Kembali

Tom Lee dari BitMine Menjelaskan Siklus Emas, Perak, dan Bitcoin | Berita Kripto AS

author avatar

Ditulis oleh
Lockridge Okoth

editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

28 Januari 2026 21.27 WIB
  • Emas dan perak reli karena investor mengantisipasi pelemahan dolar dan risiko geopolitik
  • Tom Lee mengatakan kekuatan logam sering mendahului reli Bitcoin dan Ethereum yang baru
  • Fundamental aset kripto membaik setelah deleveraging, meskipun kinerjanya masih tertinggal dari logam
Promo

Selamat datang di US Crypto News Morning Briefing—ringkasan utama terkait perkembangan paling penting di dunia aset kripto untuk hari ini.

Ambil secangkir kopi dan duduk santai — pasar sedang bergerak, dan apa yang panas hari ini bisa menjadi sinyal untuk langkah berikutnya. Logam mulia sedang jadi sorotan utama, saham tetap stabil, dan Bitcoin… sepertinya masih menunggu momentum selanjutnya.

Sponsored
Sponsored

Berita Kripto Hari Ini: Tom Lee Jelaskan Kenapa Emas dan Perak Sedang Jadi Perhatian Investor

Investor kini semakin banyak melirik logam mulia karena harga emas dan perak melonjak ke rekor tertinggi dalam beberapa tahun. Di tengah situasi ini, Tom Lee dari BitMine berpendapat tren ini menandakan sesuatu yang lebih dari sekadar spekulasi jangka pendek.

Dalam penampilan terbarunya di acara Power Lunch CNBC, Lee, Kepala Riset BitMine, memaparkan alasan logam mulia kini disebut sebagai “kelas aset yang nyata dan sahih” dan apa artinya untuk saham dan aset kripto.

“Logam mulia kini terbukti sebagai kelas aset yang nyata dan sahih karena menurut saya selama bertahun-tahun, mungkin orang berpikir hanya penggemar emas yang harus punya emas. Tapi sekarang, terutama dalam tiga tahun terakhir, logam mulia, menurut saya, mulai terlihat seperti andalan,” ujar Lee .

Dia menuturkan, kenaikan harga logam didorong oleh kombinasi ketidakpastian geopolitik, melemahnya dolar, dan kebijakan bank sentral yang dovish. Meski begitu, menurut Lee reli logam mulia bukan berarti berita buruk bagi pasar saham.

“Saya tidak berpikir hal-hal itu buruk untuk saham karena jika ini tanda melemahnya dolar atau langkah bank sentral yang lebih dovish, maka itu baik untuk harga aset,” terang dia.

Menurut Lee, dolar yang lebih lemah dan pertumbuhan laba yang semakin cepat justru menjadi kekuatan penyeimbang bagi saham, walaupun logam mulia sedang jadi magnet bagi investor.

Pilihan Sektor Teratas Tom Lee dan Prospek Aset Kripto untuk 2026

Bagi investor yang ingin mempersiapkan diri sampai akhir 2026, sebaiknya perhatikan rekomendasi sektor dari Lee.

Sponsored
Sponsored

Dari sudut pandang BitMine, sektor unggulan yang layak dipilih antara lain energi, material dasar, keuangan, industri, saham berkapitalisasi kecil, dan perusahaan teknologi Mag-7.

“Sektor keuangan sedang diterpa karena Gedung Putih sedang memilih siapa yang diuntungkan dan yang dirugikan…Tapi fundamental perbankan sangat baik, dan menurut saya tokenisasi serta blockchain jadi penggerak produktivitas besar, lalu AI adalah dorongan utama. Saya yakin perbankan akan makin mirip dengan saham teknologi seiring waktu,” ucap dia.

Saat pasar tradisional relatif stabil, Lee turut menyoroti kondisi aset kripto saat ini yang masih tertinggal dari logam mulia dalam hal performa. Ia menambahkan bahwa deleverage di Oktober 2025 masih berdampak pada pasar aset kripto.

“Ada deleveraging besar-besaran…beberapa exchange dan market maker…jadi industri ini semacam tertatih-tatih, namun fundamentalnya sudah jauh membaik,” papar Lee.

Dia menambahkan, secara historis, periode ketika logam mulia naik tajam sering kali diikuti oleh lonjakan baru pada Bitcoin dan Ethereum setelah harga logam mulai stabil.

Sponsored
Sponsored

Lee juga membahas ketidakpastian jangka pendek, termasuk shutdown pemerintah dan potensi hasil keuangan yang mengecewakan, dengan menegaskan bahwa kejadian seperti itu biasanya justru menjadi kesempatan beli ketimbang ancaman jangka panjang.

“Dalam jangka pendek, shutdown tentu menciptakan ketidakpastian…namun semuanya terbukti menjadi peluang beli,” komentar Lee.

Secara keseluruhan, Tom Lee dari BitMine menggambarkan pasar yang sedang berubah. Saat ini logam mulia jadi pusat perhatian investor, namun aset kripto bisa saja mengalami lonjakan setelah instrumen safe haven tradisional melambat.

Investor yang ingin pendekatan seimbang sebaiknya tetap punya eksposur ke sektor-sektor berperforma tinggi, menghormati momentum logam mulia, dan mencermati fundamental aset kripto untuk tanda-tanda pergerakan berikutnya.

Chart of the Day

Performa Harga Emas, Perak, Bitcoin, dan DXY | Sumber: TradingView
Sponsored
Sponsored

Byte-Sized Alpha

Berikut rangkuman berita aset kripto AS lainnya yang layak Anda simak hari ini:

Ringkasan Pre-Market Saham Kripto

PerusahaanPenutupan per 27 JanuariRingkasan Pre-Market Saham Kripto
Strategy (MSTR)US$161,58US$162,70 (+0,69%)
Coinbase (COIN)US$210,83US$212,88 (+0,97%)
Galaxy Digital Holdings (GLXY)US$33,18US$33,45 (+0,81%)
MARA Holdings (MARA)US$10,52US$10,59 (+0,67%)
Riot Platforms (RIOT)US$17,55US$17,72 (+0,97%)
Core Scientific (CORZ)US$19,94US$20,22 (+1,405)
Lomba buka pasar saham kripto | Sumber: Google Finance

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori