Kembali

Truebit Protocol Diduga Kena Hack Rp438 Miliar, Komunitas Ethereum Perlu Waspada?

author avatar

Ditulis oleh
Mohammad Shahid

editor avatar

Diedit oleh
Zummia Fakhriani

09 Januari 2026 17.11 WIB
  • Cyvers menandai transaksi Ethereum senilai US$26 juta yang diduga terkait dengan Truebit Protocol.
  • Satu alamat menerima sekitar 8.535 ETH, memicu peringatan anomali.
  • Truebit sejauh ini belum mengungkapkan insiden keamanan apa pun secara publik.
Promo

Platform keamanan blockchain Cyvers menandai sebuah transaksi on-chain mencurigakan yang melibatkan Truebit Protocol, dengan estimasi kerugian sekitar US$26 juta (Rp438,09 miliar).

Cyvers mengungkapkan bahwa sistem pemantauan real-time mereka mendeteksi transfer anomali, di mana satu alamat menerima sekitar 8.535 ETH, yang berlabel on-chain “Truebit Protocol: Purchase”.

Sponsored
Sponsored

Berdasarkan harga pasar saat ini, nilai transaksi tersebut diperkirakan sekitar US$26 juta.

Apakah Ini Peretasan Besar Pertama di 2026?

Berdasarkan penjelasan Cyvers, aktivitas ini menyulut peringatan karena pola perilaku yang tidak biasa dan indikator risiko tinggi yang terdeteksi oleh model deteksi mereka.

Pihak perusahaan menggambarkan transfer tersebut tidak sesuai dengan alur transaksi biasa yang umumnya terkait dengan protokol tersebut.

Pada waktu publikasi, Truebit belum mengumumkan insiden keamanan secara publik atau mengonfirmasi adanya kerugian, dan belum ada penjelasan resmi yang diberikan mengenai sifat atau tujuan dari transaksi ini.

Sponsored
Sponsored

Masih belum jelas apakah dana tersebut dipindahkan sebagai bagian dari eksploitasi, operasi internal, atau interaksi smart contract yang salah konfigurasi.

Truebit merupakan protokol blockchain yang berfokus pada verifikasi komputasi kompleks tanpa menjalankannya langsung di jaringan on-chain.

Alih-alih mengeksekusi perhitungan berat di Ethereum, Truebit memungkinkan proses tersebut dilakukan secara off-chain dan kemudian diverifikasi kebenarannya menggunakan perlindungan kriptografis dan mekanisme ekonomi.

Protokol ini dibuat untuk membantu smart contract menangani tugas yang biayanya sangat mahal atau terlalu rumit untuk dijalankan di blockchain. Seperti pemrosesan data besar atau logika lanjutan.

Di sisi lain, Cyvers menyampaikan bahwa mereka masih terus memantau alamat dan transaksi terkait untuk melihat pergerakan dana lebih lanjut.

Pihak perusahaan belum menyatakan aktivitas ini sebagai eksploitasi yang sudah pasti. Tetapi menegaskan bahwa transaksi tersebut memenuhi kriteria perilaku anomali berdasarkan sistem internal mereka.

Berita ini masih terus berkembang.

Bagaimana pendapat Anda tentang peretasan yang menimpa Truebit Protocol ini? Yuk, sampaikan pendapat Anda di grup Telegram kami. Jangan lupa follow akun Instagram dan Twitter BeInCrypto Indonesia, agar Anda tetap update dengan informasi terkini seputar dunia kripto!

Penyangkalan

Seluruh informasi yang terkandung dalam situs kami dipublikasikan dengan niat baik dan bertujuan memberikan informasi umum semata. Tindakan apa pun yang dilakukan oleh para pembaca atas informasi dari situs kami merupakan tanggung jawab mereka pribadi. Selain itu, sebagian artikel di situs ini merupakan hasil terjemahan AI dari versi asli BeInCrypto yang berbahasa Inggris.

Disponsori
Disponsori