Data on-chain terbaru menguak temuan bahwa jumlah trader DEX di Solana telah anjlok sejak Oktober tahun lalu. Para analis pun mengajukan argumen yang saling bertentangan untuk menjelaskan penurunan ini.
Kelompok bearish menilai penurunan trader menandakan eksodus pengguna dari jaringan. Namun, kubu bullish punya pandangan berbeda: mereka menyebut fenomena ini sebagai “reset sehat” yang dapat menopang pertumbuhan jangka panjang Solana.
Trader DEX Solana Anjlok 90%
Data dari Dune mengungkap jumlah trader harian DEX di Solana merosot drastis dari lebih dari 8 juta pada Oktober tahun lalu menjadi di bawah 1 juta pada waktu publikasi.
Grafik memperlihatkan penurunan hampir 90% yang berlangsung konsisten selama hampir satu tahun. Hal ini mengindikasikan para trader meninggalkan jaringan tersebut dan tak lagi melihat peluang cuan di dalamnya.

“Semua orang sudah keluar dari kasino atau kehilangan segalanya. Grafik ini gila,” komentar investor Qwerty.
Secara logis, semakin sedikit trader seharusnya berdampak pada menurunnya volume perdagangan karena jumlah partisipan juga berkurang. Namun, data dari DefiLlama menunjukkan bahwa volume perdagangan harian DEX Solana tetap stabil di kisaran US$3 miliar hingga US$5 miliar. Ketidaksesuaian ini memicu dugaan bahwa aktivitas perdagangan di Solana didominasi oleh bot trading.
“Melihat volume itu sangat menyesatkan, karena kita semua tahu betapa banyaknya farm + bot volume yang berjalan 24/7. Jumlah trader aktif yang anjlok parah itu mengerikan, dan bisa dirasakan bahkan tanpa grafik kalau kamu aktif di sini setiap hari,” ujar investor NoCapMat.eth.
Menurut CoinGecko, kinerja tahunan meme coin teratas di Solana tercatat negatif. Meski memiliki likuiditas paling tinggi, token-token tersebut justru mengalami kerugian mulai dari 10% hingga 70%.

Para analis memaparkan bahwa trader kehilangan minat pada perdagangan token meme di Solana setelah peluncuran token seperti TRUMP, MELANIA, LIBRA, dan YZY. Token-token tersebut sempat memicu hype besar, namun akhirnya berujung pada rug pull dan hilangnya kepercayaan, sehingga mendorong pengguna ritel pindah ke chain lain atau bahkan keluar dari pasar sama sekali.
Penjelasan Lain soal Perginya 7 Juta Wallet Solana
Namun, analis dengan pandangan bullish berpendapat bahwa penurunan tajam pada grafik di atas justru bisa menjadi sinyal titik dasar (bottom) sebelum pemulihan, berdasarkan pengalaman pribadi mereka.
Dari sudut pandang yang lebih positif, beberapa analis menyatakan bahwa hilangnya tujuh juta wallet mungkin mencerminkan pembersihan bot, bukan pengguna asli. Mereka menjelaskan bahwa bot selama ini telah menggelembungkan metrik Solana di masa lalu. Kini, ketika alamat-alamat bot sudah tidak lagi menguntungkan, pengguna biasa justru mendapatkan lingkungan yang lebih adil. Para analis melihat ini sebagai tanda sehat untuk pertumbuhan jangka panjang.
Di samping itu, Matthew Nay, seorang analis di Messari, membantah keakuratan data mengejutkan tersebut. Ia berargumen bahwa kesehatan on-chain Solana tetap stabil.
“…Itu salah—jumlah transaksi, pembayar biaya, dan penandatangan semuanya stabil (tidak turun sebanyak yang ditunjukkan grafik itu),” terang Nay.
Alhasil, debat mengenai kebenaran data on-chain Solana pun masih berlanjut, mencerminkan kompleksitas dinamika internal jaringan tersebut. Sementara itu, harga Solana (SOL) tercatat sudah naik 35% pada Agustus, diperdagangkan di atas US$210, dengan sentimen bullish yang masih mendominasi altcoin ini.
Bagaimana pendapat Anda tentang anjloknya jumlah trader DEX Solana ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!
Penyangkalan
Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi.
Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.
