Terkait topik iniDewan Intelijen Pasar

Tether Raup US$4,5 Miliar di 2026, tapi Kepemilikan Bitcoin Kini Lampaui Dana Cadangan USDT

  • Buffer USDT Tether sebesar US$7,95 miliar kini lebih kecil daripada kepemilikan Bitcoin mereka senilai US$8,37 miliar.
  • Laba operasional mencapai US$4,5 miliar, namun cadangan yang sudah diaudit hanya bertambah US$1,66 miliar.
  • Penurunan 29% pada emas dan Bitcoin secara bersamaan akan menghapus seluruh buffer.
Promo

Tether meraup laba US$4,5 miliar dalam sembilan bulan pertama tahun 2026, berdasarkan attestation kuartal ketiga yang dirilis pada Jumat. Cadangan pelindung USDT bagi para holder kini berjumlah US$7,95 miliar, lebih kecil daripada US$8,37 miliar dalam bentuk Bitcoin (BTC) yang ada di cadangan.

Cadangan pelindung itu hampir dua kali lipat dibanding US$4,11 miliar tiga bulan lalu. Namun, dua aset utama yang memengaruhi besarnya penyangga ini, yaitu emas dan Bitcoin, justru memangkasnya setengah pada kuartal lalu, sehingga para holder USDT menjadi sangat bergantung bukan hanya pada harga aset tersebut, tetapi juga pada obligasi pemerintah AS.

Mengapa Laba US$4,5 Miliar Hanya Menambah US$1,66 Miliar ke Cadangan Pelindung

Laba operasional bersih adalah metrik utama milik Tether sendiri. Mayoritas laba ini berasal dari bunga atas surat utang pemerintah AS senilai US$132,4 miliar dan reverse repo, yaitu pinjaman jangka pendek dengan jaminan utang pemerintah AS, serta tidak menghitung pergerakan harga emas dan Bitcoin.

Disponsori
Disponsori

Attestation yang dipersiapkan oleh kantor akuntan BDO menghitung juga pergerakan harga. Berdasarkan data tersebut, penyangga hanya bertambah US$1,66 miliar selama sembilan bulan, bukan US$4,5 miliar.

BeInCrypto pernah melaporkan pada bulan Juli bahwa cadangan pelindung berkurang setengah pada kuartal 2 karena harga emas dan Bitcoin turun, meski Tether mencatat laba kuartalan US$1,5 miliar. Rilis pada Jumat tersebut tidak menjelaskan detail pemicu kenaikan US$3,8 miliar pada cadangan pelindung itu.

Dampak Penurunan 29% pada Emas dan Bitcoin terhadap Cadangan USDT

Emas dan Bitcoin secara total berjumlah US$27,45 miliar dalam cadangan Tether. Penurunan gabungan 29% pada keduanya akan benar-benar menghapus seluruh buffer, menurut perhitungan BeInCrypto berdasarkan data attestation.

Emas, Bitcoin, pinjaman dengan jaminan, dan investasi lain kini membentuk US$47,7 miliar, yakni sekitar 25% dari total cadangan.

S&P Global Ratings menurunkan USDT ke skor stabilitas terendah, “lemah,” pada November 2025, saat proporsi tersebut 24%. Penurunan ini disebabkan eksposur Bitcoin yang melebihi buffer serta belum jelasnya pihak kustodian maupun rekanan usaha.

Pertahanan Tether adalah 73% cadangan lainnya. Sekitar US$139,6 miliar tersimpan dalam bentuk surat utang pemerintah AS, reverse repo, serta kas, dan BDO telah memverifikasi jumlah tersebut. Namun, BDO menekankan valuasi itu berdasar asumsi bahwa perdagangan berjalan normal, bukan saat terjadi tekanan pasar.

“Tanggung jawab kami adalah memastikan USD₮ tetap bisa diandalkan saat orang benar-benar membutuhkannya, termasuk ketika pasar dan sistem keuangan berada di bawah tekanan,” ujar Paolo Ardoino, CEO Tether, dalam rilis tersebut.

Cadangan pelindung ini telah bergerak antara US$8,23 miliar hingga US$4,11 miliar dalam satu tahun, sementara USDT yang beredar tetap di kisaran US$183,5 miliar.

Bahkan setelah audit bersih perdana dari KPMG, stablecoin terbesar di dunia ini kini mengandalkan harga emas dan Bitcoin agar jaring pengamannya tetap terjaga.

Penyangkalan

BeInCrypto berkomitmen pada pelaporan yang tidak bias dan transparan. Artikel berita ini bertujuan untuk menyajikan informasi yang akurat dan tepat waktu. Namun, pembaca disarankan untuk memverifikasi fakta secara independen dan berkonsultasi dengan profesional sebelum mengambil keputusan apa pun berdasarkan konten ini. Harap diperhatikan bahwa Syarat dan Ketentuan, Kebijakan Privasi, dan Disclaimer kami telah diperbarui.

Disponsori
Disponsori