Kembali

Binance Luncurkan Perdagangan Token Pre-IPO Menjelang Supercycle Teknologi

Pilih kami di Google
editor avatar

Diedit oleh
Mohammad Shahid

11 April 2026 19.26 WIB
  • Binance, melalui PreStocks berbasis Solana, telah menambahkan lima aset pre-IPO ke bagian Markets di Web3 Wallet-nya.
  • PreStocks mengatakan tokennya di aplikasi terkait dengan perusahaan swasta besar termasuk SpaceX, OpenAI, dan Anthropic,
  • Produk baru ini tidak memberikan hak kepemilikan atau hak sebagai pemegang saham dan tidak tersedia untuk orang AS.
Promo

Binance mulai menampilkan aset pre-IPO di bagian Markets pada Web3 Wallet miliknya, menambah produk on-chain baru yang terkait dengan perusahaan swasta yang belum go public.

Exchange tersebut menyampaikan bahwa lima aset pre-IPO sekarang tersedia di tampilan wallet pada aplikasinya.

Token Pre-IPO Terkait SpaceX dan OpenAI

Exchange yang dipimpin oleh Richard Teng tidak menyebutkan secara spesifik lima aset yang terdaftar di market dalam pengumuman singkatnya.

Disponsori
Disponsori

Namun, PreStocks yang mengumumkan aset pre-IPO miliknya kini sudah tersedia di aplikasi Binance, menuturkan bahwa platformnya menawarkan token yang terhubung ke SpaceX, OpenAI, Anthropic, Anduril, Kalshi, dan Polymarket.

Di situs webnya, PreStocks menjelaskan bahwa token-token tersebut didukung 1:1 oleh eksposur special-purpose-vehicle terhadap saham perusahaan terkait.

PreStocks juga menegaskan bahwa token mereka tidak memberikan hak kepemilikan, hak suara, dividen, akses informasi, atau hak hukum lain. Perusahaan ini juga menjelaskan bahwa produk-produknya tidak tersedia di Amerika Serikat atau bagi warga negara AS.

Pada dasarnya, struktur ini hanya memberi holder paparan terhadap harga tanpa memiliki hak sebagai pemegang saham.

Sementara itu, langkah Binance masuk ke sektor equity tokenized semakin memanaskan persaingan antar platform aset digital besar untuk menangkap alur kerja keuangan tradisional.

Beberapa exchange kripto besar, termasuk Kraken dan Gemini, semakin aktif mengeksplorasi penawaran tradisional selama setahun terakhir. Selain itu, Bitget, pesaing utama lainnya, baru saja mengenalkan produk serupa, IPO Prime, hanya beberapa hari sebelumnya.

Peluncuran agresif dari perusahaan-perusahaan ini menunjukkan upaya mereka dalam menangkap permintaan ritel yang tumbuh akibat “supercycle IPO” tahun 2026.

Analis pasar mengungkapkan bahwa siklus IPO kali ini diperkirakan menjadi yang terbesar dalam sejarah, dengan potensi membuka nilai lebih dari US$3,6 triliun.

SpaceX milik Elon Musk memimpin gelombang IPO baru ini. Perusahaan tersebut baru-baru ini mengajukan dokumen secara rahasia ke US Securities and Exchange Commission (SEC) pada 1 April. Perusahaan bidang antariksa ini dikabarkan membidik listing pada bulan Juni 2026 dengan valuasi sekitar US$2 triliun.

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori