Kembali

Tether Pecat Trader Emas HSBC Beberapa Bulan setelah Merekrut Mereka

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Lockridge Okoth

31 Maret 2026 19.51 WIB
  • Tether memutuskan hubungan kerja dengan dua trader emas senior yang baru saja direkrut dari HSBC beberapa bulan lalu.
  • Perekrutan tersebut dimaksudkan untuk membantu membangun lantai perdagangan bullion kelas dunia.
  • Tether memegang sekitar 140 ton emas fisik senilai sekitar US$24 miliar.
Promo

Tether Holdings SA telah melepas dua trader logam mulia senior yang sebelumnya mereka rekrut dari HSBC Holdings Plc baru beberapa bulan lalu.

Kepergian ini menandai perubahan mendadak bagi penerbit stablecoin tersebut, sebab Tether sebelumnya menganggap perekrutan ini sangat penting untuk ambisi mereka di pasar emas global.

Mengapa Perekrutan Tersebut Penting

Vincent Domien, mantan kepala global perdagangan logam di HSBC dan anggota dewan London Bullion Market Association (LBMA), bergabung dengan Tether di akhir 2025.

Mathew O’Neill, yang sebelumnya bertanggung jawab atas origination logam mulia di Eropa, Timur Tengah, dan Afrika di bank tersebut, juga ikut bergabung.

Disponsori
Disponsori

Kedua orang ini direkrut sebagai bagian dari rencana CEO Paolo Ardoino untuk bersaing langsung dengan bank-bank seperti JPMorgan dan HSBC dalam perdagangan emas.

Ardoino sebelumnya mengutarakan kepada Bloomberg bahwa perusahaan perlu membangun lantai perdagangan emas terbaik di dunia.

Tether telah mengakumulasi sekitar 140 ton emas fisik yang mereka simpan di sebuah bunker nuklir bekas era Perang Dingin di Swiss.

Cadangan emas tersebut bernilai sekitar US$24 miliar, sehingga Tether menjadi salah satu holder bullions fisik terbesar di luar bank sentral, exchange-traded fund (ETF), dan bank komersial.

Sebuah Perusahaan Kripto di Dunia Komoditas

Perubahan cepat ini menimbulkan pertanyaan tentang seberapa lancar perusahaan yang bergerak di bidang kripto dapat mengintegrasikan talenta perdagangan komoditas tradisional.

Tahun lalu, Tether membeli lebih dari 70 ton emas, mengungguli hampir semua bank sentral kecuali Polandia. Perusahaan juga pernah menyampaikan bahwa mereka akan secara aktif memperdagangkan cadangan emasnya untuk memanfaatkan peluang arbitrase antara harga Futures dan harga fisik.

Namun, pasar emas fisik dijalankan berdasarkan hubungan jangka panjang antara bank, perusahaan pemurnian, miner, serta dealer emas.

Menghubungkan antara manajemen treasury kripto dan perdagangan emas institusional ternyata sangat sulit.

Tether belum membeberkan alasan mengenai kepergian dua trader tersebut. Baik Domien maupun O’Neill juga belum memberikan komentar.

Perusahaan ini tetap menyimpan cadangan emas dalam jumlah besar dan menerbitkan Tether Gold (XAUT), yang mewakili sekitar 60% pangsa pasar stablecoin berbasis emas.

Apakah Tether akan mencari trader baru atau sepenuhnya merombak divisi emasnya, hal ini bisa menjadi sinyal seberapa besar komitmen perusahaan terhadap visi Ardoino untuk menyaingi holder emas berskala negara.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori