bahwa untuk tarif yang diterapkan antara Januari 2024 hingga November 2025, sebanyak 96% biaya ditanggung oleh konsumen dan importir di AS, sedangkan eksportir asing hanya menanggung 4% saja.

Hampir US$200 miliar pendapatan dari tarif dibayarkan hampir seluruhnya di dalam ekonomi AS.

Sponsored
Sponsored

Tarif Bea Masuk Berperan Seperti Pajak Konsumsi Domestik

Riset ini menantang klaim politik utama yang menyatakan tarif dibayar oleh produsen asing. Faktanya, importir AS yang membayar tarif di perbatasan, lalu menanggung atau meneruskan biayanya ke konsumen.

Eksportir asing sebagian besar tetap mempertahankan harga. Alih-alih, mereka mengirimkan barang lebih sedikit atau mengalihkan pasokan ke pasar lain. Hasilnya bukan impor yang lebih murah, melainkan volume perdagangan yang menurun.

Ekonom menyebut efek ini sebagai pajak konsumsi yang berjalan lambat. Harga tidak langsung melonjak. Biaya secara perlahan masuk ke rantai pasok dari waktu ke waktu.

Presiden AS Trump Terapkan Tarif Baru ke Sejumlah Negara Eropa karena Menolak Penawaran Pembelian Greenland. Sumber: Truth Social
Sponsored
Sponsored

Inflasi AS Tetap Moderat, tapi Tekanan Mulai Meningkat

Inflasi AS masih cukup terkendali sampai tahun 2025. Karena itu, sebagian orang beranggapan tarif tidak berdampak besar.

namun, studi yang dikutip WSJ menunjukkan hanya sekitar 20% biaya tarif yang masuk ke harga konsumen dalam enam bulan. Sisanya ditanggung importir dan retailer, sehingga memangkas margin mereka.

Keterlambatan ini menjelaskan mengapa inflasi tetap moderat namun daya beli perlahan menurun. Tekanan menumpuk secara diam-diam, bukan meledak seketika.

Sponsored
Sponsored

Pasar kripto bergantung pada likuiditas dari dana lebih. Pasar akan naik ketika rumah tangga dan bisnis percaya diri untuk mengalokasikan modal berlebih.

Tarif telah menguras kelebihan dana itu sedikit demi sedikit. Konsumen membayar lebih mahal. Bisnis menanggung tambahan biaya. Dana tunai untuk aset spekulatif pun jadi lebih sedikit.

Hal inilah yang membuat pasar kripto tidak ambruk setelah Oktober, tapi juga gagal rebound lebih tinggi. Market masuk ke liquidity plateau, bukan bear market.

Sponsored
Sponsored

Aksi jual di bulan Oktober menguras leverage dan menghentikan arus dana ke ETF. Dalam kondisi normal, inflasi yang mulai reda biasanya membuat minat risiko kembali naik.

tapi, tarif menjaga kondisi keuangan tetap ketat secara perlahan. Inflasi tetap di atas target. The Fed pun terus berhati-hati. Likuiditas tidak berkembang.

Harga kripto pun bergerak sideways akibatnya. Tidak ada kepanikan, tapi juga tak ada bahan bakar untuk kenaikan berkelanjutan.

Secara keseluruhan, data tarif baru ini bukan satu-satunya penjelasan volatilitas pasar kripto. Tapi, data ini membantu menjelaskan kenapa market tetap tertahan.

Tarif diam-diam memperketat sistem, menguras dana ekstra, dan menunda kembalinya minat risiko.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori