Kembali

Bhutan Jual Bitcoin US$22,4 Juta saat Portofolio Drop 70%+

author avatar

Ditulis oleh
Oihyun Kim

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

05 Februari 2026 12.42 WIB
  • Bhutan mentransfer Bitcoin senilai US$22,4 juta dari wallet negara dalam sepekan terakhir, termasuk transaksi langsung ke market maker institusional QCP Capital.
  • Portofolio kripto negara tersebut telah turun lebih dari 70%, dari puncak US$1,4 miliar menjadi sekitar US$412 juta, dipicu oleh aksi penjualan dan depresiasi pasar.
  • Bhutan telah menghasilkan lebih dari US$765 juta keuntungan dari Bitcoin mining sejak 2019 dengan memanfaatkan tenaga hidroelektrik, namun aktivitas mining melambat setelah Bitcoin halving 2024 menggandakan biaya mining.
Promo

Bhutan memindahkan Bitcoin senilai US$22,4 juta dari wallet negara pekan ini, termasuk transaksi langsung ke market maker institusional QCP Capital. Portofolio kripto negara di kawasan Himalaya tersebut telah menyusut dari puncak US$1,4 miliar menjadi sekitar US$412 juta.

Arus keluar ini melanjutkan pola likuidasi berkala yang dilakukan oleh Royal Government of Bhutan, yang mulai melakukan Bitcoin mining dan menyimpan BTC sejak 2019. Transaksi terbaru ini menyoroti tantangan yang dihadapi strategi kripto tingkat negara di tengah tekanan pasar yang masih berlangsung.

Sponsored
Sponsored

Pola Penjualan Bitcoin dan Strategi Transaksi Institusional

Platform analitik blockchain Arkham mengonfirmasi adanya penjualan Bitcoin tersebut. Dua arus keluar besar berasal dari Druk Holding Investments (DHI), lembaga investasi negara Bhutan. Transaksi tersebut mencakup 184,03 BTC senilai US$14,09 juta, serta 100,82 BTC senilai US$8,31 juta lima hari sebelumnya. Transaksi terakhir ini dikirim langsung ke alamat berlabel milik QCP Capital, market maker institusional berbasis Singapura yang aktif di pasar derivatif dan spot.

Menurut analisis Arkham, Bhutan biasanya menjual Bitcoin dalam tranche sekitar US$50 juta. Data historis menunjukkan aktivitas penjualan yang sangat besar terjadi antara pertengahan hingga akhir September 2025, dengan beberapa transaksi melampaui US$50 juta per transaksi. Arus keluar mingguan senilai US$22,4 juta kali ini lebih kecil dibandingkan penjualan sebelumnya, yang mengindikasikan likuidasi yang lebih terukur atau penurunan jumlah kepemilikan.

Dasbor analitik blockchain menampilkan arus keluar Bitcoin Bhutan
Arus keluar Bitcoin Bhutan | Sumber: Arkham

Transaksi ke QCP Capital mengindikasikan likuidasi strategis, bukan penjualan tertekan. Market maker seperti QCP memungkinkan transaksi blok besar tanpa menimbulkan gangguan signifikan di pasar. Strategi ini memungkinkan negara keluar dari posisi sambil meminimalkan dampak harga, berbeda dengan deposit langsung ke crypto exchange yang kerap memicu reaksi pasar yang lebih tajam.

Bitcoin Mining Bhutan, Halving 2024, dan Perubahan Strategi

Strategi Bitcoin Bhutan dimulai pada 2019, ketika DHI meluncurkan operasi Bitcoin mining yang ditenagai oleh sumber daya hidroelektrik melimpah di negara tersebut. Arkham memperkirakan Bhutan telah menghasilkan lebih dari US$765 juta keuntungan dari Bitcoin sejak awal operasi, sementara total biaya energi tercatat sekitar US$120 juta. Pemanfaatan tenaga air menjaga biaya mining tetap rendah dibandingkan kompetitor yang bergantung pada bahan bakar fosil.

Sponsored
Sponsored

Namun, Bitcoin halving 2024 mengubah secara fundamental ekonomi mining. Peristiwa yang terjadi sekitar setiap empat tahun ini memangkas reward blok menjadi setengah, yang secara efektif menggandakan biaya untuk menambang satu Bitcoin. Data menunjukkan bahwa Bhutan menambang sebagian besar kepemilikannya sebelum April 2024, lalu memangkas produksi secara signifikan setelahnya.

Margin keuntungan sebelum halving memungkinkan Bhutan mengakumulasi Bitcoin dalam jumlah besar dengan biaya yang sangat kompetitif. Namun, penurunan efisiensi pasca-halving kemungkinan mendorong negara tersebut untuk memonetisasi cadangannya, alih-alih melanjutkan operasi mining yang semakin intensif energi dengan imbal hasil lebih rendah. Pergeseran dari akumulasi ke penjualan selektif ini mencerminkan tren industri yang lebih luas, seiring menyempitnya profitabilitas sektor mining global.

Penyusutan Portofolio Kripto dan Kepemilikan Terkini

Portofolio kripto Bhutan mengalami kontraksi tajam. Data Arkham Intelligence menunjukkan bahwa aset on-chain DHI saat ini bernilai sekitar US$412 juta, turun lebih dari 70% dari puncak US$1,4 miliar. Portofolio tersebut sebagian besar terdiri dari sekitar 5.700 BTC, dengan kepemilikan Ethereum dan token lain dalam jumlah yang sangat kecil.

Penurunan nilai portofolio ini dipicu oleh kombinasi aksi penjualan dan depresiasi harga Bitcoin. Sebagian erosi nilai berasal dari likuidasi strategis untuk realisasi keuntungan atau kebutuhan fiskal, namun kondisi pasar secara keseluruhan sepanjang 2025 hingga awal 2026 juga berkontribusi signifikan. Kepemilikan puncak Bhutan bertepatan dengan harga tertinggi Bitcoin, sehingga koreksi harga memperbesar persentase penurunan nilai.

Riwayat transaksi menunjukkan bahwa mitra exchange utama DHI adalah Binance, dengan nilai transfer mencapai US$261 juta atau sekitar 68% dari total aktivitas, diikuti Celsius Network sebesar US$118 juta atau 31%. Sejumlah kecil transaksi juga dilakukan melalui Kraken. Interaksi dengan berbagai crypto exchange serta transaksi langsung dengan market maker menunjukkan pendekatan pengelolaan treasury yang relatif canggih.

Entitas Druk Holding Investments mengelola aset digital ini bersama investasi tradisional sebagai bagian dari strategi diversifikasi nasional Bhutan. Integrasi kripto ke dalam treasury negara menempatkan Bhutan di antara segelintir negara yang terlibat langsung di pasar aset digital. Apakah likuidasi berkelanjutan ini menandakan keluar sepenuhnya dari Bitcoin atau sekadar penyeimbangan portofolio masih menjadi pertanyaan terbuka, seiring pengamat terus memantau arah adopsi kripto oleh negara berdaulat.

Bagaimana pendapat Anda tentang langkah Bhutan menjual Bitcoin di tengah penurunan tajam portofolio kripto nasionalnya? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori