Strategis pasar veteran, Tom Lee, mengisyaratkan bahwa pasar saham AS mungkin sedang mendekati titik balik penting.
Ia menyoroti tiga sektor, termasuk aset kripto, sebagai calon pemimpin dalam reli pasar berikutnya.
Rotasi Pasar dan Aset Kripto Jadi Panggung untuk Reli Berikutnya, Kata Tom Lee
Berbicara di Closing Bell CNBC, Lee memaparkan skenario optimistis namun berhati-hati di mana S&P 500 bisa naik menuju 7.300 seiring posisi risk-off yang mulai menurun dan pendapatan perusahaan tetap kuat.
“Saham-saham sudah mengalami beberapa tekanan,” ujar Lee, merujuk pada penurunan sektor perangkat lunak baru-baru ini dan rotasi keluar dari saham teknologi mega-cap MAG 7 menuju perusahaan “pembuat peluru” fokus AI, serta pergerakan risk-off lebih luas ke emas.
Meski ada volatilitas, ia menegaskan bahwa fundamental dasar pasar tetap solid, didukung oleh pertumbuhan pendapatan dua digit secara luas di pasar.
Lee menyebutkan tiga trade yang bisa menjadi penentu reli berikutnya:
- Rotasi kembali ke MAG 7
- Peluang terbentuknya bottom di sektor perangkat lunak (IGV), dan
- Aset kripto.
Menurut Lee, data institusi menunjukkan kepemilikan perangkat lunak saat ini berada di titik terendah dalam beberapa dekade, sedangkan valuasi saham MAG 7 lebih murah dibandingkan pemimpin AI dibandingkan satu dekade terakhir.
“Penurunan aset kripto sudah mencapai sekitar 80% dari level crypto winter sebelumnya, sehingga tercipta peluang trade dengan probabilitas tinggi,” terang Lee.
Sektor perangkat lunak, khususnya semikonduktor, masih menjadi variabel kunci. Laporan pendapatan Nvidia yang akan datang kemungkinan besar akan menentukan arah trade infrastruktur AI dan dapat memperkuat atau justru mengurangi sentimen optimistis pasar.
Lee menyarankan bahwa sektor perangkat lunak mungkin sudah mendekati titik bottom, tapi ia mengingatkan bahwa hasil dari pemain besar seperti Nvidia sangat penting agar reli berlanjut.
Kekuatan Konsumen dan Sektor Defensive Bisa Menahan Pivot Pasar
Saham sektor consumer discretionary juga menunjukkan tanda ketahanan, sehingga dapat memberi dukungan di tengah lemahnya kinerja teknologi. Jonathan Krinsky dari BTIG menyorot performa kuat restoran, maskapai, dan perusahaan pengembang properti, dengan mencatat sejumlah breakout teknikal tengah berlangsung.
Di saat kepercayaan konsumen berada di titik rendah secara kontrarian, saham discretionary bisa mendapat manfaat dari pemulihan pasar yang makin meluas, apalagi karena suku bunga terus turun.
Suku bunga KPR sudah turun dari hampir 8% menjadi 6,17%, dan imbal hasil Treasury 10-tahun tetap menguntungkan, sehingga permintaan di sektor perumahan dan jasa terus terdorong.
Lee juga memaparkan alasan mengapa sektor defensif, seperti kebutuhan pokok dan kesehatan, mengungguli beberapa waktu terakhir.
“Ini sebagian besar adalah mean-reversion setelah tiga tahun kenaikan pasar,” tutur Lee. “Portofolio sedang menurunkan risiko sementara, tapi tren bull market utamanya tetap kuat.”
Sang strategis menegaskan bahwa kondisi pasar saat ini menuntut perhatian ekstra pada posisi portfolio, pendapatan, dan rotasi sektor.
Sementara narasi teknologi dan AI mendominasi berita utama, ia percaya bahwa pelebaran pasar dan sektor-sektor yang selama ini kurang diperhatikan justru bisa memimpin kenaikan selanjutnya.
Aset kripto, yang sudah melewati penurunan dalam beberapa waktu terakhir, bahkan bisa memulai reli pasar lebih awal, sehingga memberi peluang bagi para trader.
Ketika investor menunggu laporan Nvidia dan memantau stabilisasi perangkat lunak, pandangan Lee mengisyaratkan pasar siap bergerak ke arah baru.
Jika MAG 7 melanjutkan tren positif, sektor perangkat lunak stabil, dan sektor discretionary tetap kuat, S&P 500 berpotensi naik bertahap ke 7.300. Kondisi ini bisa membuka jalan bagi reli lebih luas di pasar saham dan aset digital.