Kembali

Empat Kisah Kripto Ini Nampak Seperti Lelucon April Mop, Tapi Semuanya Benar-benar Terjadi

Pilih kami di Google
sameAuthor avatar

Ditulis & Diedit oleh
Harsh Notariya

01 April 2026 13.52 WIB
  • Beberapa token aset kripto asli terdengar lebih absurd daripada lelucon April Fool.
  • FARTCOIN menembus US$2,5 miliar; seorang anak 13 tahun melakukan rugged QUANT secara live di stream.
  • Proyek-proyek ini menunjukkan seperti apa kegagalan due diligence sebenarnya.
Promo

Hari ini adalah April Mop, yang berarti internet sedang waspada tinggi terhadap judul berita palsu. Di dunia aset kripto, kewaspadaan seperti itu seharusnya jadi komitmen sepanjang tahun.

Token-token berikut ini bukanlah lelucon. Token-token tersebut benar-benar rilis di blockchain, mengumpulkan uang sungguhan, serta meninggalkan holder yang nyata merugi. Bersama-sama, kisahnya memberi pelajaran soal pentingnya melakukan riset sendiri, lebih dari sekadar gurauan apa pun.

Token Bernama Kentut Capai US$2,5 Miliar

Karena nampaknya pasar sudah kehabisan hal-hal serius untuk didanai, Fartcoin (FARTCOIN) hadir di Solana pada Oktober 2024. Asal-usulnya memang benar-benar seperti namanya. Sebuah chatbot AI bernama Truth Terminal, buatan peneliti Andy Ayrey, suka bikin lelucon kentut.

Para penggemarnya merasa hal itu layak dijadikan token.

Disponsori
Disponsori

Dalam waktu tiga bulan saja, FARTCOIN menembus kapitalisasi pasar US$1 miliar. Token ini mencapai tonggak itu lebih cepat dibanding Dogecoin (DOGE), yang butuh waktu delapan tahun. Pikirkan tentang itu sejenak.

Sebuah token bertema kentut bisa mengalahkan meme coin OG.

Pada 19 Januari 2025, FARTCOIN mencapai puncak di harga US$2,48 per token dengan valuasi US$2,5 miliar. Truth Terminal sendiri kemudian disebut-sebut sebagai AI crypto millionaire pertama. Marc Andreessen bahkan memberikan bot tersebut Bitcoin (BTC) senilai US$50.000.

Hingga April 2026, FARTCOIN diperdagangkan di kisaran US$0,17 dengan kapitalisasi pasar sekitar US$175 juta. Artinya sudah anjlok 93% dari puncaknya. Ada ribuan wallet sekarang memegang token yang dinamai berdasarkan proses biologis tubuh manusia dan nilainya hampir habis. Tak ada chatbot AI yang akan datang untuk menyelamatkan mereka.

Meski begitu, fakta paling konyol adalah Fartcoin masih berada di posisi 183 aset kripto teratas, berdasarkan kapitalisasi pasar.

Grafik Harga Fartcoin
Grafik Harga Fartcoin | Sumber: BeInCrypto

Seorang Pengembang Membakar US$10 Juta karena Tidak Sengaja, dan Harga Naik

SLERF diluncurkan di Solana pada 18 Maret 2024. Token ini berhasil mengumpulkan dana presale sebesar US$10 juta. Namun, yang terjadi kemudian layak masuk museum kesalahan manusia.

Pengembang anonimnya secara tak sengaja mengirim seluruh alokasi token presale dan token pool likuiditas ke alamat burn. Hilang. Permanen. Otoritas mint sudah dicabut, jadi benar-benar tidak ada tombol undo, tidak ada hotfix, tidak ada solusi “coba hidup-matikan dulu.”

“Guys I fucked up. I burned the LP and the tokens that were set aside for the airdrop. Mint authority is already revoked so I can not mint them. There is nothing I can do to fix this. I am so fucking sorry,” terang Slerfsol melalui X.

Pengembang tersebut mengakui hal itu secara terbuka, dan harus diakui, ia setidaknya jujur menghadapi situasi ini.

Disponsori
Disponsori

Tapi, di sinilah kisahnya jadi benar-benar tak masuk akal. Bukannya hancur hingga nol, SLERF malah reli.

Aksi luar biasa ini menarik para spekulan layaknya ngengat ke cahaya mahal. Dalam 24 jam, volume perdagangan menembus US$2,5 miliar, sempat mengalahkan Ethereum (ETH) dan USDC. Kapitalisasi pasar puncaknya mencapai US$450 juta. Semua itu untuk token yang kas treasury-nya baru saja dibakar.

Sampai April 2026, SLERF diperdagangkan sekitar US$0,003 dengan kapitalisasi pasar kurang lebih US$3 juta. Penurunan nilai lebih dari 99,7%. Dana presale US$10 juta tetap lenyap selamanya. Di jaringan Solana, sebuah burn address kini memegang typo termahal dalam sejarah meme coin.

Anak 13 Tahun Rugged Sebuah Token di Kamera, lalu Internet Menemukannya

Pada 20 November 2024, seorang remaja meluncurkan token bernama QUANT di Pump.fun saat livestream. Delapan menit kemudian, ia langsung melakukan dump atas semua tokennya senilai sekitar US$30.000.

Kejadian itu terekam secara langsung. Remaja 13 tahun itu merayakan keuntungannya dan mengacungkan jari tengah ke kamera.

Lalu yang terjadi berikutnya terasa ironis dan juga mengkhawatirkan. Komunitas kripto melakukan “revenge pump,” membeli QUANT semata-mata untuk mengakali si pengembang muda, sehingga market cap melonjak ke US$35 juta hanya dalam hitungan jam. Ironinya sungguh telak.

Padahal kalau saja remaja itu tidak buru-buru jualan, kepemilikannya bisa bernilai lebih dari US$1 juta. Ia memilih US$30.000 dan serangan massa internet sebagai gantinya.

Akibatnya, situasi makin kacau. Anggota komunitas membeberkan data pribadi si remaja, merilis alamat rumah dan nama sekolahnya. Ibunya menerima pesan-pesan kasar di Instagram.

Orang dewasa menghabiskan jutaan dolar membeli token buatan seorang anak, lalu mereka mengganggu anak itu saat ia bersikap sebagaimana anak-anak pada umumnya. Kini, QUANT praktis telah mati, tak ada transaksi tercatat selama lebih dari 29 hari.

Remaja tersebut kemudian menciptakan token permintaan maaf. Tak satupun yang laku. Ternyata, memaafkan memang tidak ada likuiditasnya.

“Crypto Paling Jujur di Dunia” Tidak Menjanjikan Apa Pun dan Mencapai US$450 Juta

Jika SLERF adalah sebuah kecelakaan dan QUANT merupakan scam, Useless (USELESS) justru menjadi sesuatu yang lebih langka di dunia aset kripto. Token ini hadir dengan transparansi.

USELESS meluncur di Solana melalui LetsBONK.fun pada Mei 2025 dengan konsep yang mungkin bisa membuat para venture capitalist menangis. Tidak ada roadmap, tanpa alokasi tim, tanpa vesting VC, tanpa dana ekosistem, dan tidak menawarkan utilitas apa pun. Seluruh suplai token sebanyak 1 miliar langsung tersedia sejak hari pertama, dan otoritas mint sudah dilepas secara permanen.

Tangkapan Layar Beranda Useless. Sumber: USELESS Coin
Tangkapan Layar Beranda Useless | Sumber: USELESS Coin

Tentu saja, pasar langsung menyukainya. USELESS melonjak dari kapitalisasi pasar US$200.000 menjadi US$40 juta hanya dalam satu minggu. Kemudian turun 87,5% ke US$5 juta. Setelah itu, token ini kembali naik ke US$250 juta dalam sebulan. Pada Oktober 2025, USELESS mencapai puncak kapitalisasi pasar di US$450 juta.

Coinbase, Kraken, dan Gate.io semuanya melakukan listing. Exchange besar memberi ruang untuk sebuah token yang jelas-jelas menyatakan tidak menawarkan apa pun. Pada April 2026, kapitalisasi pasar USELESS bertahan di sekitar US$32 juta.

Inilah plot twist-nya. Tidak seperti kebanyakan token lain dalam daftar ini, USELESS tidak melakukan rug pull dan tidak ambruk 99%. Sebuah token yang dari awal tidak menjanjikan apa-apa, justru menjadi proyek paling jujur di antara semua daftar ini.

Checklist Due Diligence untuk Setiap Hari, Bukan Hanya 1 April

Empat proyek ini punya pola yang seharusnya membuat siapa pun yang memperhatikan merasa khawatir. Tak satu pun menawarkan produk yang sudah berfungsi, tim kredibel dengan identitas publik, atau kasus penggunaan selain sekadar spekulasi. Tapi, secara kolektif mereka tetap menarik dana hingga miliaran dolar.

Antara Januari 2024 hingga Maret 2025, lebih dari tujuh juta token sudah diluncurkan hanya di Pump.fun. Berdasarkan data dari DappRadar, 98,6% dari token yang minimal memiliki lima transaksi langsung jatuh jadi skema pump and dump yang tidak berharga. Sisanya 1,4% termasuk FARTCOIN.

Pelajarannya, bukan berarti semua meme coin adalah scam. USELESS beroperasi dengan tingkat transparansi yang lebih tinggi dari beberapa token yang punya whitepaper setebal 50 halaman. Pelajaran pentingnya adalah, ketiadaan utilitas, akuntabilitas, bahkan keseriusan dasar tidak pernah menghalangi arus modal sedikit pun.

Sekarang, hampir semua orang selalu mengecek ulang sebuah headline sebelum membagikannya. Tapi besok, kebanyakan akan kembali membeli token hanya berdasarkan tangkapan layar dari Telegram. Ini beberapa pertanyaan yang sebaiknya kamu ajukan sebelum membeli apa pun.

Bisa tidak, kamu memverifikasi siapa yang membangunnya? Apakah ada produk yang benar-benar berfungsi, atau cuma website dan grup chat? Sudahkah smart contract-nya diaudit oleh firma terpercaya? Bagaimana distribusi tokennya, dan apakah ada insider yang memegang bagian terlalu besar? Apakah valuasinya mencerminkan penggunaan nyata, atau hanya sekadar hype?

Developer dari SLERF ceroboh saat melakukan transaksi. Pembuat QUANT adalah anak-anak yang memperlakukan blockchain seperti lapak limun. FARTCOIN muncul hanya dari lelucon toilet AI. USELESS justru berkata jujur dari awal dan justru mendapatkan ganjaran dari situ.

Di setiap kasus, semua informasi memang sudah tersedia. Pertanyaan sebenarnya hanya apakah ada yang peduli untuk memperhatikan sebelum menekan tombol “buy”.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori