Presiden Donald Trump mengungkapkan bahwa regulator sedang berupaya membawa Hyperliquid ke Amerika Serikat dengan cara yang sepenuhnya patuh dan legal. HYPE, native token dari exchange tersebut, naik lebih dari 6% hanya dalam hitungan jam.
Trump berbicara dalam sebuah pertemuan di Gedung Putih bersama para eksekutif kripto dan teknologi pada hari Rabu, 19 Agustus. Ia memberikan pujian kepada Ketua Commodity Futures Trading Commission (CFTC), Michael Selig, yang memimpin upaya tersebut.
Trump Sebut Selig Sedang Membuka Jalan Hyperliquid ke AS
Menurut liputan Sinclair di acara tersebut, presiden mengundang eksekutif dari Coinbase, Ripple, dan Nasdaq. Ketua Securities and Exchange Commission (SEC) Paul Atkins serta Selig juga hadir.
Dalam sambutannya, Trump secara khusus menyoroti Hyperliquid yang merupakan decentralized perpetual futures exchange terbesar saat ini. Platform ini memblokir pengguna AS, karena mereka masuk dalam daftar orang yang dibatasi sesuai ketentuan layanannya.
“Saya paham bahwa Mike (Selig) juga sedang bekerja untuk membawa Hyperliquid ke Amerika Serikat dengan cara yang sepenuhnya patuh dan legal,” ujar Trump dalam pernyataannya.
Sementara itu, Selig menyampaikan bahwa ia akan memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai jalur regulasi ke depan pada hari Kamis.
Waktunya memang tidak kebetulan. CFTC akan menggelar meeting Innovation Advisory Committee pertamanya di Washington pada 20 Agustus, dengan agenda membahas aset kripto, artificial intelligence, dan prediction market.
Persiapan menuju momen ini sudah berlangsung selama berbulan-bulan. Hyperliquid Policy Center dan penyedia wallet Phantom bersama-sama mengajukan petisi ke CFTC pada bulan Juli, meminta regulator untuk mengecualikan protokol DeFi dari aturan exchange lama.
Bagaimana Harga HYPE Akan Bereaksi?
Pasar langsung merespon. HYPE menguat lebih dari 6% dalam 24 jam terakhir dan diperdagangkan mendekati US$68,19 pada saat publikasi.
Kini, market cap token tersebut mencapai sekitar US$15,1 miliar dan menempati peringkat ke-10 di antara semua aset kripto. HYPE pertama kali menyalip Dogecoin pada bulan Mei agar bisa memperoleh posisi top-10 tersebut.
Legalitas untuk masuk ke pasar AS memiliki dampak lebih besar daripada sekadar sentimen. Trader Amerika dikenal sebagai pasar derivatif terdalam di dunia, sehingga akses langsung bisa membuka peluang volume dan fee baru untuk ekosistem Hyperliquid.
namun, perlawanan tetap ada. CME Group dan perusahaan induk NYSE, yaitu ICE, kabarnya melobi agar pengawasan makin ketat terhadap platform ini, dengan alasan kekhawatiran manipulasi dan eksposur sanksi.
Pertanyaan terkait kepatuhan juga masih belum tuntas. Proses registrasi, pemeriksaan know-your-customer, dan batas leverage belum sesuai dengan skema order book non-custodial yang berjalan di atas chain.
Pertemuan komite pada hari Kamis kini menjadi katalis langsung bagi pasar. Apakah Selig akan memaparkan syarat-syarat konkret atau hanya prinsip umum bisa menentukan arah proyeksi harga HYPE selanjutnya.









